Persiapan Umrah Bagi Pria

Hindari Bawaan Mubazir

Ringankan perjalanan umrah Anda dengan membawa barang perlengkapan pribadi secukupnya saja. Selain beban koper berkurang, Anda akan terhindar dari  kemubaziran. Apa saja  keuntungan lainnya?

Mungkin Anda jamaah umrah pria pernah mengalaminya? Membawa pakaian dan perlengkapan diri lainnya secara berlebihan di dalam koper umrah, sehingga saat kembali ke Tanah Air ada beberapa pakaian nyaris tidak terjamah alias belum pernah dipakai. Menghadapi hal ini, dalam hati biasanya berkata: “Tahu begitu nggak perlu dibawa jauh-jauh, memberatkan bawaan saja.”

Makanya, atur dengan baik dan kalkulasi lagi, berapa kebutuhan pakaian dan perlengkapan tambahan yang pas untuk dibawa ke Tanah Suci saat berumrah. Artinya, dengan bawaan yang ada, menjamin Anda tidak akan kehabisan pakaian bersih. Sebaliknya, tidak ada sisa atau pakaian berlebih yang tidak termanfaatkan atau menjadi mubazir.

Dengan membawa bekal pakaian secara cukup, tentu saja tas koper Anda hanya terisi separuhnya saja ketika berangkat ke Arab Saudi. Itupun sudah termasuk sepasang kain ihram yang tebal itu. Bisa jadi pula berat/volume barang bawaan ini kurang dari 10 Kg. Apa keuntungannya? Tentu saja Anda tidak akan sengsara ketika menyeret koper ini masuk ke ruang pemeriksaan pabean (X-Ray) dan desk check-in ketika Anda berangkat umrah dalam rombongan kecil.    

Keuntungan lain, ruang koper yang tersisa siap menampung barang oleh-oleh Anda dari Arab Saudi, seperti sajadah, kurma, kacang arab, peci, dan tasbih. Aturlah dengan baik penempatan barang oleh-oleh ini supaya tidak tercampur dengan pakaian bekas pakai yang akan dibawa pulang ke Tanah Air. Terlebih jika Anda membawa kurma bukan jenis kering, atau kurma basah yang tampak lengket, sehingga berpotensi mengotori kain-kain pakaian. Perlu diketahui, koper-koper jamaah ketika dimasukkan ke lambung kargo pesawat, dalam posisi ditumpuk satu sama lain. Risikonya, jika koper Anda berada di tumpukan paling bawah dari puluhan koper, barang-barang dalam koper bisa tertekan hebat.  

Setiap jamaah punya kuota volume barang bawaan di dalam bagasi (koper) maksimal seberat 30 Kg. Jadi sebelum dikumpulkan ke pihak travel, pastikan berat barang Anda tidak melebihi ketentuan ini. Selain itu cek ulang jenis barang yang dibawa, jangan ada barang yang membahayakan, misalnya cairan dalam botol atau kaleng yang mudah meledak jika tertekan. Juga perhatian cara pengemasan barang dan pengamanan koper Anda. Jika diperlukan koper diikat melingkar pakai tali tambang plastik.

Idealnya, tersedia alat timbang di hotel tempat Anda menginap guna memastikan berat barang tidak melebihi kuota. Perlu diingat pula saat kepulangan ke Indonesia, bahwa barang-barang bawaan bisa dibagi menjadi 2 bagian, yakni barang oleh-oleh dan pakaian kotor ditaruh di koper bagasi, sedangkan barang yang mungkin dibutuhkan dalam perjalanan seperti handuk kecil, obat-obatan, kacamata, baju ganti, tisu, dan perangkat gadget, taruh dalam tas jinjing sehingga bisa masuk ke kabin.  (dns)

 

 

Perlengkapan Umrah Jamaah Pria

Persiapan perlengkapan bagi pria ketika hendak menunaikan ibadah umrah tidak seribet dan sebanyak perempuan. Pria biasanya butuh hal-hal yang lebih simpel dan praktis. Bagi pria, bawalah perlengkapan pakaian dan sara penunjang dalam jumlah yang pas. Jangan sampai bawaan Anda berlebih, sehingga membebani koper, dan akhirnya mubazir karena tidak terpakai selama berada di Tanah Suci. Berikut yang perlu diperhatikan.

