Hidayah Datang dari Content Creator

gomuslim.co.id - Bukan maksud mengelak, hanya saja aku malas berpikir terlalu dalam. Terlebih pada quotes yang aku lebih suka sebut itu hanyalah kalimat berima yang unik sebagai penghias dinding café. Salah satunya, adalah “Hidup yang kau keluhkan, bisa jadi adalah hidup yang sangat diinginkan orang lain” quotes ini paling sering aku baca, satu alasannya adalah karena Nabil, sahabatku menjadikan quotes itu sebagai display picture WA nya. Huft.

Kata orang aku memang kaku, walau ku akui quotes semacam itu terkadang memang ada benarnya. Yang jadi masalah bagiku adalah, Lantas? Kenapa?

Hidayah Datang

Namun ternyata hidayah memang selalu tak terduga datangnya. Hatiku yang keras, kaku dan cenderung intoleran ini akhirnya luluh juga. Aku yang tidak hobi menonton film, suatu hari dipertemukan dengan keadaan harus menonton film, film jadul lagi, Laskar Pelangi.

Beberapa tahun yang lalu, nyaris 90 persen orang di sekitarku membicarakan film ini. Original soundtracknya yang dinyanyikan oleh Nidji juga sukses menuai pujian. Aku? Boleh dibilang 10 persen orang yang tak membicarakannya, bukan karena memilih diam walau memuji. Tapi justru karena aku tak ikut menonton.

Hingga akhirnya, kini film jadul ini yang membawaku pada sebuah kesadaran yang tak pernah aku sadari aku tersindir hingga sadar. Walau tak ada sedikitpun konten yang memuat sindiran bagi siapapun, tapi hatiku diam-diam mendung dan mendadak gerimis.

Sebagaimanapun orang menasehatiku, aku tak pernah benar-benar meresapi tapi entah mengapa kali ini. Aku merasa bodoh begitu tidak peka, begitu tidak mengerti betapa ketimpangan sosial itu benar adanya, dirasa oleh banyak orang yang kurang beruntung di dunia, (meski bisa saja mereka tetap bahagia)

Karena Manusia, Makhluk yang Aneh

Hati manusia memang terkadang aneh dan tidak bisa diprediksi. Aku begitu mudah terbawa haru kala adegan Ikal dan teman-temannya harus belajar di ruangan yang tak layak disebut kelas bagiku. padahal selama ini, aku kerap menyangkal dengan segala rasionalisasi bahwa ketimpangan selalu terjadi karena orang yang malas, tak mau berubah dan salah mereka sendiri. Aku tak peduli, tak berempati.

Ya, hati memang terkadang lebih dari aneh, hanya saja aku mengerti satu lagi. Keanehan hati-hati dalam diri manusia membuat orang baik harus selalu berbuat dan semangat nasehat-menasehati, baik melalui film, lagu, iklan, video, tulisan, quotes dalam design grafis, apapun. Karena kita tak pernah tau pada hal apa, hati manusia menjadi tersentuh dan menjadi jalan kesadaran bagi hati yang lain. (nvi/foto: liputan6)

Terimakasih pada para pencipta konten!

 

Disclaimer: Diangkat dari kisah nyata dengan sedikit perubahan


Back to Top