Direktur Risk Management & Compliance Bank Syariah Mandiri Putu Rahwidhiyasa

Perkuat Ekonomi Umat dengan Keuangan Syariah

gomuslim.co.id- Perbankan Syariah di Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Meskipun bank jenis ini masih didominasi kalangan tertentu saja, tapi bank-bank syariah di Indonesia kini juga menjadi tonggak perekonomian bangsa seiring dengan gaya hidup halal dan konsep syariah yang sedang gencar di dunia.

Karena itu, Sumber Daya Manusia (SDM) dalam dunia perbankan syarah kini juga menjadi perhatian khusus. Tak terkecuali juga para siswa dan mahasiswa Indonesia.

Kepada gomuslim, salah satu Direktur Utama Bank Syariah ternama di Indonesia bercerita tentang sepak terjangnya terjun di dunia perbankan syariah. Katanya, fokus terjun di dunia perbankan syariah membuatnya bertemu dengan berbagai kalangan masyarakat.

Adalah Putu Rahwidhiyasa Direktur Risk Management & Compliance Bank Syariah Mandiri (BSM). Jabatan ini, jelas Putu, adalah sebuah jabatan yang menangani banyak hal, di antaranya adalah tentang penetapan risk managemen BSM, kepatuhan terhadap hukum (syariah) yang berlaku, pengembangan SDM, dan legal hukum bank syariah.

“Saat ini saya menangani banyak hal itu untuk mengembangkan BSM. Misal dalam rekrutmen pegawai sampai juga mengurusi legal hukum dan memastikan bahwa BSM tetap di jalur yang benar dalam perbankan syariah, “ jelas Pria kelahiran Jakarta, 13 September 1964 ini.

Lulus sebagai sarjana pertanian di Institut Pertanian Bogor (IPB) justru membawanya pada pengalaman yang beragam. Awalnya, Putu memang terjun di dunia pertanian, sampai akhirnya ditempatkan di banyak jabatan dan peluang menempuh kuliah di luar negeri membuatnya dipertemukan dengan banyak pengalaman.

“Tapi, karena pengalaman karir yang zigzag tersebut, saya jadi paham banyak pekerjaan. Satu hal yang menjadi prinsip saya adalah mencoba hal baru dan melakukannya dengan fokus dan baik, “ kata Putu.

Perkembangan Perbankan Syariah di Indonesia

Ketika ditanya tentang perbankan syariah di Indonesia, Putu menjelaskan bahwa saat ini BSM telah memiliki aset 5 persen dengan market share 10 persen, dan rata-rata nasabah kelas menengah.

“Tapi  untuk perbankan syariah di Indonesia, perkembangan lebih lanjut kami optimis, karena masyarakat muslim Indonesia saat ini  semakin religius dan ini akan terus meningkat sampai puncaknya pada tahun 2020, “ tambah Putu.

Sedangkan, lanjutnya, pasar BSM saat ini bervariasi, mulai dari middle ke bawah dan middle class ke atas. Karena BSM juga menangani pembiyaan mikro untuk UMKM, corporate banking, dan ritel banking.

“Karena itu, kami merasa produk halal dan konsep syariah ini menjadi potensi pasar yang besar. Ke depan, bank syariah dan pemerintah dalam hal ini halal MUI akan bersinergi untuk produk halal. Tidak hanya terkait fisiknya produk tersebut,  tapi juga pembiayaan dan regulasi bank syariah, “ papar ayah tiga anak ini.

BSM Mendukung Muslim Friendly Tourism

Kata Putu, Bank Syariah Mandiri saat ini juga mendukung perkembangan wisata halal Indonesia. Karena katanya dengan perkembangan halal tourism ini, tentu ada banyak sektor yang menjadi bagian dari bank syariah, seperti proses pembangunan infrastruktur, pembiyaan syariah, dan hal lainnya.

“Sampai saat ini, kami terus berkordinasi dengan Dewan Pengawas Syariah (DPS) sebagai pendamping operasional bank syariah. Setiap mengeluarkan produk baru dan jasa harus sesuai dengan konsep syariah yang ada. Jika masih ada yang belum sempurna ke-syariah-annya, kami terus perbaiki dan sempurnakan, “ jelas Putu.

Lebih lanjut, Putu mengatakan bahwa saat ini produk jasa dan pelayanan BSM dinilai nomor satu oleh MRI, dari sisi teknologi juga berprestasi dengan penghargaan brand loyalty termasuk yang terbaik.

“Alhamdulillah, saat ini meski perbankan di Indonesia lukiditasnya cukup ketat, tapi dana BSM naik terus. Hal ini membuktikan bahwa nasabah makin percaya kepda kami bank syariah. Setelah itu, tinggal kami harus menyalurkan dana-dana tersebut untuk pembiyaan yang baik dan sehat, “ kata Master Of Business Administration dari University of Illionis USA ini.

Untuk meluaskan gaung informasi dan edukasi kepada masyarakat, BSM juga melakukan banyak sosialisasi dengan menjadi narasumber di sekolah-sekolah dan universitas-universitas. Dengan begitu, Putu mengatakan BSM membuka peluang banyak para pelajar dan mahasiswa tersebut untuk masuk dan belajar tentang bank syariah.

“Saat ini kami juga bekerja sama dengan beberapa sekolah menengah negeri di Jakarta lewat program SMK perbankan syariah. Dari program ini nantinya akan kami beri peluang untuk magang sampai menjadi pegawai, semacam kaderisasi, “ jelasnya.

Selain itu, ke depan, tambah Putu, Bank Syariah Mandiri akan terus tumbuh dengan terkendali lewat lima produk unggulannya.

“Semoga bank syariah Indonesia semakin baik dan sesama bank syariah bisa memperkuat asosiasi bank syariah untuk tumbuh bersama dalam mengembangkan ekonomi umat yang kuat dan sehat. Karena Maqoshid syariah, yaitu menjaga harta, jiwa, akal, dan ilmu bisa berjalan beriringan, “ harap Putu mengakhiri wawancara pagi itu. (fau)

 Baca juga:

BSM, Bank Halal Bawa Berkah dan Menentramkan