#gomuslimGoestoHalalTripTaiwan

Chiang Kai-shek Memorial Hall, Destinasi Wisata Sejarah Taiwan

gomuslim.co.id – Taipei merupakan kota terbesar di Negara Taiwan. Selain sebagai ibukota, kota Taipei juga menyimpan banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi pelancong. Untuk wisata sejarah misalnya, kita bisa datang ke Chiang Kai-shek Memorial Hall.

Berlokasi di jantung kota Taipei, tempat ini dibangun untuk mengenang mantan Presiden Republik Tiongkok, Chiang Kai-Shek. Chiang Kai-shek Memorial Hall disebut-sebut menjadi landmark kota Taipei yang populer dan banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

Tinggi bangunan utama adalah 70m, gentengnya ditutupi dengan atap yang terbuat dari kaca warna biru, bagian dinding dibangun dengan marmer putih. Di bangunan utama terdapat ruang pameran dan galeri yang besar.

Secara keseluruhan, area ini terbuka luas, ditambah dengan bangunan-bangunan yang megah dan agung, sehingga tempat ini setiap tahun dapat menarik ribuan wisatawan untuk berkunjung.

Monumen ini menempati tanah seluas 250.000 m2 dan dikelilingi oleh taman yang sangat luas. Ide untuk membangun monumen ini dimulai setelah presiden Chiang Kai-shek wafat pada tahun 1975.

Pembangunan dimulai pada bulan Oktober 1976, bertepatan dengan ulang tahun presiden ke-90. Monumen Chiang Kai-shek Memorial Hall resmi dibuka bertepatan dengan peringatan 5 tahun meninggalnya presiden Chiang pada bulan April tahun 1980.

Penggantian Nama

Pada tanggal 19 Mei 2007, nama balai peringatan ini diganti oleh Departemen Pendidikan Republik China menjadi Balai Peringatan Demokrasi Taiwan. Tindakan ini adalah langkah lebih lanjut dari serangkaian usaha pemerintah Chen Shuibian untuk menghilangkan pengaruh Chiang Kai-shek dalam sendi-sendi kehidupan politik dan sosial di Taiwan. Chiang Kai-shek dianggap sebagai lambang pemerintahan otoriter dan diktatorial yang menjadi simbol anti-demokrasi.

Namun pada tanggal 7 Juni 2007, parlemen Republik China mengeluarkan keputusan yang mementahkan kebijakan penggantian nama tadi. Nama balai peringatan ini kemudian dikembalikan menjadi Balai Peringatan Chiang Kai-shek, mengakhiri balai dengan nama baru yang hanya bertahan selama 1 bulan.

Dua Gerbang Pintu Masuk

Ada dua gerbang yang dapat dilalui untuk dapat masuk ke Chiang Kai-shek Memorial Hall. Kedua gerbang berada disisi utara (Xinyi Road) dan selatan (Ai Guo East Road). Bangunan Chiang Kai-shek Memorial Hall dibangun sarat dengan filosofi dan nilai-nilai kebudayaan Tiongkok. Hal itu dapat dilihat dari arsitektur bangunan yang didesain secara matang.

Monumen Memorial Hall dibangun menggunakan batu marmer putih. Atapnya berbentuk segi delapan dan diberi warna biru. Delapan sisi pada atap melambangkan angka 8 yang dalam filosofi Cina merepresentasikan kelimpahan rejeki dan nasib baik. Sementara warna biru pada atap melambangkan  langit yang terang dan berwarna biru.

Halaman di sekitar monumen ditanami dengan bunga berwarna merah. Secara keseluruhan, itu warna biru, putih dan merah mengekspresikan Bendera Nasional dan semangat kebebasan, kesetaraan dan persaudaraan.

 

Baca juga:

Sun Moon Lake, Danau Indah di Tengah Pulau Formosa

 

Di taman ini juga terdapat teater nasional, gedung konser nasional, taman beraksitektur Tiongkok, dan sebagainya. Di luar gerbang, terdapat tiang khas yang menunjukan tanda kebenaran sejati. Arsitektur Balai Peringatan Chiang Kai-shek terinspirasi oleh Tiantan di Beijing. Keempat sisi strukturnya mirip dengan piramida di Mesir.

Ada juga tempat untuk seni internasional pertunjukan seperti Teater Nasional dan Gedung Konser Nasional. Musisi terkenal di dunia (seperti pemain cello hebat Yo Yo Ma dan pemain biola hebat Shao Lian Lin) dan kelompok bermain terkenal pernah manggung di sini.

Di dalam bangunan utama terdapat patung perunggu mantan presiden Chiang Kai-Shek setinggi hampir 10m. Patung presiden terdiam dalam posisi duduk dengan wajah menghadap ke arah Barat. Hal tersebut menggambarkan keinginan terpendam Chiang agar bisa kembali ke Daratan Tiongkok. Namun hal tersebut tidak terlaksana hingga dirinya wafat.

Setiap jam 10.00 dan 16.00 waktu setempat, ada upacara pergantian prajurit penjaga yang menjadi tontonan menarik bagi wisatawan. Dalam upacara tersebut, prajurit-prajurit dengan atraksi senjata dan kerapiannya akan membuat pengungjung terpana.

Di lantai bawah Chiang Kai-shek Memorial Hall terdapat museum yang menampilkan semua hal tentang Chiang Kai-shek mulai dari seragam militer, medali-medali sanpai lukisan-lukisan danmanuskrip yang ditinggalkan.

Chiang Kai-shek Memorial Hall mempunyai taman besar yang biasanya digunakan untuk beraktivitas para turis.  Taman seluas 25 hektar tersebut mengelilingi Monumen Memorial Hall. Terdapat juga dua kolam ikan, Yunhan dan Guanhua Ponds.

Setiap kolam dibuat dengan luas 3000 m2 dalam bentuk yang tidak beraturan. Kolam juga dilengkapi dengan jembatan, gunung dan air terjun buatan yang terpadu dengan indah. 

Di depan gedung memorial, ada sebuah lapangan cukup luas yang didalamnya dihiasi beragam taman bunga. Banyak macam bunga ditanam di sini termasuk bunga sakura yang mekar saat musim semi tiba. Chiang Kai-shek Memorial Hall buka setiap hari pukul 9 pagi sampai 18.00 waktu setempat. Tidak perlu membayar tiket masuk jika ingin berkunjung ke sini.


Lokasi

Untuk menuju ke destinasi ini cukup mudah, kamu cukup Naik Taipei MRT dan berhenti di stasiun "Chiang Kai-Shek.

No. 21, Zhongshan S. Rd., Zhongzheng Dist., Kota Taipei Taiwan, R.OC.  Telepon +886-2-23431100

 

 

 

Baca juga:

Formosan Aboriginal Culture Village, Perpaduan Wisata Alam dan Budaya Khas Taiwan

Komentar

    Tulis Komentar

    Kode Acak

    *Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka


Back to Top