Begini Persiapan Kawasan Danau Toba yang Akan Garap Wisata Halal

gomuslim.co.id- Penggarapan wisata halal di kawasan Danau Toba, Provinsi Sumatra Utara tengah digalakkan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT). Direktur Utama Badan BPODT, Arie Prasetyo mengatakan, wisata halal menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan kawasan strategis nasional di wilayah tersebut.

“Apalagi mayoritas wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Danau Toba berasal dari Malaysia yang mayoritas beragama Islam. Bahkan, sekitar 50 persen wisatawan mancanegara di danau Toba itu berasal dari Malaysia,” tutur Arie usai menyambut wisatawan yang tiba di Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, Kamis (19/04/2018).

Secara umum, sambung dia, lokasi yang dikunjungi wisatawan ketika berwisata ke Danau Toba adalah Parapat dan Samosir. Untuk kawasan Parapat, fasilitas wisata halal tersebut cukup banyak, termasuk rumah ibadah dan restoran yang menyediakan makanan halal.

Meski demikian, pihaknya mengakui fasilitas tersebut masih minim di Samosir, terutama di Tomok yang menjadi salah satu lokasi utama kunjungan wisatawan.

“Saat ini BPODT terus berkoordinasi dengan Pemkab Samosir untuk mendukung penyediaan fasilitas halal di berbagai lokasi wisata,” kata Arie.

Tak hanya itu, BPODT juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Agama untuk menyiapkan dan membangun fasilitas ibadah di Samosir. Dengan adanya fasilitas wisata halal dan rumah ibadah tersebut, wisatawan yang beragama Islam dapat beristirahat sejenak ketika memasuki waktu sholat.

Jika tidak ada fasilitas wisata halal dan rumah ibadah tersebut, dikhawatirkan wisatawan yang beragama Islam tidak dapat berlama-lama di Samosir karena harus mencari makanan halal atau tempat beribadah.

“Jadi, rumah ibadah itu bisa menjadi semacam rest area. Kalau tidak ada, kunjungan mereka hanya sebatas makan siang atau sampai masuk saat ibadah,” sambungnya.

Adapun, berbagai fasilitas wisata halal tersebut sangat mendukung kenyamanan wisatawan yang beragama Islam sehingga long of stay mereka menjadi lebih lama. Sejauh ini Pemkab Samosir juga turut mendukung dan memberikan respons positif mengenai keberadaan fasilitas wisata halal tersebut. Namun ada beberapa masyarakat yang masih belum menerima dan itu perlu disosialisasikan kembali. (nat/dbs/foto: toba)

 

 


Back to Top