Sarung Gajah Duduk, Kemewahan Tampilan Corak Sarung dari Unsur Budaya Lokal

Jakarta, (gomuslim). Umat muslim Indonesia selalu identik dengan sarung  yang melekat di saat santai, pergi ke masjid dan mengaji di rumah guru. Hampir di setiap rumah penduduk Indonesia tersimpan sarung, padahal sepotong kain ini bukan berasal dari Indonesia melainkan dari negara Arab. Sarung pertama kali masuk ke Indonesia pada abad ke 14, dibawa oleh para saudagar Arab dan Gujarat. Dalam perkembangan berikutnya, sarung di Indonesia identik dengan kebudayaan Islam.

Salah satu brand sarung ternama di Indonesia adalah sarung Gajah Duduk, sarung ini diproduksi oleh PT. Pismatex dan pertama kali beredar di Indonesia pada 1972. Merek  Gajah Duduk dikenal dengan produk sarungnya yang berkualitas tinggi, banyak motifnya dan merek ini termasuk merek paling bergengsi di pasaran karena itulah brand ini beberapa kali mendapatkan penghargaan Superbrands dan Top Brand.

Produk-produk sarung Gajah Duduk juga terkenal karena kenyamanannya. Saat cuaca dingin, sarung ini bisa menjadi lebih hangat. Namun, saat cuaca panas, sarung menjadi terasa dingin. Ini salah satu keunikan sarung Gajah Duduk. Sarung Gajah Duduk berkualitas tinggi dan nyaman dipakai. Gajah Duduk memiliki puluhan desain sarung. Satu desain sarung bisa mempunyai 12 sampai 30 kombinasi warna yang menarik dan elegan.

jhjk

Sarung yang diproduksi oleh Pismatex  ini menjamin kualitas dan kesempurnaan produk Gajah Duduk. Proses pemilihan bahan mentah, proses pembuatan sampai proses pengiriman akhir, selalu diawasi dengan ketat. Kualitas kelembutan kainnya pun dapat langsung dirasakan oleh pemakainya. Dewasa ini sarung tidak lagi selalu identik dengan corak kotak-kotak, melihat selera pasar yang selalu berubah, Pismatex mengeluarkan  sarung Gajah Duduk beraneka corak yang tetap selaras dengan unsur elegan dan kekinian.

Corak sarung Gajah Duduk yang dipasarkan saat ini menyesuaikan dengan perkembangan mode kontemporer namun tidak menghilangkan unsur etnik budaya lokal Indonesia, maka tak heran jika pada corak tertentu terlihat bahwa corak sarung Gajah Duduk bermiripan dengan corak kain khas daerah di Indonesia. Namun meski demikian, corak etnik yang ditampilkan dari sarung Gajah Duduk tetap menambah unsur elegan khas sarung ini. (fh)


Komentar

    Tulis Komentar


Back to Top