#FiqihShopping

Jangan Mudah Tergiur Promo, Yuk Cermat Pilah-Pilih Jadwal Diskon!

gomuslim.co.id - Apakah kamu pernah melihat jadwal potongan harga di minimarket atau supermarket? Pihak pusat perbelanjaan membantu konsumen dengan membuat kalender belanja. Dengan kecermatan, program ini akan menguntungkan konsumen cerdas. Berbagai jenis kalender dibuat manusia dalam rangka memudahkan pengaturan kegiatan yang disesuaikan dengan waktu. Dunia belanja pun tak kalah seru dalam menata kalender tersendiri.

Perhatikanlah pusat perbelanjaan, mulai dari minimarket hingga supermarket atau mall gemar membagikan kalender belanja bagi pelanggan setianya. Kalender belanja itu sebetulnya kalender waktu diskon atau jadwal harga murah serta keringanan belanja lainnya. yang bisa dinikmati konsumen. Contohnya diskon JSM (Jumat,Sabtu,Minggu) atau diskon tanggal cantik seperti 10.10 dan lain-lain.

Biasanya kalender belanja ini dipampang di depan pusat perbelanjaan berupa spanduk ukuran jumbo. Konsumen bisa membuat pengingat di ponselnya, terutama jadwal barang-barang kebutuhan yang banting harga. Terkadang diinformasikan dalam kertas brosur, bagi yang membutuhkan kalender belanja tersebut brosurnya bisa dibawa pulang atau cukup dengan mencatatnya dalam buku note harian.

Sebagian pusat perbelanjaan malah berbaik hati mengirim SMS memberitahukan kalender belanja kepada konsumen. Bagi yang merasa tidak khawatir dengan privasinya, bolehlah menitipkan nomer ponsel agar secara regular diinformasikan kalender belanja. Sejauh ini pihak pusat perbelanjaan cukup bertanggung jawab menjaga privasi, apalagi pihak tersebut sampai rajin berpromosi di ponsel kita. Jadi perlu dipertimbangan ekstra ketat sebelum mengikuti program semacam ini. Kamu juga harus cermat hindari pembelian barang yang bukan menjadi kebutuhan agar terhindar dari perilaku mubazir.

 

Baca juga :

Hindari Kebiasaan Boros, Yuk Buat Catatan Belanja!

 

Pihak pusat perbelanjaan tentu tidak baik hati begitu saja memberi bantingan harga dalam program kalender belanja. Ada motif-motif keuntungan di balik itu semua, dan bila konsumen tidak berhati-hati justru bisa terjebak kerugian:

1. Kalender belanja sering kali digelar pada hari-hari yang dianggap sepi pengunjung. Program kalender belanja akan membuat pusat perbelanjaan itu tampak ramai, sehingg akan memompa animo pembeli yang lain untuk ikut mampir. Dan itu pula, jangan heran kalau kalender belanja justru dijadwalkan di jam-jam sepi. Hebatnya begitu jam-jam sepi itu pembeli sudah mulai ramai, program kalender belanjanya menghilang begitu saja.

2. Pihak pusat perbelanjaan mungkin mengambil untung dengan margin amat tipis atau tidak beruntung sama sekali diproduk yang ditawarkan padda kalender belanja. Tapi mereka akan gencar menggoda konsumen untuk membeli produk lain, yang margin keuntungannya lebih besar. Bahkan kasir pun ikut berpromosi menawarkan atau bahkan menekan konsumen supaya belanja produk yang lain. Di sini control diri amat dibuthkan, karena jika tak terkendalai konsumen malah boros membeli barang yang tidak dibutuhkan.

3. Terkadang produk yang ditawarkan kalender belanja adalah barang yang kurang laku atau sudah mendekati masa kadaluarsa. Untuk itu, konsumen wajib teliti sebelum membeli.

4. Pendapatan dari jasa parkir termasuk signifikan bagi pemilik pusat perbelanjaan, konsumen perlu mempertimbangkan hal ini, jangan sampai jasa parkir menjadi pengeluaran besar demi margin diskon kecil dari kalender belanja.

 

 

Sumber: Jiha, Abi. 2015. Fiqih Shoping Kiat Belanja Hemat, Cerdas dan Islami (Kalender Belanja). Jakarta: Zikrul.

Sumber gambar: inilahkoran.com

 

 

Baca juga:

Jadilah Konsumen Cerdas, Ini Tips Belanja Produk Diskon


Back to Top