#DakwahWithStyle

Cari Tahu Tentang Wakaf Bersama CEO Badan Wakaf Al-Qur’an

gomuslim.co.id – Sahabat gomuslim, tahukah kamu apa itu wakaf? Berbeda dari Zakat dan Sedekah, wakaf itu hukumnya sunnah. Simak cerita tentang wakaf bersama CEO Badan Wakaf Al-Qur’an Ustadz Heru Binawan.

Badan wakaf Al Quran (BWA) merupakan lembaga filan tropi islam yang fokus kepada wakaf. Lembaga filantropi Islam ini sebenernya banyak tapi semua metodenya zakat. Kalau BWA berupa wakaf, yaitu lembaga filantropi yang bergerak di bidang sosial dan fokusnya kepada aktivitas wakaf.

“Zakat itu hukumnya wajib, siapa saja yang masuk muzaki, dia wajib mengeluarkan zakat. Wakaf itu hukumnya sunnah sama seperti sedekah. Keistimewaan wakaf itu adalah pahalanya akan mengalir terus walaupun si muzaki ini meninggal dunia. Jadi wakafnya tetap mengalir terus. Kenapa? Karena manfaatnya masih dinikmati oleh orang banyak. Kita sering menyebutkan sedekah jariah, para ulama hadist mengatakan, sedekah jariah itu sama dengan wakaf,” jelas CEO Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) Ustadz Heru Binawan.

Selain itu, kata Ustadz Heru Binawan mengatakan tujuan awal dan visi misi dakwah terbentuknya BWA adalah sebuah lembaga filantropi Islam yang mempunyai visi ingin menjadi lembaga wakaf yang profesional, shingga bisa membantu masyarakat dengan wakaf sesuai syariah. Visi kedua adalah bwa ingin menjadikan wakaf sebagai gaya hidup muslim, sebagaimana muslim terdahulu dimana kalau mendapatkan rizki, yang difikirkan pertama adalah “saya mau wakaf apa?”.

“Kalau sekarang, banyak diantara kita kalau mendapatkan gaji itu, pasti bingung mau  sedekah ke apa, akhirnya traktir temen. Kalau naik jabatan supervisor, dana lebih dibelikan handphone baru, kalau naik menager, pasti ga mau naik motor, akhirnya beli mobil, betul ga ? sebagian besar banyak yang seperti itu. Gaya hidup sekarang itu, saat ada tambahan rezeki, pasti digunakan untuk yang konsumtif. Nah BWA ingin, masyarakat yang memiliki tambahan rizki, mereka berfikir saya wakaf apa bukan mau beli apa. Nah sekarang itulah strategi kita,” jelas Ustadz Heru.

Program Wakaf yang Beragam

Tak seperti namanya, Badan Wakaf ini tidak hanya tentang menyumbangkan Alquran, tapi juga program-program lain, seperti sarana air bersih, kemudian kita jugapuna wakaf pembangkit listrik, dan wakaf produktif; kapal dakwah dan motor dakwah.

Terkait program kapal dakwah, kata Ustadz Heru, BWA sudah berhasil menghimpun tiga  kapal dakwah, pertama Papua, NTT, dan satu lagi untuk indonesia bagian barat.

“Kita bangun kapal untuk mendukung aktifitas dakwah, salah satunya adlaah mendistribusikan al quran. Awalnya alquran, tapi sekarang kami masuk ke berbagai bidang bantuan dakwah,” katanya.

Terkait sumber dana wakaf betul dari muslim, untuk non muslim belum tentu paham apa itu wakaf, jadi agak sulit meyakinkan mereka.

“Tapi pemetik wakaf itu untuk siapa saja, tidak harus muslim, non muslim juga bisa menikmati. Kita kan lembaga kemanusiaan. Contohnya air. Suatu kelompok masyarakat, didalamnya pasti ada muslim dan non muslim, sedangkan mereka di suatu tempat tersebut sama sama tidak merasakan air bersih. Nah kita bangun air bersih untuk semuanya,” paparnya.

Project 2019

Terkait project 2019, BWA mempunya program #2019SejutaAlquran Bangkitkan Indonesia. Menurut Ustadz Heru, program ini adalah target selama 2019 untuk menghimpun dana dan menyalurkan sejuta Alquran ke seluruh Indonesia.

“Kenapa kami membuat target sejuta qur’an dalam setahun.  Karena bwa selama 11 tahun berkiprah, kita sudah mendistribusikan sekitar 450 ribu qur’an. Dan kebutuhan masyarakat akan alquran itu, berada di atas itu. Kita kejar 2019 untuk bisa kirimkan sejuta Qur’an,” tambah Ustadz Heru.

Untuk sahabat gomuslim yang ingin ikut berdonasi ke BWA ini bisa langsung ke website www.wakafquran.org. dalam website tersebut bisa langsung dipilih program mana yang ingin diikuti beserta penjelasan program dan update terkini kondisi di daerah tersebut.

“Zakat kan setahun sekali, di jamannya sahabat, para sahabat lebih banyak berwakaf karena itu dapat dilakukan setiap waktu. Kepada generasi millenial sekarang, bertambah usia itu pasti, tapi menjadi orang yang bijaksana itu adalah pilihan. Jadilah orang yang peduli dengan sesama. Dengan program wakaf ini, kita bisa jadi orang yang peduli dengan kebutuhan saudara kita diluar sana,” pesan Ustadz Heru. (fau/hmz/foto: gomuslim)

 


Back to Top