Karena Roti Bakar Dajal, Aku Berhijrah

gomuslim.co.id – Hijrah bisa dikatakan sebagai langkah kita untuk meninggalkan apa yang dibenci Allah menuju apa yang dicintai-Nya. Seperti sabda Rasulullah SAW:

Seorang muslim ialah orang yang kaum muslimin lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya. Dan seorang muhajir (orang yang berhijrah) adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah. (HR. Bukhori dan Muslim).

Hal demikian yang dilakukan oleh Wendi Suwandana mantan karyawan hotel yang berhijrah karena seringnya melihat kemudharatan yang terjadi saat dirinya masih bekerja disana. Pada tahun 2011, ia memutuskan untuk berhijrah pekerjaan menjadi pengusaha.

Wendi Suwandana ex pemilik Kuliner Roti Bakar Dajal yang Sukses


“Saat aku mulai belajar arti Islam, disitulah aku mulai melihat banyak kemudharatan di hotel. Rasa ingin keluar tapi belum mendapatkan pengganti pekerjaan lain. Tidak berdiam diri, aku sharing dengan guru dan rekan majelis ilmuku. Kemudian, mereka menceritakan kisah dijaman Rasulullah bahwa saat itu hanya ada berniaga dalam mencari nafkah. Dan saat itulah aku nekat lillahi ta’ala untuk meninggalkan pekerjaanku,” cerita Wendi.

Tepat pada tahun 2011, saat dirinya memutuskan keluar dari pekerjaannya sebagai karyawan hotel yang sudah menjamin hidupnya dengan gaji bulanan, akhirnya ia putuskan untuk berbisnis kuliner.

Yaa.. Roti Bakar Dajal. Warga Harapan Jaya, Bekasi Utara  dan sekitarnya sangat mengenal kuliner dengan nama yang menyeramkan ini.

Wendi menceritakan, nama  Dajal ia ambil dari singkatan ‘Dari Jalanan’. Siapa sangka, awal dirinya membuka Rotbak Dajal ini, Omset yang ia dapat dalam sehari mencapai Rp. 1 Juta. Wow.. Amazing..

Kata Wendi, selama perjalanan bisnisnya tersebut, apa yang ingin dia miliki, semua dapat dipenuhi. Bahkan, katanya, Kesombonganpun menjadi timbul didalam dirinya saat meraih kesuksesan. Semakin juga kepercayaaan dirinya dengan menggeluti bisnis yang sedang di jalaninya.

“Kesuksesan Roti Bakar Dajal ini malah membuat aku jadi jauh dengan Allah. Saat banyak pelanggan dan Allah panggil aku melalui alunan merdu Adzan, justru aku lebih memilih untuk meninggalkan Shalat karena banyaknya pelanggan ini, Allahhu Robbi, ampuni aku ya Allah,’ sesalnya Wendi kala itu.

Dua tahun berjalan, di titik kesuksesan Rotbak Dajal miliknya, justru membuat Wendi gelisah dan tidak adanya ketenangan hati. Katanya, hidup seperti itu saja, tidak adanya keberkahan

“Mulai saat itulah Allah tegor aku melalui perantara orang terdekatku. Banyak yang tegor aku tentang nama pada Roti Bakar-ku salah satunya ustadku saat berkunjung, katanya ‘Kalau mau sesuatu jangan pakai nama yang dibenci sama Allah’ ustadku berbicara kepadaku. Selain itu, banyak yang tanyakan ke aku kenapa sudah jarang duduk di majelis ilmu. Dan aku pun mulai tersadar bahwa aku sering meninggalkan Shalatku. Dengan ketidak tenangan hatiku ini, Pintaku ke Allah ‘Tetapkan Iman Hamba dijalanmu yaa Allah’ hanya itulah inginku,” doanya

Kemudian, ia mulai tersadar bahwa awal dirinya keluar dari Hotel karena banyaknya mudharat di dalamnya, “Akan tetapi bisnis Rotbak Dajal ini justru jauh lebih banyaknya kemudharatan,” ucapnya saat berfikir.

Tepat tiga tahun, pada 2014, Wendi memutuskan untuk menutup total bisnis kuliner Rotbak Dajal yang dimilikinya saat di puncak kesuksesannya.

“Yaa, aku harus menutupnya secara total bukan hanya mengganti namanya. Aku mau mengulang dari awal, dan pintaku ke Allah untuk diberikan ketenangan hati dan dikuatkan iman dalam beribadah kepada Allah” katanya.

Setelah Rotbak miliknya di tutup, beberapa usaha kembali dicoba oleh Wendi, seperti ‘Mie Ayam Ga Jelas’ dan juga ‘Kounter Pulsa’, akan tetapi bisnisnya itu tidak berjalan dengan lancar. Bahkan, Putus asa, malas, dan semangat ibadah menjadi hilang yang mulai dirasakan oleh Wendi.

