Ini Tujuh Amalan Sunnah untuk Umat Muslim di Hari Jumat

gomuslim.co.id – Islam memandang bahwa semua hari itu baik. Setiap hari baru artinya ada lembaran baru untuk diwarnai dengan amal-amal shaleh. Namun, ada satu hari yang istimewa dalam Islam yakni hari Jum’at atau dalam bahasa lainnya Jumu’ah.   

Mengapa istimewa?

Ada banyak alasan tentunya. Beberapa peristiwa penting terjadi pada hari Jum’at. Nabi Adam AS diciptakan dan diwafatkan Allah SWT pada hari Jum’at. Nabi Adam AS juga dimasukkan ke dalam surga sampai diturunkan dari surga menuju bumi pada hari Jum’at.

Hari Jum’at juga adalah harinya kaum muslimin. Hari berkumpulnya umat Muhammad SAW di masjid-masjid untuk melaksanakan salat Jum’at dan mendengarkan dua khutbah Jum’at sebelumnya. Tidak hanya itu, hari Jum’at adalah salah satu waktu yang mustajab untuk berdo’a. Lalu apa saja amalan yang bisa dilakukan seorang muslim ketika hari Jum’at tiba?

Pada tulisan kali ini, gomuslim akan mengulas tentang amalan-amalan sunnah yang bisa dilakukan. Amalan yang tentunya akan mendapatkan pahala jika kita sebagai muslim melakukannya.

Perlu jadi catatan, amalan sunnah ini bisa kita lakukan mulai hari Kamis setelah salat Maghrib sampai hari Jum’at sore menjelang matahari terbenam. Berikut rangkumannya:

1. Memperbanyak Shalawat

Membaca shalawat kepada Nabi SAW memang bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun oleh seorang muslim. Namun, sangat dianjurkan untuk memperbanyak membaca shalawat ketika hari Jum’at.

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jum’at, maka perbanyaklah shalawat kepadaku di dalamnya, karena shalawat kalian akan disampaikan kepadaku”. Para sahabat berkata, “Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?” Nabi bersabda,“Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An Nasa’i)

 

2. Memperbanyak Doa dan Dzikir

Doa adalah hal yang biasa dilakukan setiap muslim. Doa biasanya dipanjatkan sebelum dan sesudah ibadah salat. Nah, pada hari Jum’at, kita disunnahkan untuk memperbanyak doa. Tentunya doa-doa terbaik yang dipanjatkan.

Dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW membicarakan tentang hari Jum’at kemudian bersabda, “Di hari Jum’at itu terdapat satu waktu yang jika seseorang muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.” Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu. (HR. Bukhari dan Muslim)

Secara umum terdapat empat pendapat yang kuat mengenai isyarat ini. Pertama, waktu sejak imam naik mimbar sampai selesai shalat Jum’at. Kedua, setelah Ashar sampai terbenamnya matahari. Ketiga, yaitu setelah Ashar, namun diakhir-akhir hari Jum’at. Keempat, menggabungkan semua pendapat yang ada.

Selain doa, kita juga dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, mengingat Allah. Jika di hari biasa sudah banyak berdzikir, maka di hari Jum’at, kuantitasnya bisa kita tambah lagi.  Dalam Alquran, Allah SWT berfirman:

Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian diseru untuk shalat pada hari Jum’at, maka bersegeralah mengingat Allah…” (QS. Al Jumu’ah: 9)

 

3. Membaca Surat Al-Kahfi

Membaca Alquran merupakan ibadah yang perlu terus dilakukan oleh setiap muslim. Sunnahnya, saat hari Jum’at kita sangat dianjurkan untuk membaca surat Al-Kahfi. Ini bisa kita  lakukan ketika hari tersebut telah datang. Mulai dari malam di hari kamis, ketika waktu maghrib telah masuk.

Amalan ini mempunyai keutamaan tersendiri jika kita melakukannya. Untuk mengawalinya, mungkin bisa membacanya beberapa ayat. Namun harus konsisten agar terbiasa. Lebih baik lagi jika membacanya satu surat penuh.  

