#KabarHaji

Terkait Pelaksanaan Tarwiyah, Ini Saran PPIH untuk Jemaah Haji Indonesia

gomuslim.co.id- Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tidak menganjurkannya kepada jemaah haji melaksanakan Tarwiyah. Tarwiyah merupakan amalan sunah dalam berhaji yang dilakukan pada 8 Dzulhijah. Dinamakan hari tarwiyah (perbekalan) karena jemaah calon haji pada zaman Rasulullah SAW mulai mengisi perbekalan air di Mina pada hari itu untuk perjalanan wukuf di Arafah.

Jamaah yang bersikeras ingin melaksanakan ibadah ini diharuskan menulis surat pernyataan. Konsultan Bimbingan Ibadah Sektor Khusus Masjid al-Haram, Hamzah, menerangkan bahwa tarwiyah sulit dilakukan jemaah Indonesia karena jumlah jamaahnya sangat banyak. Pemerintah tidak melarang tarwiyah sekaligus tidak memfasilitasi jemaah, baik untuk transportasi maupun konsumsi.

“Silakan tanggung jawab sendiri secara pribadi. Jangan menuntut apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutur Hamzah, Rabu (08/08/2018).

Kini, pemerintah Arab Saudi lewat peraturan hajinya tidak memasukkan tarwiyah dalam rangkaian ibadah haji. Kemenag juga menyesuaikan hal tersebut karena pelaksanaan tarwiyah dapat merepotkan pelaksanaan haji di masa kini.

Tarwiyah adalah menginap (mabit) di Mina pada 8 Dzulhijjah, sebelum wukuf di Padang Arafah. Di sana jemaah menunaikan sholat Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya, dan Subuh. Mereka tidak meninggalkan Mina sebelum terbit matahari di hari Arafah.

Sedangkan wukuf adalah rukun haji. Karenanya, seluruh jemaah haji Indonesia harus dipastikan sudah berada di Arafah sebelum pelaksanaan wukuf.

Pertimbangan lainnya karena memobilisasi 200 ribu jemaah membutuhkan waktu. Karenanya, PPIH Arab Saudi mengambil kebijakan untuk langsung memberangkatkan jemaah haji Indonesia menuju Arafah untuk persiapan wukuf.

“Kalau seluruh jemaah digerakkan ke Mina terlebih dahulu, dikhawatirkan saat pelaksanaan wukuf masih ada jemaah yang berada di luar Arafah. Ini akan berpotensi menghilangkan kesempatan pelaksanaan rukun haji,” pungkasnya. (nat/mediacenterhaji/dbs/foto:laporanhaji)


Back to Top