#RamadhanGuide

Untuk Kamu Mahasiswa, Pola Makan Ini Bikin Tubuh Fit Selama Berpuasa 

gomuslim.co.id- Seorang pakar Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM) Dian Caturini Sulistyoningrum berpendapat meski tengah menjalankan aktifitas berpuasa saat kuliah. Tubuh bisa tetap bugar dan prima. Namun perlu diperhatikan kembali agar mengatur nutrisi yang optimal dan manajemen waktu makan yang baik.

“Kuncinya pola makan sehat saat berbuka dan sahur,” ujar dia.

Dian menambahkan, saat puasa waktu makan menjadi terbatas dari jam 6 sore hingga 4 pagi. “Di waktu terbatas ini bagaimana kita bisa mengoptimalkan nutrisi masuk ke tubuh yakni dengan mengatur asupan gizi tepat saat buka dan sahur,” katanya.

Berikut tips yang diberikan agar stamina vit tetap terjaga saat kuliah meski sedang berpuasa;

Tips saat Berbuka

1. Saat berbuka dianjurkan untuk memulai dengan minum air putih sehingga dapat merehidrasi tubuh setelah lebih dari 12 jam berpuasa.

2. Selain itu, mengonsumsi kurma yang memiliki kandungan gula alami dan sumber serat sehingga bisa dengan cepat memulihkan energi.

3. Saat buka jangan buru-buru makan. Segera penuhi asupan cairan baik dari air putih, jus buah, buah maupun makanan yang kaya cairan dan serat.

4. Saat buka sebisa mungkin menghindari minuman bergula karena bisa menaikkan kadar gula dengan cepat dan menyebabkan rasa lelah serta kantuk. Selain itu, hindari minuman bersoda yang dapat memicu keinginan minum terus menerus karena dehidrasi dan kafein yang meningkatkan produksi urine sehingga menaikkan frekuensi buang air kecil.

5. Kurangi makanan berlemak tinggi, makanan yang digoreng, dan yang mengandung kadar garam tinggi karena makanan asin justru membuat orang mudah haus.

Tips saat Sahur

1. Menjaga pola makan sehat di saat sahur penting dilakukan sebagai energi memenuhi kebutuhan seharian berpuasa. Hanya saja, saat sahur asupan kalori perlu diperbanyak dengan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti ubi, singkong, jagung, nasi merah, dan roti gandum.

2. Pilih sumber karbohidrat dengan serat tinggi karena makanan tersebut dicerna lebih lambat oleh tubuh sehingga bisa menahan lapar lebih lama. Penuhi juga makanan tinggi protein dan lemak sehat kala sahur.

3. Sama halnya seperti waktu berbuka, kurangi makanan asin dan berminyak karena akan cepat menyebabkan rasa lapar di siang hari.

4. Hindari pula minuman mengandung soda dan kafein. Selama puasa tubuh tetap membutuhkan asupan air putih minimal 2 liter atau 8 gelas per hari untuk menghindari dehidrasi.

Kemudian, untuk menjaga asupan air saat Ramadhan, Dian menambahkan agar mengkonsumsi  air dengan minum 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas saat makan malam hingga menjelang tidur, dan 2 gelas saat sahur.

Selain menjaga pola makan saat buka dan sahur, olahraga dengan pas dan sesuai porsi tetap dapat dilakukan saat puasa untuk menjaga badan tetap fit.

“Olahraga dilakukan sesuai porsi masing-masing orang di waktu yang tepat dan cara yang benar. Olahraga yang disarankan adalah olahraga ringan, seperti jalan kaki, sepeda statis, dan aqua fit yang dapat dilakukan menjelang waktu berbuka dan setelahnya,” paparnya.

Sehingga, pada prinsipnya, meski puasa tetap boleh berolahraga, namun perlu disesuaikan dengan porsi masing-masing agar tidak meningkatkan dehidrasi. (nat/kompas/ugm/foto:biophia)

 

 

 


Back to Top