Bergaya Nyentrik, Muslim Keturunan Somalia Ini Jadi Walikota Termuda di Inggris

gomuslim.co.id- Kiprah muslim di Inggris kini semakin terbuka lebar. Beberapa di antara mereka tidak hanya menjadi warga biasa, tetapi beberapa sudah menjadi pejabat penting di Negeri Ratu Ellizabeth. Salah satunya seperti Magid Magid yang bulan lalu diangkat menjadi walikota Sheffield di Inggris.

Pria berusia 29 tahun keturunan Somalia ini juga menjadi wali kota termuda di Inggris. Meski berstatus sebagai imigran, pria yang akrab disapa Magid Mah ini ternyata tidak ciut untuk berkecimpung di dunia politik. Buktinya, sejak 2014 lalu, ia berhasil menjadi anggota dewan Partai Hijau Inggris dan Wales.

Ia menjabat sebagai Wakil Walikota Sheffield Pada tahun 2017 hingga 2018. Lalu pada Mei kemarin, ia resmi menduduki kursi Walikota. Jabatan baru ini dianggapnya sebagai bentuk penghormatan terhadap kota yang telah membesarkannya.

"Saya merasa terhormat telah diberi penghargaan tertinggi dari setiap warga negara di kota ini. Saya berada di sini bukan karena jerih payah sendiri. Saya ingin Anda semua tahu bahwa hari ini adalah kemenangan bersama. Saya sangat bersyukur. Terima kasih dan Tuhan memberkati," ujarnya seperti dilansir dari publikasi Metro.co.uk, Jumat (06/07/2018).

Magid memiliki selera humor yang tinggi, gaya berbusana yang nyentrik, serta penampilan yang eksentrik. Dia bahkan menamai dirinya sendiri Magic Magid. Semua gambaran ini muncul ketika di hari pelantikannya, Magid mematahkan tradisi seremonial.

Bukannya dilangsungkan secara formal, Magid justru memutarkan Imperial March, lagu tema yang dimainkan dalam Star Wars. Ia juga enggan berpose kaku untuk potret resminya. Salah satu foto menampilkan Magid berjongkok di atas tangga Balai Kota Sheffield, mengenakan setelah jas putih, celana panjang hitam dan sepatu Dr. Martens hitam lengkap dengan atribut walikotanya.

“Mengacu pada fakta bahwa saya adalah seorang imigran Muslim berkulit hitam, maka saya harap orang-orang akan berkata: ‘Di Sheffield kami bangga melakukan berbagai hal secara berbeda dan merayakan perbedaan’,” ungkapnya.

Magid sendiri lahir di Burao, Somalia utara pada 26 Juni 1989. Ia mengungsi ke Inggris pada tahun 1994, ketika usianya 5 tahun. Ia dibesarkan di Burngreave, Sheffield, dan mengenyam pendidikan di University of Hull. Di kampus tersebut, ia terpilih sebagai presiden Hull University Union.

Sebelum terjun ke kacah perpolitikan, pria berkulit hitam tersebut ternyata pernah kerja serabutan: di pemasaran digital. Barulah pada tahun 2016, Magid terpilih sebagai anggota dewan Partai Hijau di Dewan Kota Sheffield.

Lelaki bertubuh kekar tersebut merupakan wali kota pertama di Inggris yang merupakan lulusan ilmu biologi kelautan dan tidak berkaitan dengan pemerintahan. Selain itu, Magid juga gemar berpetualang di alam liar. (njs/metrouk/dbs/foto:tech)

 


Back to Top