Kain Ihram

Karena tujuan Anda pergi umrah ialah untuk beribadah maka pastikan membawa kain ihram minimal 1 set. Selama tidak kotor dan tidak terkena najis, kain ihram ini bisa Anda gunakan berkali-kali. Namun, bila terjadi sesuatu diluar kehendak seperti kain ihram yang anda bawa robek atau kotor, tidak perlu khawatir, sebab di sekitar tempat-tempat miqat biasanya menjual kain ihram. Tentunya harga yang ditawarkan lebih mahal ketimbang  membelinya di tempat lain.   

Pakaian Sehari-hari

Di luar ibadah umrah, cara berpakaian pria bisa seperti ketika di Tanah Air. Namun alangkah baiknya jika mengenakan baju koko atau sejenisnya yang dipadukan dengan celana panjang (bukan jeans) sehingga pantas digunakan ketika shalat di masjid. Banyak baju disesuaikan dengan jumlah hari, atau bila baju koko Anda tidak cukup, Anda bisa membelinya langsung di Tanah Suci langsung, sekalian itu sebagai kenang-kenangan. Bawaan Anda juga semakin ringkas ketika berangkat.

Satu kebiasaan di Indonesia yang perlu Anda hindari, yaitu memakai sarung ke masjid. Alasannya, bagi orang Arab, sarung bukanlah pakaian yang sopan dan hanya boleh dikenakan di dalam rumah. Kalaupun Anda ingin tetap memakainya, siap-siap menjadi pusat perhatian karena hanya jamaah asal Indonesia dan Malaysia saja yang menggunakan sarung untuk shalat. 

Untuk tidur bisa gunakan piyama maupun kaus yang dipasangkan dengan celana training. Tidak perlu banyak-banyak, bawa saja 2-3 set. Nah, di kesempatan ini Anda juga bisa memakai sarung. Tapi jangan dipakai bila harus keluar kamar.

Perlengkapan Penunjang

Perlengkapan penunjang lain yang wajib dibawa di antaranya sweater atau jaket, kaus kaki, pakaian dalam, sabuk haji atau bisa diganti dengan tas pinggang, kacamata hitam, handbody, masker untuk melindungi dari debu dan mencegah penyebaran penyakit, kantung plastik untuk menyimpan sandal, obat-obatan, perlengkapan mandi, serta sajadah (bawalah sajadal yang tipis saja). Untuk alat komunikasi dan dokumentasi, cek lagi gadget dan kamera saku Anda. Pastikan kondisinya masih bagus dan tidak bermasalah, sekecil apapun. Selain charger, jika perlu bawalah baterai cadangan, power bank, memory card, dan tongkat swafoto (tongsis). Tapi ingat, hindari membawa tongsis ketika masuk ke masjid suci Mekah dan Madinah.

Seluruh perlengkapan tersebut wajib dibawa, entah ketika Arab Saudi sedang musim panas maupun musim dingin. Yang membedakan hanya pemilihan bahan dan warnanya saja. Selain itu, meski pihak hotel biasanya telah menyediakan perlengkapan alat mandi, namun bagi yang sekamar bertiga atau berempat bisa jadi persediaan terbatas. Untuk mengantisipasi, bawalah handuk, sabun, sikat gigi, pasta gigi, dan sampo kemasan sachet. Bawalah pula krim sunblock. Jika sedang musim panas, bawalah handuk kecil, lalu basahi air untuk mengusap muka atau kepala.

 (dns)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top