Denmark Resmikan Larangan Cadar, Muslimah Ini Didenda Rp 22 Juta Karena Melanggar

gomuslim.co.id- Mulai 1 Agustus 2018 Denmark mengesahkan larangan pemakaian cadar dan burqa. Meski sempat menuai protes, pemerintah Denmark dengan tegas tetap meresmikan larangan tersebut.

Dalam peraturan yang telah ditetapkan, tidak secara langsung menyebutkan nama cadar, niqab, atau burqa, tapi melarang pakaian yang menutup wajah di tempat umum. Pengecualiannya adalah untuk keperluan darurat atau untuk keamanan seperti pemakain helm.

Seperti yang dilansir dari publikasi Daily Mail, Kamis, (09/08/2018), tidak lama setelah peraturan itu ditetapkan, seorang perempuan bercadar di Denmark diperkarakan. Perempuan itu terlihat bertengkar dengan seseorang di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Horsholm.

"Saat mereka bertengkar, cadarnya sempat terlepas. Tapi saat polisi datang, ia memakainya lagi," ungkap David Borchersen polisi yang berjaga saat itu seperti yang dilansir dari publikasi dari The Guardian.

Meski demikian, hijaber tersebut diperkarakan karena dianggap melawan peraturan pemerintah. Sanksi yang dibebankan kepadanya adalah denda senilai 10.000 kroner atau sekitar Rp 22 juta atau penjara hingga enam bulan.

Dengan adanya kasus tersebut, ia menjadi perempuan pertama yang dibebankan denda seberat itu di Jerman. Sanksi itu diturunkan karena ia bersikeras tidak mau melepas cadarnya.

Sebelumnya, peraturan ini sudah dibuat lebih dulu di beberapa negara Eropa seperti Prancis, Belgia, dan Belanda. Alasannya serupa, setiap warga diharapkan menunjukkan wajahnya di depan umum.(nat/dailymail/theguardian/dbs/foto:bbcworld)


Back to Top