#KabarMudik

Antisipasi Macet Arus Balik Lebaran, Polisi Siapkan Dua Solusi Ini di Pintu Tol

gomuslim.co.id- Baru-baru ini, Polda Metro Jaya telah membahas beberapa rencana untuk mengurai potensi kemacetan arus balik Lebaran di tol Cikarang Utama, termasuk dengan menambah jumlah pintu tol.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan akan ada penambahan tiga pintu tol di Cikarang Utama.

"Kalau antrean itu kami lihat, maka pintu tol Cikarang Utama yang hanya 27 pintu kami tambah 3 menjadi 30," ujarnya.

Rencana lain adalah memasang mesin isi ulang saldo e-toll di pintu tol Cikarang Utama. Argo mengungkapkan Polda Metro Jaya bersama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. telah menyiapkan 25 mesin pengisian saldo e-toll.

Tetapi, dia tidak menjawab apakah pengisian saldo e-toll di pintu tol Cikarang Utama justru akan menambah potensi kemacetan. Polisi menyatakan akan melihat teknis penggunaan saat mesin pengisian saldo dioperasikan. Namun, pemasangan mesin ini dinilai memudahkan masyarakat.

"Masyarakat yang kehabisan pulsa bisa memanfaatkannya," tambah Argo.

Seperti diketahui, pemerintah memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada 18-19 Juni 2018. Bahkan, arus balik mudik sudah terlihat di stasiun kereta api Pasar Senen dan Gambir, Jakarta Pusat pada H+2 Lebaran alias 17 Juni 2018.

Seain itu, Senior Manager Corporate Communication Daerah Operasi 1 PT Kereta Api Indonesia Edy Kuswoyo juga mengatakan jumlah penumpang yang datang di Stasiun Pasar Senen pada H+2 Lebaran sebanyak 20.763 orang. Jumlah ini masih lebih kecil dibandingkan gelombang mudik di hari yang sama yang sebanyak 24.714 penumpang.

Adapun, arus balik di Stasiun Gambir tercatat sebanyak 18.223 orang. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan penumpang yang berangkat, yang sebesar 17.769 orang. (fau/tempo/dbs/foto: katadata)

 


Back to Top