#KabarHaji

Ketersediaan Air Jadi Catatan Khusus PPIH Arab Saudi

gomuslim.co.id- Ketersediaan aiir bersih untuk jemaah haji adalah hal yang krusial. Karena itu, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi (PPIH) Arab Saudi mengimbau pengelola hotel untuk memperhatian persediaan air. Jika petugas sudah memperingatkan persediaan yang terbatas, maka harus segera diisi agar jamaah tidak mengalami kekurangan air bersih.

Kepala Seksi Akomodasi Daerah Kerja (Daker) Makkah Ihsan Faisal menyebut standarnya, jika persediaan sudah mencapai separuh, maka petugas harus memberitahukan pengelola hotel.

“Air harus segera diisi sampai penuh,” ujar Ihsan di Syisyah, Rabu (08/08/2018).

Selain itu, petugas haji selalu mengontrol kondisi hotel setiap hari. Yang menjadi perhatian mereka adalah air, petugas resepsionis, kebersihan, keamanan, persediaan air minum, dan lainnya. Semuanya dilaporkan ke bagian akomodasi di kantor Daker.

Ihsan menambahkan air bersih akan dimanfaatkan jemaah untuk mandi dan mencuci pakaian. Jemaah juga mendapatkan air minum setiap hari. Masing-masing sebanyak satu liter.

“Mereka juga masih mendapatkan tambahan air minum dari katering. Di setiap pojok hotel juga ada air minum terbungkus galon,” kata dia.

Jatah air yang melimpah itu membuat jamaah lebih segar. Mereka akan terhindar dari dehidrasi ketika beraktivitas di luar ruangan.

Masih dalam pembahasan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup, Perairan, dan Pertanian Arab Saudi, Abdurrahman al-Fadli, mengatakan sebanyak 40 juta meter kubik air akan dipompa menuju Makkah dan Madinah untuk memenuhi kebutuhan musim haji.

263 aparat kementeriannya akan terus bekerja sepanjang musim tersebut untuk memastikan air mengalir memenuhi persediaan masyarakat dan jemaah haji.

Seperti yang dilansir dari publikasi al-Arabiya, Gubernur Makkah yang juga Ketua Komite Haji Pangeran Khaled Al-Faisal mengatakan pihaknya bersama lembaga swasta yang konsen terhadap pelayanan haji sudah melengkapi persiapan yang dibutuhkan, mulai persediaan air, tenda, dan segala hal yang dibutuhkan sepanjang musim haji. Semuanya disiapkan untuk membuat para jemaah nyaman beribadah di Tanah Suci.

“Sesuai perintah Raja Salman, kami akan melakukan hal bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan haji,” tutur Pangeran Khaled.

Kota Jeddah pun turut meningkatkan pelayanan dengan merekrut 9.843 petugas kebersihan. Mereka membersihkan kota dan Bandara Udara King Abdul Aziz selama 24 jam sepanjang musim haji.

Tak hanya ketersediaan air yang harus dijaga, operasi kebersihan untuk menyambut jemaah haji sudah mereka lakukan sejak awal bulan ini dan terus berlanjut hingga September.

“Semua jalan, pusat hiburan, restoran, bandara udara, area parkir kendaraan bermotor, dan rumah pemotongan, selalu dibersihkan,” tandasnya. (nat/alarabiya/dbs/foto:blog)

 


Back to Top