Gaya Busana Muslim di Desa Terpencil Vietnam Mirip dengan Budaya Tradisional Indonesia


gomuslim.co.id- Meski jarang tersorot media, Vietnam memiliki komunitas Muslim di daerah terpencil. Seperti yang dilansir dari publikasi Mvslim, Kamis, (12/07/2018), sebuah desa di perbatasan Vietnam-Kamboja menjadi pemukiman umat Islam. Kawasan sungai Mekong itu cukup terisolasi karena membutuhkan transportasi berupa perahu untuk menuju ke sana.

Para Muslimah di sana memiliki gaya yang mirip dengan gaya busana tradisional Indonesia. Banyak yang memakai atasan seperti kebaya, gamis, dan setelan bermotif senada.

Selain itu, hijab yang mereka pakai mengingatkan kita pada tren tahun 1980-1990 di Indonesia, yaitu ciput berbahan wol, pashmina berbahan brukat, hingga hijab instan lengkap dengan payet dan pet. Warna-warni yang dipakai juga cukup digandrumi era 90-an.

Sementara, kaum pria terlihat memakai gamis putih atau baju koko lengkap dengan sarung. Baik yang muda ataupun lanjut usia, tampak memakai kopiah. Jika di Indonesia, jenis kopiah seperti ini disebut 'kopiah haji'.

“Kebanyakan pria di sana mendapatkan penghasilan dari memancing ikan di sungai. Kum perempuan bekerja menghasilkan kain tradisional Vietnam. Secara ekonomi dan pendidikan Islam mereka cukup kesulitan. Banyak bantuan datang dari Malaysia dan Indonesia,” tulisnya.

Diperkirakan ada sekitar 400 orang muslim yang tinggal di desa ini. Mereka dikenal dengan sebutan 'Cham Muslim'. Kerajaan Cham di Vietnam mulai mengenal Islam sejak abad 17. Namun pengajaran Islam tidak meluas ke daerah tengah Vietnam karena berbagai halangan. (nat/mvslim/dbs/foto:mvslim)


Back to Top