Dalam sebuah hadits dari Abu Sa’id Al-Khudri RA, bahwa Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jum’at.”(HR Hakim dalam Al-Mustadrok)

Dalam lafazh lainnya dikatakan, “Barangsiapa membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at, maka ia akan mendapat cahaya antara dirinya dan rumah yang mulia (Makkah).”

 

4. Mandi Sebelum Salat Jum’at

Mandi pada hari Jum’at merupakan amalan sunnah lainnya yang bisa kita lakukan. Mandi di sini tentu diniatkan untuk mandi Jum’at. Mandi pada hari Jum’at ini bahkan diibaratkan seperti mandi janabah atau sering disebut dengan mandi junub. Ini sangat dianjurkan khususnya untuk para lelaki yang akan salat Jum’at di Masjid.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang mandi pada hari Jum’at, maka ia mandi seperti mandi janabah…” (HR. Bukhari dan Muslim)

Mandi pada hari Jum’at adalah wajib bagi setiap orang yang telah baligh.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

5. Memakai Pakaian Terbaik dan Minyak Wangi

Sunnah lainnya adalah memakai pakaian terbaik, bersih, dan rapi. Apalagi bagi laki-laki yang hendak melaksanakan salat Jum’at. Selain itu, disunnahkan juga untuk memakai minyak wangi atau parfum.

Nabi SAW bersabda, “Wajib bagi kalian membeli 2 buah pakaian untuk shalat Jum’at, kecuali pakaian untuk bekerja,” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah, dinilai shahih oleh Al Albani)

Dalam hadits lain, Nabi SAW bersabda, “Barang siapa mandi pada hari Jumat dan bersuci semampunya, lalu memakai minyak rambut atau minyak wangi kemudian berangkat ke masjid dan tidak memisahkan antara dua orang, lalu sholat sesuai yang ditentukan baginya dan ketika imam memulai khotbah, ia diam dan mendengarkannya maka akan diampuni dosanya mulai Jumat ini sampai Jumat berikutnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

6. Bersiwak, Memotong Kuku dan Mencukur Kumis

Menurut Imam Syafi’i dan ulama-ulama Syafi’iyah, sunnah memotong kuku itu sebelum mengerjakan salat Jum’at, sebagaimana disunahkan mandi, bersiwak, memakai wewangian, berpakaian rapi sebelum pergi ke masjid untuk mengerjakan shalat Jum’at.

Ini karena Allah SWT menyukai kebersihan dan keindahan. Rasulullah SAW mengajarkan kita juga untuk bersiwak, memotong kuku serta mencukur kumis yang menjadi amalan sunnah di hari Jum’at.

 

7. Segerakan Berangkat ke Masjid

Berangkat ke Masjid lebih awal merupakan salah satu sunnah di hari Jum’at. Dengan datang ke Masjid segera, tentu kita bisa memperbanyak amalan seperti berdzikir, berdoa dan membaca Alquran. Semakin cepat kita pergi ke masjid, semakin banyak pula langkah-langkah yang kita lalui untuk mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Apabila sudah masuk masjid, carilah saf pertama karena memiliki banyak keutamaan. Apabila orang-orang sudah berkumpul, jangan maju ke depan dengan cara melangkahi pundak mereka. dan ingat, jangan berjalan atau lewat di depan orang salat.

Anas bin Malik berkata, “Kami berpagi-pagi menuju salat Jum’at dan tidur siang setelah shalat Jum’at” (HR. Bukhari).

Itulah tujuh amalan sunnah yang bisa kita lakukan sebagai seorang muslim pada hari Jum’at. Amalan-amalan ini mempunyai keutaman dan keistimewaan jika kita konsisten melaksanakannya. Yuk kita mulai dari sekarang!

 

Wallahu’alam Bishawab



Sumber:

Do’a dan Wirid, Pustaka Imam Asy-Syafi’i

Tafsir Ayat-Ayat Yaa Ayyuhal-ladziina Aamanuu, Pustaka Al-Kautsar

Amalan dan Waktu yang Diberkahi, Pustaka Ibnu Katsir

Muslim, Muslimah, Rumahsyo, Jubah

Foto: Catatan Pencerahan


Back to Top