BAZNAS Terima Zakat Perusahaan BRI Syariah Rp 1 Miliar 

gomuslim.co.id- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menerima penyerahan zakat perusahaan sebesar Rp 1 miliar dari Bank Rakat Indonesia Syariah (BRIS). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama BRIS, M Hadi Santoso kepada Ketua BAZNAS, Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA di Jakarta, Jumat (25/5/2018).

Turut hadir Deputi BAZNAS, M. Arifin Purwakananta, sejumlah direksi, kepala cabang dan manajemen BRI Syariah seluruh Indonesia, Kepala Bagian Pelayanan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS, Mohan, dan amil senior Edwin.

Dalam sambutannya, Bambang mengapresiasi langkah BRI Syariah yang menunaikan zakatnya melalui BAZNAS. Ia berharap dapat hal tersebut menginspirasi perusahaan lain untuk melakukan hal serupa. “Insya Allah dengan membayar zakat perusahaan, maka akan mendatangkan keberkahan bagi perusahaan dan pegawainya,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan, apa yang dilakukan BRIS diharapkan dapat memutar roda ekonomi nasional di kalangan mustahik hingga menyukseskan program pengentasan kemiskinan.

Menurutnya, bila mencontoh negeri jiran Malaysia, maka minat perusahaan yang tinggi dalam berzakat dipengarui kebijakan bahwa zakat adalah pengurang utang pajak. “Untuk bisa seperti Malaysia, maka lembaga zakat resmi harus berjihad agar betul-betul mendapat kepercayaan dan dukungan publik,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Hadi Santoso menyebutkan, perusahaan yang dipimpinnya memercayakan penyaluran zakat melalui BAZNAS karena menilai pengelolaannya sangat profesional.

“Kami lihat penyaluran zakat melalui BAZNAS ini sudah sesuai sasaran. Badan ini ialah amil resmi yang dibentuk negara dan mengelola secara profesional, sehingga zakat dapat tepat sasaran. Ini yang membuat kami sangat mendukung, dalam bentuk berzakat di BAZNAS. Tak hanya zakat perusahaan, zakat penghasilan karyawan kami juga kami salurkan ke BAZNAS,” kata Hadi.

Ia menambahkan BRIS juga sering menggandeng BAZNAS dalam berbagai kegiatan sosial. Baik di bidang pendidikan, kesehatan maupun upaya peningkatan ekonomi masyarakat dhuafa.

Sebagai contoh, BAZNAS dan BRIS telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama optimalisasi pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS), salah satunya pelayanan pembayaran zakat dalam jaringan laku pandai. Ini adalah pelayanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif.

MoU ditandatangani Ketua BAZNAS, Prof Dr Bambang Sudibyo, MBA, CA dan Direktur Utama BRI Syariah, Hadi Santoso sebelum acara Seminar “Prospek Laku Pandai Perbankan Dalam Pengembangan Zakat Indonesia” di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, Rabu (7/6/2017).

Bambang mengatakan, kerja sama ini makin mendekatkan BAZNAS dengan masyarakat karena jaringan laku pandai yang tersebar hingga pelosok, menjadikannya mudah dijangkau.

“Kami terus berinovasi dan menggandeng mitra strategis untuk melayani masyarakat menunaikan zakat. Kini melalui jaringan laku pandai, masyarakat makin punya banyak pilihan, tinggal dipilih mana yang paling memudahkan,” katanya.

Laku pandai merupakan program yang diluncurkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang memungkinkan masyarakat membuka rekening tabungan, menabung dan menarik dana melalui perantara agen bank.

Selain menyepakati pelayanan baru pembayaran ZIS di laku pandai, dalam MoU tersebut, BAZNAS dan BRIS juga bekerja sama pembayaran zakat di Jaringan Payment Point Online Banking (PPOB) dan toko retail BRI Syariah.

Kedua pihak juga akan bekerja sama dalam layanan dan penjualan Tabungan Kurban serta co-branding Kartu Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) yang dikeluarkan BAZNAS dengan beberapa produk dari BRI Syariah. (njs/baznas/foto:kabar6)


Back to Top