Dewan Fiqih Amerika Utara Umumkan Idul Fitri Jatuh pada Hari Jumat

gomuslim.co.id- Dewan Fiqih Amerika Utara (FQNA) mengumumkan Hari Raya Idul Fitri diperkirakan jatuh pada hari Jumat, 15 Juni 2018. Hal tersebut berdasarkan perhitungan astronomi otoritas setempat.

Menurut laporan The Council, pada Rabu, Juni 13, 2018, pukul 19.43 Universal Time, saat matahari terbenam pemanjangan adalah 8 derajat dan bulan berada 5 derajat di atas matahari. “Karena itu, Syawal tidak bisa mulai hari berikutnya. Maka, hari pertama Syawal 1439 adalah pada hari Jumat, 15 Juni, ” ujar Dewan setempat seperti dilansir dari publikasi aboutislam, Selasa (12/06/2018).

Arab Saudi dan banyak negara mayoritas Muslim bergantung pada informasi yang diberikan para petugas ru’yatul hilal dan keputusan selanjutnya dari Pengadilan Tinggi. Karena itu, `Idul Fitri diharapkan akan dimulai pada 15 atau 16 Juni 2018.

Abdulaziz Al Husseini, seorang ahli meteorologi senior Saudi mengatakan bahwa Ramadhan diperkirakan akan berlangsung tahun ini selama 29 hari, yang berarti Idul Fitri akan dirayakan pada 15 Juni.

Dia menambahkan bahwa perhitungan astronomi ini adalah pada kondisi kejernihan atmosfer pada hari penampakan bulan. Idul Fitri sendiri merupakan tanda berakhirnya puasa Ramadhan. Hari Raya ini merupakan salah satu dari dua hari besar Islam bersama Idul Adha.

Selama hari Idul Fitri, keluarga dan teman saling berkunjung untuk mengucapkan selamat dan doa. Biasanya, anak-anak mengenakan pakaian baru yang dibeli khusus untuk `Idul Fitri. Mereka pergi ke taman dan lapangan terbuka. (njs/aboutislam)


Back to Top