#KabarHaji

Berangkat dari Balkan Eropa, Dua Muslim Ini Mulai Perjalanan Haji dengan Bersepeda 

gomuslim.co.id- Dua pria Muslim asal Albania, Balkan Eropa Tenggara mulai melakukan perjalanan ibadah haji ke kota suci Makkah, Arab Saudi dengan menggunakan sepeda. Keduanya berangkat dari kota Tetova, ibu kota provinsi Albania di Slavia Macedonia (FYROM) dan akan mendokumentasikan perjalanan ziarah suci tersebut.

Imam Amir Aslani, dan teman pengendara sepeda profesionalnya, Senad Idrisi, sepenuhnya sadar akan kesulitan yang mungkin mereka hadapi selama perjalanan panjang mereka. “Namun kami ingin mengalami kesulitan yang dihadapi umat Islam awal yang melakukan perjalanan selama berbulan-bulan untuk melakukan pilar Islam ini," kata Senad seperti dilansir dari publikasi TRT baru-baru ini.

Sebelum melakukan perjalanan ini, keduanya sudah menyiapkan berbagai persiapan yang cukup baik. Mereka telah berlatih selama dua tahun untuk melakukan perjalanan panjang ini.

Rute enam minggu akan membawa dua orang melintasi lima negara; provinsi Albania di FYROM dan Albania, kemudian Yunani. Setelah itu, mereka akan melewati Laut Aegea menuju Turki. Selanjutnya, mereka akan menyeberangi Laut Tengah ke Mesir, dan dari Teluk Aqaba mereka akan naik kapal menuju Hijaz untuk bersepeda ke selatan ke kota suci Mekkah dan Madinah .

“Kami sudah menghadapi hujan lebat di Albania. Kami sadar bahwa kami akan bersepeda melalui kondisi musim panas yang panas selama sisa rute. Kami siap menghadapi berbagai tantangan,” kata Aslani.

Selain melaksanakan ibadah, mereka juga akan mencari mengunjungi situs bersejarah lainnya di Turki dan Mesir. “Kami ingin memotivasi orang lain dan generasi mendatang untuk melakukan haji tanpa masalah,” tambahnya.

Ibadah haji merupakan salah satu dari lima rukun Islam di mana peziarah mengunjungi kota suci Mekkah. Sekitar dua juta Muslim berpartisipasi dalam ibadah tahunan ini.

Sekadar tambahan, muslim Albania adalah etnis minoritas terbesar di FYROM. Selama Konferensi Kekuatan Besar London pada tahun 1912, beberapa wilayah Albania di Kosova selatan diberikan kepada FYROM.

Rencana Konferensi London mulai berlaku pada tahun 1946. Akibatnya, sekitar satu juta Muslim Albania menemukan diri mereka saat ini mewakili 25,2 persen dari populasi FYROM, menurut sensus nasional 2002. Namun demikian, populasi Muslim ini masih terkonsentrasi di utara dan barat FYROM dekat perbatasan dengan daratan Albania. (njs/trt/aboutislam/foto:muslimobsession)


Back to Top