Ketika Anak Bertanya tentang Alquran, Begini Cara Orang Tua Menjawabnya dengan Keimanan

gomuslim.co.id – Ketika anak bertanya tentang agama dan kitabnya, itu adalah hal yang menarik untuk dicermati para orang tua muslim. Dunia anak itu memiliki ruang dan sisi tersendiri, berbeda dengan orang dewasa.

Imajinasi mereka terkadang melambung sangat jauh. Bahkan terkadang sampai tak pernah terfikirkan oleh orang dewasa. Kenyataannya adalah, banyak orang tua dikejutkan oleh pertanyaan-pertanyaan anak-anak yang tak biasa.

Apabila jika sudah menyangkut dengan persoalan agama, kerap kali orang tua dibuat bingung dan kelimpungan untuk menjawab pertanyaan anak. Meski begitu, pertanyaan yang sudah dilontarkan buah hati jangan sampai terabaikan. Selayaknya orang tua bisa bersikap bijaksana dan tanggap dengan segala perilaku jenaka dan ceria mereka.

Sebab, menjawab pertanyaan seorang anak merupakan kesempatan baik bagi orang tua untuk memberikan pemahaman agama sejak dini, sekaligus menanamkan nilai-nilai keimanan pada diri mereka.

Sahabat gomuslim, dalam artikel ini kita akan membahas pertanyaan anak tentang ketidakpahamannya membaca Alquran karena berbahasa Arab.

Yang kita ketahui, membaca Alquran menjadi sebuah ibadah yang wajib dan akan mendatangkan pahala dan juga keberkahan. Alquran diturunkan kepada Muhammad SAW dan umat manusia sebagai mukjizat. Alquran menjadi salah satu bukti yang tak terbantahkan akan kebenaran Muhammad sebagai Rasulullah sekaligus kebenaran Islam sebagai agama Rahmatan Lil 'Alamin. Selain itu, Alquran juga sebagai pedoman hidup manusia untuk sampai ketaatan kepada Allah SWT dan menuju tempat terakhir di surga yang telah menjadi ketentuan.

Lalu, apabila ada pertanyaan, “Aku suka membaca Alquran, tapi aku nggak ngerti apa itu Alquran ?". Apakah sahabat yang sudah menjadi orang tua mampu menjawab pertanyaan tadi ? Bismillah, berikut ulasan bagaimana menjawab pertanyaan seorang anak saleh yang rasa ingin tahunya sangat kuat.

Ajari anak mengaji sedini mungkin. Buatlah anak mencintai Allah. Sampaikan mana yang Haq dan mana yang Bathil melalui Alquran

Jelaskan pada si anak bahwa Alquran adalah kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Isi Alquran adalah firman-firman Allah. Firman itu artinya perkataan Allah. Bila kita membaca Alquran, maka akan bernilai ibadah.

Kita ini beragama Islam. Orang Islam wajib mengimami Kitab Allah yaitu Alquran. Bagaimana cara mengimani Alquran? Caranya mudah. Pertama, kita harus bisa membaca Alquran yang berbahasa Arab itu. Lalu bagaimana kita bisa membacanya ? yaitu dengan terus rajin mengaji. Lalu, mulailah belajar dari membaca huruf-huruf hijaiyah, mulai dari ‘Alif’ hingga ‘Yaa’.

Kedua, kalau sudah lancar membaca Alquran, selanjutkan kita berusaha memahami arti bacaannya. Caranya adalah kita membaca terjemahannya dalam Alquran atau lebih baik lagi jika kita belajar bahasa Arab.

Ketiga, kita menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Perintah itu jelas disampaikan didalam Alquran. Keempat, kita harus meyakini bahwa kitab Allah ini diturunkan kepada Nabi kita Muhammad SAW.

Dalam surat Al-Maidah ayat 48, dijelaskan “Dan kami turunkan kepadamu Alquran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu”.

Sahabat juga bisa menjelaskan kepada anak-anak bahwa Allah sangat senang kepada orang-orang saleh yang selalu membaca kitab-Nya (Alquran). Ajaklah anak untuk ingin dicintai oleh Allah SWT, dan bawa mereka agar menyukai dan membiasakan diri membaca Alquran. Tentu saja sebagai orang tua juga harus memberikan contoh. Orang tua harus menjadi teladan bagi anak-anaknya. 

Latihlah anak agar mereka selalu senang membaca Alquran. Itu bisa dilakukan dengan menjelaskan kepada anak berbagai keutamaan Alquran. Kalau perlu, berikan jadwal khusus bagi si anak untuk membaca Alquran. Jadilah orang tua yang pantas untuk dicontoh. Orang tua juga harus mengawali kebiasaannya dengan membaca Alquran. Percayalah, anak pasti akan mengikuti apa yang dilakukan oleh orang tuanya. (hmz)

Wallahu'alam bishawab

 

Sumber:

Ichwan Fauzi, LC. Anak Muslim Bertanya, Islam Menjawab. Edisi Keimanan. Penerbit: Kalam Mulia


Back to Top