#KabaRamadhan

Dinas Pariwisata NTB Kembali Gelar Pesona Khazanah Ramadhan 2018

gomuslim.co.id- Bulan suci Ramadhan sudah tiba. Sejumlah kalangan berlomba-lomba menyambut bulan penuh berkah bagi umat Islam ini dengan menggelar beragam kegiatan. Salah satunya seperti Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang akan kembali menggelar ajang Pesona Khazanah Ramadhan (PKR).

Menurut Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal mengatakan beragam acara menarik disiapkan, mulai dari pesta buku Islam, bedah buku, Lombok Travel Fair, lomba menyusun paket tur Ramadhan, festival permainan santri, bazar Ramadhan mulai H+5 hingga H-3, hingga festival seribu lampion pada malam takbiran.

"Kegiatan-kegiatan yang kemarin dilaunching terdiri atas kegiatan yang berkaitan, lima event yang kita persiapkan mulai edukasi, budaya Islam, UMKM, event penguatan, branding halal kita," ujarnya. 

Adapun pembukaan PKR 2018 ini rencananya akan digelar pada Kamis (17/05) malam di halaman Kompleks Islamic Center NTB. "Tahun lalu bisa mengisi okupansi yang lebih stabil dibanding tahun-tahun sebelumnya. Artinya, perputaran ekonomi tidak hanya yang hadir di hotel, tapi pergerakan ekonomi masyarakat sekitar," katanya.

Selain itu, sejumlah dai kondang juga akan mengisi tausiyah, seperti Ustaz Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dan Ustaz Hanan Attaki. "Mudah-mudahan Ustaz Abdul Somad ada kepastian," ungkapnya.

Faozal menilai PKR 2018 bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin berwisata di bulan puasa. "Kita ingin puasa tidak kemudian (Ramadhan) okupansi tidak baik, saya sudah bersurat ke hotel dan restoran segera pasang pernak-pernik Ramadhan," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB Lalu Abdul Hadi Faesal mengatakan, para industri perhotelan di NTB, khususnya Lombok mendukung penuh event PKR. “Ajang seperti ini akan membantu tingkat kunjungan dan okupansi di bulan ramadhan yang biasanya agak menurun. Ini budaya luar biasa dan mudah-mudahan jadi salah satu magnet bagi turis datang ke NTB,” tutur Hadi.

Sebelumnya, Ketua Panitia PKR 2018 Indra Wisnu Wardhana mengatakan, salah satu rangkaian kegiatan  PKR 2018 adalah “Pesta Buku Islam”. Pameran tersebut diikuti 40 penerbit buku atau naik dua kali lipat pesertanya dibandingkat tahun lalu.

Dalam pameran buku yang berlangsung 17 Mei – 10 Juni 2018, pihak  Pustaka Abdi Bangsa (PAB) yang bermitra dengan panitia, membagi stand-stand pameran dalam lima kelompok yaitu buku murah, buku fiksi, buku agama, buku umum dan buku anak. (njs/kanalindo/dbs/foto:hariannasional)

 


Back to Top