#KabaRamadhan

Gandeng TNI dan MRI, ACT Serahkan 1000 Paket Pangan Ramadan untuk Warga Papua

gomuslim.co.id- Aksi Cepat Tanggap (ACT) berkolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Jayapura menggelar seremoni secara simbolis penyerahan 1000 Paket Pangan Ramadan Perbatasan (PPRP) baru-baru ini. Paket tersebut diberikan kepada 450 Personel TNI dan kepada 550 Kepala Keluarga masyarakat pra-sejehatera di sekitar Markas Komando (Mako) TNI Perbatasan Indonesia-Papua New Guinea.

ACT juga menyembelih satu ekor sapi, untuk buka bersama di puncak acara tersebut. Menurut Rudi Purnomo, Koordinator Tim Implementasi Program PPRP di Jayapura, program ini merupakan bentuk kepedulian ACT terhadap personel TNI penjaga perbatasan yang mengabdikan dirinya menjaga ketahanan NKRI dari berbagai ancaman di luar dan kepedulian terhadap masyarakat pra-sejahtera di perbatasan.  

“Respon TNI dan warga sekitar perbatasan begitu luar biasa menyambut program kami ini,” tuturnya.   

Rudi menambahkan prajurit Bataliyon Satgas Yonif Para Raider 561 Bratayudha begitu sangat serius menggelar seremoni ini, sehingga acara berjalan dengan meriah, menghadirkan masyarakat setempat, anak yatim piatu, ustaz, serta hiburan kasidah salawatan yang dilakukan personel TNI.

“Sungguh surprise dan di luar dugaan, rekan-rekan prajurit TNI Bataliyon Satgas Yonif Para Raider 561 Bratayudha menggelar acara seremoni penyerahan paket PPRP dan buka bersama ini dengan sangat meriah,” ujarnya.          

Komandan Bataliyon Satgas Yonif Para Raider 561 Bratayudha, Antoni Chandra (40) mengatakan respon positif dan antusias dari TNI dan warga perbatasan ini merupakan bentuk apresiasi dari TNI dan warga atas perhatian dan kepedulian ACT terhadap mereka. Ia menyabut, pihak TNI merasa dihargai dengan kehadiran dan fungsi mereka disini, yang menjadi bagian penting dalam menjaga kedaulatan negara tercinta ini.

“Saya selaku Komandan Satuan Tugas, mengucapkan banyak terimakasih kepada Tim ACT, sudah jauh-jauh datang dari Jakarta, masih menyempatkan waktu datang ke sini dan alhamdulillah semuanya sudah kami terima. Sejujurnya kepedulian ACT sangat berarti bagi kami atas perhatian dan bantuan ini,” ungkapnya.

Menurutnya kepedulian dari ACT ini mampu mengangkat moril prajuritnya yang tengah bertugas, TNI perbatasan harus bertugas selama 9 bulan dengan meninggalkan keluarganya. Menjelang lebaran yang tinggal beberapa hari nanti idealnya para prajurit harus berkumpul dengan keluarga, namun ternyata mereka rela berpisah demi tugas negara yang diembannya.

“Saya mendoakan semoga ACT semakin berkembang pesat bisa terus menyelesaikan persoalan kemanusiaan, sehingga kesejahteraan masyarakat ini bisa meningkat. ACT bisa menjadi solusi bagi Pemerintah, tatkala Pemerintah menghadapi kesulitan dalam mensejahterakan rakyatnya. Semoga Allah yang maha kuasa membalas semua kebaikan yang dilakukan ACT ini, dengan pahala yang berlipat-lipat,” pungkasnya. (njs/act)


Back to Top