Nasihat penuh nasihat dari orang-orang yang mencintainya-lah yang membuat dirinya kembali bangkit.

“Allahu Akbar, kembali semangat ibadahku. Saat itulah aku Taubatan Nasyuha. Dan saat ituah aku ingin kembali membangun bisnis kuliner tapi yang dekat dengan masjid, agar ingat terus kepada Allah dan Shalat tepat waktu,”

Singkat cerita, Hidayah yang sesungguhnya datang, rizkipun bertambah dari segala arah, hingga akhirnya Wendi membangun sebuah kedai kuliner dengan tempat yang sangat besar dan beberapa jenis kuliner ia jual, bahkan jauh lebih mendapatkan dari apa yang pernah didapatinya di Rotibakar Dajal, bahkan ketenangan hati ia dapatkan saat menjalani bisnis kuliner berkahnya saat ini.

Roti Bakar Dajal kini berubah menjadi Roti Bakar Ahlan


“Bisnis kali ini, saat adzan berkumandang, aku tinggalkan bisnisku, aku menghadap sang Illahi Robbi, bahkan, untuk terus mengingatkan aku kepada Allah, Murottal dan Ceramah aku perdengarkan dengan keras saat aku buka usahaku. Saat aku lakukan itu, bukan perginya pelangganku, akan tetapi semakin bertambah banyak yang datang dan menikmati kuliner milikku. Disitulah Allah tunjukan kepadaku bahwa dekati Allah-Nya maka semua akan didapatkan, bahkan keberkahan menghampiriku,” tambah ceritanya.

“Bahkan, kesombongan, keangkuhan itu hilang dan lebih kepada rasa bersyukur yang aku hadapi saat ini. Alhamdulillah,” terangnya.

Saat ini Kedai YKS miliknya, memiliki usaha Roti Bakar Ahlan, Nasi Uduk Hijrah, Pempek Cek Lia, Dimsum YKS, Bubur Ayam Cakwe, Ayam Gepeng Zaid Saffah, Yks Herbal seperti Madu, Sabun Cuci RMG Klin, serta RMG Parfum, selain itu juga sebagai distributor Air Minum Kemasan Syariah Ufia Water. YKS Corner juga memiliki tenant dari Ramen Sushi Emperan dan Daeng Asseng Makanan Khas Makassar.

Setelah Hijrah Total, Taubatan Nasyuha. Bisnis Kuliner Wendi Semakin Jauh Lebih Sukses. Kedai kulinernya di beri nama YKS Corner Food & Beverage di Wisma YKS


Kutipan “Saat seseorang meninggalkan Shalat, Puasa, Membaca Al Qur’an tapi Allah memberikan kesuksesan untuknya, justru Allah sedang memberikan kenikmatan Dunia untuknya tapi telah disiapkan Api Neraka baginya di Akhirat, bahkan diberikan kegelisahan hati kepadanya dan dibuatnya rasa ketakutan untuk meninggalkan Dunia”.

“Beda hal jika kesuksesan yang didapatkan seseorang tetap pada ketaatan kepada Illahi Robbi Allah SWT. Tidak hanya kesuksesan Dunia yang ia miliki tapi juga Kesuksesan Akhirat yang di dapatkan”. Wallahualam Bissawab.

YKS Corner Food And Bavarage. Kedai Kuliner, Wisma YKS berada di jalan Tambora RT.09 RW.011. Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara Kota Bekasi. (dibelakang SMA 4 Bekasi).  (hmz)

Komentar

  • Yusuf Arifin

    6 April 2019

    Subhanallah...

    Semoga membawa berkah bagi keluarga, umat, dan bangsa ya akhi... Aamiin.


    Reply






















  • Ilham

    4 April 2019

    Barakallah

    Jazakallah Khair, menuntun ana dalam kegalauan ketakutan akan dunia. ternyata saat kita dekati ALLAH-Nya maka apapun yang diinginkan bisa di raihnya dengan ketenangan dan keberkahan.


    Reply






















  • WANDI

    1 April 2019

    MUBAROK

    Saya sangat suka membaca artikel ini, sukses terus go muslim


    Reply






















  • Maming

    1 April 2019

    Tetap Istiqomah akhi

    Semoga berkah dan tetap istiqamah akhi Wendi... Semoga menjadi inspirasi bagi semua. Kejar akhirat, ini shaa Allah dunia pasti mengikuti. 😊 🙏


    Reply






















  • Tulis Komentar

    Kode Acak

    *Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka


    Back to Top