Siap Haji-Umrah (12)

Tetap Nyaman Hadapi Umrah Ramadhan Yang Super Padat

Jakarta, (gomuslim). Sekitar 5 juta visa umrah Ramadhan dikeluarkan Kerajaan Saudi Arabia untuk umat Islam di seluruh dunia. Tidak heran lintasan tawaf sering macet total. Mereka berduyun-duyun beribadah di bulan Ramdhan karena seluruh rangkaian ibadah pahalanya dilipatgandakan dari mulai shalat berjamaah, bertawaf, sai, shalat taraweh, baca Alquran, i’tikaf penuh sesak, dan tak henti-hentinya.

Bagi jemaah umrah Ramadhan dapat memperhatikan situasi dan kebiasaan selama Ramadhan di tanah suci. Misalnya,  ketika hendak datang waktu berbuka puasa, sejak selesai shalat ashar secara berjamaah, ratusan petugas mulai dipersiapkan hamparan yang akan digunakan untuk buka bersama. di barbagai sudut terlihat jemaah yang  mulai bekumpul untuk buka bersama. Jemaah umrah atau haji Indonesia juga membentuk barisan tersendiri agar tidak saling terpisah.

Di saat Adzan Maghrib dikumandangkan, terlihat jutaan umat Islam buka puasa bersama dengan hidangan air zam-zam, kurma, ashir, atau bahkan dengan nasi bukhari. Hidanga-hidangan tersebut, diletakan di atas plastik memanjang yang diatur petugas.

Selain itu juga disarankan untuk memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan teknis, sehingga merasa nyaman dalam melaksanakan umrah Ramadhan.

1. Sebelum berangkat ke Masjidil Haram, pastikan telah mengenali lokasi-lokasi penting, baik lokasi hotel, jelan  berangkat dan kembali,  bahkan ketika berada di  Masjidil Haram.

2. Melakukan ibadah secara berjamaah, baik ketika akan umrah dengan seluruh rangkaiannya, shalat sunah, thawaf, sai, dan tahalul.

3. Bagi yang ingin berumrah lagi, sebaiknya dilakukan pada malam hari ketika suhu mulai dingin. tetapi  hindari waktu-waktu yang sangat padat, seperti setelah shalat magrib dan isya’ demikian juga untuk waktu-waktu ini gunakan khusus untuk i’tikaf, baca quran, dzikir dan setelah shalat isya dilanjutkan untuk shalat taraweh.

4. Usahakan tidur siang, untuk mengumpulkan kekuatan guna beribadah di malam hari.

5. Membawa tanda pengenal supaya antara jemaah mudah mengenali, dan tidak terpisah.

6. Banyak minum air putih, karena suhu sangat panas, diperlukan asupan air yang memadai.

7. Pilih makanan yang dapat meningkatan kekuatan untuk beribadah.

8. Bawa tas kecil untuk menyimpan berbagai dokumen-dokumen penting yang sebaiknya menempel.

Mengingat umrah Ramadhan tingkat kepadatannya melebihi pada musim haji, maka menyiapkan hal-hal di atas merupakan keharusan. (mm)


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top