Inilah Vitamin Umat Muslim pada Hari Jumat

gomuslim.co.id - Assalamu’alaikum, sahabat! Apa yang paling kamu tunggu memasuki hari Jumat? Dengan segudang aktivitas dilakukan untuk menutup hari Jumatmu, jangan lupa juga menyelipkan zikir agar hari-harimu berkah.  Ada apa sih di hari Jumat? Mengapa sedang ramai tersebar di media sosial tentang anjuran membaca al kahfi?

Banyak keutamaan yang telah kita tahu mengenai hari Jumat, di antaranya; hari disaat penghapusan dosa-dosa, terdapat waktu-waktu khusus agar doa dapat dikabulkan, serta pahala sedekah yang dapat dilipatgandakan. Inilah kenapa beberapa orang sering memberi sedekah di hari Jumat. Seperti halnya dijelaskan pada hadits berikut.

“Hari yang paling baik yang mana matahari terbit pada hari itu adalah hari Jumat, pada hari itu Adam ‘alaihissalam diciptakan, dimasukkan ke dalam surga dan pada hari itu pula ia dikeluarkan darinya.” (H.R.Muslim)

Selain usaha secara materi,ternyata kita juga harus meningkatkan ruhiyah atau intensitas ibadah. Nah, Al Kahfi adalah surat yang dianjurkan untuk dibaca. Bak sebuah vitamin, Surat ini menjadi asupan yang penting untuk kita amalkan setiap Hari Jumat tiba.

 Mengapa harus Al Kahfi?

Al Kahfi memiliki arti dalam Al Qur’an “Goa” yaitu tempat berlindung dari sinar matahari dan gangguan binatang buas. Para ulama menelisik hikmah dari sebab dinamakan dengan Al Kahfi, di antaranya; surat ini melindungi pembacanya dari 4 fitnah atau ujian yang dijabarkan di bentangan ayat-ayatnya.

Surat Al Kahfi berjumlah 110 ayat, yang tentunya bukan termasuk jumlah ayat yang sedikit untuk segera dituntaskan. Maka harus sering dibiasakan untuk membacanya agar terbiasa bahkan sedikit demi sedikit dapat dihafalkan. Surah Al Kahfi ini adalah surat mulia yang Rasulullah SAW anjurkan pada umatnya agar membaca setiap hari Jumat.

Banyak keutamaan dari membaca surah Al Kahfi, diantaranya; terhindar dari fitnah dajjal dengan menghafalkan 10 ayat pertama dari surat Al Kahfi, serta dapat disinari cahaya hingga hari Jumat berikutnya. Dengan keutamaan dari surat tersebut, sangat disayangkan bila kita masih menyia-nyiakan keutamaan dari surat Al Kahfi tersebut.

“Barangsiapa yang membaca surah Al Kahfi pada hari Jumat, dia akan disinari cahaya di antara dua Jumat.” (H.R. An Nasa’I dan Baihaqi)

Selain melihat keutamaan dari ayat tersebut, kita dapat mengingat-ingat bagaimana Allah memberikan nikmat yang begitu besar kepada kita di saat kita dapat meningkatkan koneksi ibadah kita pada-Nya agar keinginan untuk membaca surat Al Kahfi dapat lebih kuat. Sebab tanpa tekad yang kuat, tidak akan dapat memulai sebuah kebaikan. Kebaikan itu harus dibiasakan agar kedepannya dapat menjadi habbit yang baik untuk diri kita sendiri. Mulailah interaksi kita dengan Al Qur’an agar Allah meridhoi setiap urusan kita, setiap surat adalah baik untuk dibaca.

Wallahu ‘alam bisshowab


 

Penulis:

Cindy Oktaviani

Mahasiswi Sastra Indonesia Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

Kepala Departemen Kerohaniaan BEM Sastra Indonesia UNJ


Back to Top