848 Santri Terima Beasiswa PBSB dari Kemenag

gomuslim.co.id- Sebanyak 848 santri menerima dana bantuan pendidikan Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dari Kementerian Agama (Kemenag). Penyerahan secara simbolis diserahkan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Penyerahan kepada perwakilan dua mahasiswa dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UGM, dan UPI Bandung.

Penyerahan dilakukan bersamaan dengan Halaqah Santri Nusantara di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Para santri penerima beasiswa PBSB ini terdaftar sebagai mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia.

Turut hadir dalam kesempatan ini, Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ahmad Zayadi, Rektor UIN Yogyakarta Yudian Wahyudi, serta sekitar ratusan santri penerima PBSB yang tengah belajar di berbagai kampus di Indonesia.

Dalam sambutannya, Menag menyampaikan apresisasi atas keberhasilan para santri mengikuti seleksi dan menjalani kuliah di berbagai perguruan tinggi. Menurutnya, PBSB menjadi bagian upaya Kemenag meningkatkan kualitas para santri. “Kami akan terus berupaya menjadikan Indonesia sebagai barometer keislaman dunia,” ujarnya, Rabu (28/03/2018).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Ahmad Zayadi mengatakan, program ini merupakan bentuk afirmasi kepada santri untuk mendapatkan percepatan mobilitas sosial. “Ini instrumen agar santri lebih siap menyongsong masa depan,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa Kemenag telah bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi dalam program ini diantaranya, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, dan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Selain mendapat biaya perkuliahan, para santri yang lolos seleksi PBSB ini nantinya akan mendapat insentif bulanan serta dana pembinaan. Setelah lulus, mereka diwajibkan melakukan pengabdian mengajar di pesantren dan lembaga agama di dalam dan luar negeri.

Zayadi menambahkan, sejak dibuka pada 2005 hingga 2017, santri yang tercatat mendapatkan program beasiswa tersebut mencapai 4.276 orang. “Sebanyak 160 diantara mereka sedang berada di luar negeri menyemai keislaman yang damai,” jelasnya.

Untuk tahun ini, Kementerian Agama kembali membuka PBSB. Sebagaimana tahun lalu, kuota PBSB tahun 2018 berjumlah 290 orang. Saat ini masih dibuka proses pendaftaran hingga 15 April 2018. Para penerima beasiswa yang lulus seleksi, nantinya akan melanjutkan kuliah di 14 perguruan tinggi.

Sementara itu, Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Yudian Wahyudi MA Phd, mengatakan, program ini terbukti berhasil menyemai santri di berbagai perguruan tinggi ternama di dalam dan luar negeri. Ketua Asosiasi Universitas Islam se Asia ini menambahkan, program PBSB ini signifikan memperkuat Islam moderat di dunia. “Islam nusantara saat ini berperan penting dalam kampanye Islam inklusif di dunia,” ungkapnya. (njs/kemenag)


Back to Top