#GimanaNihUstadz

Ini Hukum Bersalaman dengan Lawan Jenis dalam Islam

gomuslim.co.id – Aktivitas sehari-hari membuat kita memungkinkan untuk menghadapi banyak orang. Kebanyakan diantaranya bisa jadi orang baru dikenal dan sebagian besar mungkin lawan jenis yang bukan mahram (tidak haram dinikahi). Kita diajak bersalaman dengan lawan jenis yang bukan mahram ini.  

Lantas, bagaimana hukumnya dalam Islam bersalaman atau bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan mahram?

Dosen Rumah Fiqih Indonesia, Ustadz Muhammad Abdul Wahab Lc. menjelaskan dalam hal ini ada hal yang disepakati dan hal yang ulama berbeda pendapat.

Apa yang disepakati?

Pertama, kalau kita bersentuhan atau bersalaman dengan lawan jenis terus ada syahwat, baik dengan orang lain maupun dengan mahram kita sendiri itu tidak diperbolehkan.

“Ulama sepakat walaupun dengan mahram kita, misalnya adik ipar, ayah tiri dengan anak tiri, itu tidak diperbolehkan kalau ada syahwat, ada strumnya ketika bersalaman,” jelasnya.

Kedua, ulama sepakat halal bersentuhan dengan lawan jenis kalau itu dengan mahram sendiri dan tanpa syahwat. Misalnya dengan ipar, saudara kandung, keponakan.

Kemudian ulama sepakat, kita boleh bersalaman dengan lawan jenis, misalnya orang tua yang sudah tidak punya gairah lagi, atau yang sudah tidak punya lagi strumnya (tidak punya syahwat). Bersalaman atau bersentuhan sedikit dengan orang tua yang seperti itu dibolehkan. Atau dengan anak kecil yang belum baligh dan belum tahu apa-apa, belum punya syahwat, itu diperbolehkan.

 

Baca juga:

Hobi Selfie? Begini Hukumnya dalam Islam

 

Lalu, yang menjadi titik perbedaan adalah bagaimana hukumnya kalau kita bersentuhan dengan lawan jenis yang dia bukan mahram dan tanpa syahwat? Misalnya dalam acara seminar pembicaranya kebetulan seorang perempuan dan hostnya laki-laki kemudian bersalaman, tanpa syahwat dan bukan mahram, apakah boleh?

Di sini kalau kita lihat pendapat jumhur ulama atau kebanyakan ulama, mereka rata-rata mengharamkan walaupun tidak ada syahwat kalau dengan non mahrom. Kenapa? karena ada hadis yang secara tegas melarang ini bahwa ditusuk dengan paku di kepala kita itu lebih baik ketimbang kita bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan mahram. Artinya ini dosanya besar sehingga kemudian 4 mazhab sepakat untuk mengharamkan.

“Tapi ada pendapat yaitu Doktor Yusuf Al Qardhawi, ulama dari Mesir, beliau mengatakan tidak sampai haram, hanya sekedar Makruh saja. Tapi dengan syarat, pertama tidak ada syahwat, kedua aman dari fitnah dan ketiga tidak lama-lama,” jelasnya.

Jika memenuhi tiga syarat tadi, maka dalam pendapat beliau hanya sekadar makruh, lebih baik ditinggalkan. Jadi bersalaman dengan lawan jenis yang bukan mahram lebih baik ditinggalkan, karena ini ranah perbedaan pendapat, dimana jumhur ulama mengatakan haram. Walaupun ada yang mengatakan makruh dengan syarat. (jms/foto:nyantriyuk)

 

 

**Disarikan dari program #GimanaNihUstadz on Youtube Channel 'gomuslim Official' hasil wawancara dengan Ustadz Muhammad Abdul Wahab, Lc (Dosen Rumah Fiqih Indonesia).

 

Tonton videonya:

Ini Hukum Bersalaman dengan Lawan jenis


Back to Top