Indonesia Fashion Week (IFW) 2017

Bungo Nagari: Koleksi Busana Muslim Terbaru SHAFIRA untuk Tren 2017

gomuslim.co.id- Lewat event tahunan Indonesia Fashion Week (IFW) 2017, kiprah brand busana Muslim SHAFIRA sukses menyandang trend setter busana Muslim sepanjang musim melalui pagelaran busana kelas dunia dengan rangkaian busana maha karya ultrafeminim “La Dolce Vita” di Italia. Dalam ajang tersebut, SHAFIRA bersinergi dengan desainer dan pelaku industri kreatif untuk mengkampanyekan gerakan cinta produk dalam negeri.

Pada pagelaran IFW 2017 ini SHAFIRA merefleksikan kekaguman pada Kota Bukittinggi Sumatera Barat. Rona mewah, keindahan sulam anak negeri  dan keelokan budaya membuahkan maha karya “Bungo Nagari” yang menjadi tema besar seluruh koleksi yang dikampanyekan label busana Muslim ini sepanjang tahun 2017.

SHAFIRA menuturkan perjalanan budayanya itu melalui busana-busana yang memiliki esensi ringan mempesona, longgar, feminim, elegan sekaligus klasik dan tentunya modis dan modesty (red-sopan).

Melalui 45 looks yang dipamerkan, busana siap pakai premium (ready to wear deluxe) mendedikasikan koleksi ini kepada para wanita Muslim yang mandiri, cendekia dan aktif. Sehingga keindahan bordir khas Bukittinggi bercampur dengan gemerlap Kristal aneka warna Swarovski yang anggun dan mewah.

Bungo Nagari untuk Muslimah

Pada koleksi busana Muslim pada tema tahun ini, SHAFIRA menggembangkan siluet baju kurung yang longgar (oversize), dengan eksplorasi detail pada bagian tangan, jaket sengaja dibentuk longgar dengan detail swarovski yang membentuk motif songket pucuk rebung. Sedangkan bagian roknya bergaya aristokrasi sangat kaya detail hasil pekerjaan tangan yang ahli dan palazzo terlihat edgy dengan taburan aplikasi bordir bungo nagari menampilkan kesan menawan.

Motif sulam bayang dan motif suji dipilih SHAFIRA untuk memberikan kesan detail. Keindahan motif sulam bayang terlihat dari bayangan motif yang dihasilkan dari teknik sulamnya. Sedangkan sulam suji adalah sulam yang menghasilkan gradasi warna dimana pada motifnya terdapat sentuhan budaya dan motif sulam cina. Motif dan kedua jenis sulam ini diaplikasikan pada seluruh koleksi.

Adanya tabrak warna antara pink, krem khas songket (coral) dan kuning Sumatera Barat (mustard) menjadi hal yang disengaja, dengan memadukan palet dua hingga tiga warna yang tidak biasa justru menjadi sebuah tantangan para desainer busana Muslim untuk memadu dan madankannya.

Sublimasi warna-warni bordir sulam bayang dan suji menjelma dalam deretan siluet blus, palazzo, rok panjang, dan dress. Manik dan bebatuan Swarovski multi warna terserak ai atas bahan satin sutera dan organza polos pada deretan 205 koleksi busana koktil, membentuk motif-motif yang menyebar di atas terusan panjang atau atasan berbahan polos berwarna biru (royalblue), marun dan coklat (hazelnut). Motif sarat warna nan cantik itu sesekali menyisip di antara jaket pendek, panjang dan trench coat.

Kreasi  Hijab SHAFIRA

SHAFIRA menampilkan cara menggunakan hijab simpel dan praktis, kerudung yang terdiri dari satu warna ini diberi detail bordir bunga-bunga kecil, manis dan mewah. Pada beberapa busana, bisa ditambahkan  selendang yang diberi detail bordir bungo nagari pada bagian tepinya sehingga terlihat elegan. Kepraktisan pemakaian hijab berbahan organza menjadi sebuah tawaran bagi para sosialita dan pecinta busana Muslim.

Wastra Nusantara Gaya Pria

Kini busana pria juga menjadi perhatian, ada 15 koleksi busana siap pakai premium pria yang memiliki esensi simpl, modern gentleman dengan sentuhan tradisional Bukittinggi. Di beberapa koleksi motif stilasi pucuk rembug yang dicetak (print) pada bahan katun dengan detail krah pendek model shanghai terlihat modern. Sentuhan siluet pada jaket, kemeja, kemeja panjang dengan garis modern yang simple, dan trendi. Informasi tentang koleski-koleksi busana muslim lainnya dari brand SHAFIRA bisa diakses melalui: www.collection.shafira.com.  (nat)

 


Back to Top