#gomuslimGoestoHalalTripTaiwan

Love River, Destinasi Romantis di Jantung Kota Kaohsiung Taiwan

gomuslim.co.id – Kota Kaohsiung, Taiwan ternyata menyimpan banyak destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Salah satu wisata yang unik di kota terbesar kedua setelah Taipei ini adalah Love River atau Sungai Cinta.

Mendengar namanya saja mungkin kamu akan penasaran seperti apa sungai cinta itu. Tempat    yang juga dikenal sebagai Kanal Kaohsiung ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat setempat dan wisatawan.  Penduduk lokal menyebut tempat ini dengan Ai He, sungai yang sangat cantik dan bersih.

Konon, tempat ini dinamakan Sungai Cinta karena suasananya yang terbilang romantis, apalagi jika malam hari. Banyak pasangan baik dari yang muda sampai keluarga memenuhi kawasan ini setiap malamnya.

Sungai yang memiliki panjang sekitar 12 Km ini bermuara di Selat Taiwan. Sungai Cinta membelah Kota Kaohsiung, dari Distrik Renwu hingga berakhir di Pelabuhan Kaohsiung. gomuslim berkesempatan menyusuri destinasi ini atas undangan Taiwan Tourism Bureau beberapa waktu lalu.

Pernah Tidak Terurus

Siapa sangka, tempat menawan di selatan Taiwan ini dulunya terbengkalai karena terkena aliran pembuangan limbah pabrik-pabrik di Kaohsiung. Sungai Cinta pun tak seindah namanya, jadi bau, dan hitam pekat warna airnya.

Pada awalnya, semasa Dinasti Qing (1644-1911), Pulau Formosa masih bagian tak terpisahkan dari China daratan. Sungai Cinta waktu itu masih bernama Sungai Dagaoang tergolong lebar dan alami digunakan untuk irigasi pertanian. Tanah datar di kedua sisinya dimanfaatkan untuk peternakan.

Pada 1908, dibangunlah pelabuhan laut persis di muara sungai. Keadaan ini berlanjut ketika Formosa jatuh di bawah kendali Republik China-Taiwan dengan tokoh legendarisnya: Chiang Kai-Shek.

Seiring perubahan ekonomi Taiwan dari pertanian ke industri, tahun 1960-an, pabrik-pabrik mulai bermunculan di sekitar Kaohsiung. Urbanisasi pun menyertainya. Sejak itu pula Sungai Cinta mulai tercemar berat.

Limbah industri dan limbah domestik mengalir ke badan sungai, menghadirkan pemandangan tak sedap disertai bau sangat menyengat. Pada 1979, sebuah gerakan untuk menormalisasi Sungai Cinta digulirkan oleh pemerintah kota Kaohsiung.

Berkat kerja keras selama beberapa tahun, hasilnya Sungai Cinta sekarang menjadi bersih, terbebas dari limbah dan sampah. Bagian bantaran sungai diperindah dengan taman-taman dan bau limbah yang dulu selalu tercium tidak ada lagi.

Jadi Tempat Wisata Unik

Saat ini, Love River menjadi salah satu pusat wisata di kota Kaohsiung yang banyak dikunjungi setiap harinya. Di sini, pengunjung dapat berjalan-jalan di seputaran taman dan menikmati keindahan Love River.

Selain itu, pada siang hari, pengunjung dapat menghabiskan waktu berkeliling taman dengan bersepeda. Pemerintah Kaohsiung menyediakan taman hijau lengkap dengan jalur sepeda sebagai wisata ruang terbuka untuk penduduknya.

Di sini pengunjung dapat menikmati pemandangan yang menyenangkan dengan sentuhan lembut angin sepoi-sepoi. Ada pula tempat parkir sepeda, shelter untuk duduk-duduk, sampai lampu penerangan.

 

Baca juga:

Dream Mall, Pusat Perbelanjaan Modern Terbesar di Taiwan

 

Di sekitaran Sungai Cinta, terdapat juga kafe-kafe kecil. Pengunjung bisa duduk-duduk santai sambil menikmati pemandangan dengan keluarga ataupun teman. Terdapat banyak kafe dan restoran di sepanjang pinggiran sungai. Tentu saja ditemani musik merdu untuk menghibur suasana hati, bersantai merilekskan tubuh dan jiwa di kota pelabuhan.

Keliling Sungai dengan Perahu Kecil

Selain berjalan, pengunjung juga dapat berkeliling menyusuri bersihnya aliran sungai dengan perahu atau gondola. Pengunjung bisa memilih untuk menggunakan kapal kecil atau dengan feri yang lebih besar.

Paket wisata menyusuri sungai tersedia mulai pukul setengah 5 sore sampai pukul setengah 12 malam. Harganya 200 NTD untuk orang dewasa dan 100 NTD untuk anak-anak. Di perahu ini, pengunjung akan dibawa menyusuri sungai sambil menikmati sisi lain kota Kaohsiung dari atas kapal sambil menikmati alunan musik dan nyanyian syahdu.

Pada malam hari, Love River terlihat semakin indah dengan aneka lampu warna warni yang menghias sekitarnya. Kombinasi gemerlap lampu dari bangunan di kedua sisi sungai menghadirkan suasana yang indah dan romantis. Begitupun dengan gedung-gedung tinggi yang ada di kota, akan terlihat lebih hidup pada malam hari.

Love River seringkali digunakan sebagai tempat untuk berbagai macam atraksi. Setiap tahunnya diadakan festival perahu naga dan festival lampion di sini. Perayaan biasanya dimeriahkan dengan atraksi kembang api dan atraksi lampu laser.

Transportasi ke Sungai Cinta

Lokasi Sungai Cinta tidak jauh dari  The-pier 2 Art Center Kaohsiung. Destinasi ini dapat diakses dari berbagai penjuru kota. Spot terbaik adalah melalui Wufu 4th Road.

Untuk dapat menuju destinasi ini, pengunjung dapat menaiki Orange Line dan turun di Yanchengpu. Ambil jalan keluar menuju Wufu Road dan berjalanlah ke arah timur untuk menuju Love River. (njs)

 

Baca juga:

Bekas Konsulat Inggris di Takao, Begini Pesona Wisata di Atas Bukit Formosa Taiwan

 

 

Komentar

    Tulis Komentar

    Kode Acak

    *Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka


Back to Top