Lewat Pameran Faith and Culture, Museum Nasional Australia Hadirkan Budaya Islam

gomuslim.co.id- Pameran bertajuk 'So That You Might Know Each Other: Faith and Culture in Islam' menampilkan benda-benda budaya dari dua museum, yaitu, Vatican Anima Mundi Museum of World Arts and Cultures serta Sharjah Museum of Islamic Civilisation.

Karya budaya Islam ini digelar di National Museum of Australia (NMA), Canberra. Berbagai kain sulam dari Uzbekistan, alat musik dari Maroko dan pelana kuda dari Afrika Utara dipamerkan. Ada pula lebih dari 100 artefak berharga dari abad ke-18 hingga abad ke-20 dari lebih dari 20 negara.

Direktur NMA Mathew Trinca menjelaskan ini pertama kalinya banyak objek akan dipamerkan di luar museumnya sendiri.

"Banyak benda-benda indah dalam pameran ini dari seluruh dunia Islam, semuanya merupakan benda-benda yang cukup mempesona," ujar Dr Trinca.

Dia berharap pameran ini akan menginspirasi para penonton untuk terbuka dan menerima perbedaan. Pameran ini menyangkut keinginan untuk mensponsori dan membangun dialog mengenai hal-hal yang penting dalam masyarakat.

"Setiap kali kita melihat sesuatu yang berasal dari budaya atau masyarakat lain, kita dibawa ke dalam kehidupan orang lain. Sebagian hal yang perlu kita lakukan sebagai manusia yaitu memahami orang lain dan pengalaman merek," tambah Dr Trinca.

Sementara itu, koleksi artefak melukiskan gambaran berbagai ekspresi Islam di seluruh dunia. Ada benda dari Afrika, Timur Tengah, Persia, India, Pakistan, di seluruh Asia Tenggara dan tentu saja dari Indonesia ke Filipina.

"Ini pengenalan mengenai luasnya budaya Islam di seluruh dunia. Kisah ini juga mencakup Australia," tuturnya.

Kurator menyertakan benda-benda dari koleksi NMA sendiri, termasuk lukisan kulit yang menggambarkan kontak awal antara orang-orang Aborigin dan pelaut Muslim dari Makassar.

Pihaknya juga akan memasukkan beberapa objek tentang umat Islam di Australia. Sedangkan pameran akan berlangsung hingga 22 Juli 2018 mendatang. (nat/abcaustralia/dbs/foto:expedia)

 


Back to Top