Agar Tak Salah Makan Saat Jalan-Jalan, Ini Tips Memilih Restoran Halal Mancanegara

gomuslim.co.id- Di tengah berkembangnya industri kuliner pada negara yang mayoritas Muslim, mengkonsumsi makan makanan halal adalah hal yang biasa dilakukan, konsumen seolah percaya dengan penjual yang menjajakan makanannya di negara yang mayoritas Muslim. Namun hal ini tidak dapat menjamin makanan yang djual 100% Halal dan Thayib.

‘Halal’ diartikan sebagai segala sesuatu yang diizinkan, digunakan, atau dilaksanakan dan sesuai dengan syariat Islam, sedangkan ‘Thayib’ diartikan sebagai sesuatu (makanan) yang baik, sehat, bergizi, bermanfaat untuk fisik dan akal manusia.

Karena itu, sebagai seorang Muslim yang cerdas hendaklah memilih makan makanan yang sudah terjamin kehalalannya dengan memperhatikan beberapa informasi, petunjuk dan logo halal yang tertera pada pembungkus.

Di Indonesia sendiri Majelis Ulama Indonesia adalah satu-satunya lembaga yang mengeluarkan sertifikasi halal bagi produk makanan dan obat yang beredar di pasaran. Sementara itu, Halal adalah seruan yang wajib dipenuhi oleh seorang Muslim. Apalagi dalam hal makan yang tak hanya sekedar menikmati kelezatan dan kenikmatan yang dirasakan di mulut lalu masuk ke kerongkongan dan berakhir di saluran pembuangan, melainkan lebih dari itu.

Bagi seorang muslim makan adalah sebuah proses ibadah yang di dalamnya terkandung adab dan aturan yang harus dijaga dan ditaati. Dalam Alquran surat Al-Maidah ayat 88, disebutkan:

“Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang telah Allah limpahkan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya”

Berikut tips memilih Restoran dan Makanan Halal dan Thayib yang sudah dirangkum oleh gomuslim :

1. Pilihlah restoran yang telah mendapat sertifikasi Halal MUI (lihat daftarnya di www.halalmui.org). Restoran yang telah mendapatkan sertifikat Halal sudah tidak perlu diragukan lagi karena kehalalannya sudah diuji

2. Jika tidak membawa daftar restoran halal, pada saat masuk ke restoran yang masih dianggap ragu atas kehalalan makanan dan minuman yang disajikan, tanyakanlah sertifikat halal yang dimiliki oleh restoran tersebut secara sopan

Jangan terkecoh dengan adanya label atau tanda halal yang ada di restoran karena tidak selalu benar apa yang dinyatakan oleh restoran tersebut. Jika masih ragu, sebaiknya hindari restoran tersebut

3. Tidak ada salahnya bertanya secara sopan dan baik untuk memastikan bahwa restoran yang didatangi tidak menyajikan masakan yang diragukan kehalalannya.

Sebagai contoh, kita dapat bertanya “Apakah dalam pembuatan masakan di restoran ini menggunakan Ang ciu atau Kie ?” Jika jawabannya “Ya” maka katakan “Terima kasih, maaf saya tak jadi makan di tempat ini, ada keperluan lain”, lalu tingalkan restoran tersebut dengan sopan

Kie juga sering digunakan dalam pembuatan Cap Cai dalam pembuatannya karena terdapat lemak babi. Masakan Barat juga rawan kehalalannya karena banyak menggunakan keju (status kehalalannya syubhat), Wine (khususnya masakan Perancis), daging yang tidak halal, Buillon (ekstrak daging), Wine Vinegar, dll.

4. Hindari restoran yang menyajikan masakan yang jelas jelas haram seperti produk babi dan minuman keras. Jangan pula makan di restoran yang menyajikan masakan halal bercampur dengan masakan haram seperti produk babi atau minuman keras.Tidak ada jaminan bahwa masakan yang disajikan tidak bercampur dalam pembuatannya dengan masakan yang haram. Dalam hal minuman keras, kita diperintahkan untuk menghindari tempat dimana minuman keras disajikan. 

Berikut ini lembaga halal di Asia yang telah diakui oleh LPPOM MUI:

1. Singapore- Majelis Ugama Islam Singapore ( MUIS)

2. Malaysia– Jabatan Kemajuan Islam Malaysia ( JAKIM)

3. Brunei Darussalam– Bahagian Kawalan Makanan Halal Jabatan Hal Ehwal Syariah

4. Japan–Muslim Professional Japan Association ( MPJA), The Japan Moslem Association (JMA)

5. Taiwan–Taiwan Halal Integrity Development Association ( THIDA)

6. India– Jamiat Ulama Halal Foundation, Jamiat Ulama I-Hind Halal Trust

7. Hongkong–Asia Pacific Halal Council Co Ltd (APHC)

8. Thailand– The Central Islamic Comitte of Thailand (CICOT)

9. Filipina–Halal Development Institute of the Phillipines (HDIP)

10. Vietnam–Halal Certification Agency (HCA)

11. Sri lanka–Halal Accreditation Council (Guarantee) Limited

Sedangkan Lembaga Halal Amerika yang telah diakui LPPOM MUI adalah:

1. USA-Islamic Services of America (ISA)

2. USA-Halal Transaction of Omaha

3. USA- The Islamic Food and Nutrition Council of America (IFANCA)

4. USA- Halal Food Council USA (HFC USA)

5. USA- American Halal Foundation (AHF)

6. Brazil – Federation of Muslims Associations in Brazil (FAMBRAS)

7. Brazil-Islamic Dissemination Centre for Latin America (CDIAL) Brazil.

 


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top