Berniat Sedekah, Warung Nasi Ini Jual Seporsi Makan Rp 1.000 

gomuslim.co.id- Banyak cara bisa dilakukan untuk bersedekah. Salah satunya seperti yang dilakukan pemilik Warung Nasi Lezat Syariah di Jalan Raya Tenggilis 144 B, Tenggilis Mejoyo, Surabaya ini. Warung kecil yang berada di depan tempat makan Bakmi MG ini selalu ramai dikunjungi masyarakat setiap paginya.

Bagaimana tidak, warung mungil menjual makanan dengan harga yang sangat murah. Pembeli cukup membayar Rp 1.000 rupiah untuk seporsi makanan. Warung ini menjajakan menu makanan nasi dan bubur. Meski begitu, makanan yang dihidangkan tetap enak.

Pihak warung sendiri tak membedakan pembeli, namun diutamakan orang yang membeli merupakan fakir miskin dan dhuafa. Meski harganya hanya seribu, pembeli Warung Nasi Lezat Syariah ini bisa mendapatkan menu lezat seperti nasi campur dadar, nasi cumi hitam, nasi ikan tongkol, nasi ati ampela dan nasi campur ayam.

Menurut Chef Haryo Pramoe perwakilan Warung Nasi Lezat Syariah, pihaknya ingin semua orang yang kelaparan, belum makan, atau sedang berada di perjalanan bisa makan makanan bergizi yang halal supaya bermanfaat. “Ini untuk kebaikan dunia dan akhirat, selain hablum minannas (hubungan kepada manusia) juga hablum minallah (hubungan kepada Allah)," ujarnya.

Chef Haryo yang memiliki sertifikat Chef Halal Indonesia ini mengungkapkan kegiatan Warung Nasi Lezat Syariah menyediakan seporsi makanan lezat bergizi Rp 1.000 ini murni untuk sedekah. Sedekah ini dimaksudkan untuk mendiang Haji Soejono Pramoe yang menggagas Warung Nasi Lezat Syariah. "Kegiatan ini murni pelayanan sedekah dari keuntungan usaha," sambungnya.

Ia mengatakan, di dalam ajaran agama yang dia percaya semakin banyak memberi maka Allah akan memudahkan semua rizki. Rizki keluarga yang baik, kecukupan, ketenangan, sehat, dan semua urusan akan dilancarkan.

Hasil penjualan nasi Rp 1.000 rupiah juga akan disumbangkan kepada masjid. Pemilik warung yang buka mulai pukul 07.00 WIB sampai 09.00 WIB ini sama sekali tak mengambil keuntungan.

"Angka Rp 1.000 itu pun sebagai pengingat kalau makanan itu harus didapatkan dengan cara ikhtiar. Kita tak boleh pasrah dengan keadaan. Kalau pun gak mampu makanan digratiskan," tambahnya.

Setiap harinya Warung Nasi Lezat Syariah menyediakan 50 hingga 100 porsi makanan. Dia mengatakan tidak jika ada yang menawarkan untuk ikut mendonasikan dana, pasti ditolak. Menurut Chef Haryo dia dan keluarga tidak pernah menghimpun dana atau meminta donasi. (njs/suryamalang/dbs/foto:ilustrasinasi)

 


Back to Top