Ini Update Persiapan Layanan Haji untuk Jemaah Indonesia

gomuslim.co.id- Sejumlah fasilitas baik akomodasi, transportasi dan katering masih diperbaiki untuk meningkatkan kualitas layanan terhadap jemaah haji tahun ini. Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag RI Sri Ilham Lubis, mengatakan fasilitas tersebut bisa dikatakan telah selesai 100 persen.

"Hasil evaluasi tahun lalu langsung kita perbaiki pada tahun ini, maka kami berupaya meningkatkan. Persiapan bisa 100 persen selesai oleh tim kami," ujarnya, Senin (14/05/2018).

Adapun peningkatan pelayanan terhadap jemaah haji diantaranya meningkatnya jatah makan jemaah haji di Makkah menjadi 40 kali. Angka ini meningkat dibandingkan tahun lalu hanya 25 kali untuk di Makkah dan di Madinah tetap 18 kali.

"Pelayanan katering baik secara kualitas dan kuantitas meningkat. Makan jemaah haji nantinya akan menggunakan juru masak dari Indonesia yang profesional," kata Sri Ilham.

Kemudian, sistem pemondokan di Madinah juga telah menggunakan sistem sewa satu musim penuh. Di mana, lama waktu tinggal jemaah di Arab Saudi ditambah dari 39 hari menjadi 41 hari.

"Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya menerapkan sistem blocking time atau sesuai dengan kedatangan jemaah," katanya.

Demikian pula dengan peningkatan kualitas dan kuantitas tenda dan toilet di Mina. Hal ini malah sudah disepakati dalam pembahasan Panja BPIH yang dilakukan sejak Januari 2018.

"Tahun lalu jemaah mengeluhkan kekurangan toilet dan adanya antrian panjang ketika menginap di Mina. Adanya hal itu maka kita telah ditingkatkan layannya meski juga adanya penambahan jemaah seluruh dunia," paparnya.

"Kami juga menyepakati penambahan petugas haji menjadi 4.100 orang sesuai dengan peningkatan kuota haji,'' katanya.

Sedangkan, dari segi pelayanan transportasi, diperbaiki pula pelayanan bus masyair, bus menuju Armina, peningkatan kualitas pelayanan transportasi antarkota perhajian, dan layanan transportasi bus shalawat dengan penyesuaian rasio rata-rata 450 orang per bus. (nat/dbs/foto:kemenag)

 


Back to Top