#IdulAdha

Ini Keutamaan Puasa Sunnah Tarwiyah dan Arafah di Bulan Zulhijjah

gomuslim.co.id - Keutamaan puasa Arafah ini tertuang dalam riwayat dari Abu Qatadah Rahimahullah. Rasulullah SAW bersabda:

 "Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang, dan puasa Assyura (tanggal 10 Muharram) menghapuskan dosa setahun yang lepas". (HR. Muslim).

Puasa Arafah dan tarwiyah sangat dianjurkan dilaksanakan untuk turut merasakan nikmat yang sedang dirasakan oleh jamaah haji sedang menjalankan ibadah di tanah suci. Hari-hari pada sepersepuluh bulan Dzulhijjah memang merupakan hari-hari yang istimewa.

Memang, Puasa Arafah hukumnnya sunah muakkad atau sangat dianjurkan, namun jika kita mengerjakan puasa sunah ini, maka sesungguhnya kedua amalan tersebut istimewa.

Selain itu, bagi yang mengerjakan puasa Tarwiyah memiliki keutamaan mendapatkan keberkahaan hidup serta amal ibadah yang dilipatgandakan.

Berikut ini niat puasa Arafah:

 

(Nawaitu shouma ‘arofata sunnatan lillaahi ta’aalaa)

 

Artinya: "Saya Niat Puasa sunah Arafah karena Allah Ta’ala".

 

Berikut ini niat puasa Tarwiyah

(Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala)

 

Artinya, "Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta'ala."

 

Setelah perayaan Idul Adha, umat islam memasuki hari tasyrik, yaitu hari dilarang berpuasa. Hari Tasyrik selama 3 hari, yakni Hari Senin-Rabu, 12 sampai 14 Agustus 2019.

Untuk diketahui, Zulhijjah adalah salah satu bulan yang diistimewakan dalam kalender hijriah. Bulan ini disebut juga dengan bulan haji. Dimana Jemaah haji dari seluruh penjuru dunia datang ke tanah suci atas panggilan Allah. Disebut sebagai bulan yang dihormati dalam hadits yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, dzulhijjah memiliki banyak sekali keutamaan.

Wallahu A’lam Bishowwab



Baca juga:

Ini Amalan Yang Bisa Dilakukan Saat Masuk Bulan Zulhijjah


Back to Top