Sembuh dari Diabetes, Begini Cerita Hikmah Seorang Ibu yang Rutin Puasa Sunnah Senin-Kamis

gomuslim.co.id - Senin dan kamis merupakan dua nama hari dalam kalender Hijriyah dan Masehi. Namun hari itu memiliki keistimewaan tersendiri, karena pada hari itu Rasulullah Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk melaksanakan puasa sunnah pada hari-hari itu. Puasa Senin dan Kamis adalah puasa yang paling sering dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana sabda Rasulullah dari Abu Hurairah,

" Bahwasanya Rasulullah SAW adalah orang yang paling banyak berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Ketika ditanya tentang alasannya, Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya segala amal perbuatan dipersembahkan pada hari Senin dan Kamis, maka Allah akan mengampuni dosa setiap orang muslim atau setiap orang mukmin, kecuali dua orang yang bermusuhan. Maka Allah berfirman, "Tangguhkan keduanya. (HR. Ahmad).

Mengapa Nabi Muhammad SAW menganjurkan kita mesti puasa sunnah pada tiap hari Senin dan Kamis? Dalam sebuah hadits yang disampaikan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda:

Segala amal perbuatan manusia pada hari Senin dan Kamis akan diperiksa oleh malaikat, karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa aku dalam kondisi berpuasa.” (HR. Tirmidzi).

Sebagai amalan sunnah, tentu saja puasa senin kamis ini memiliki posisi yang penting di mata Allah SWT. Allah akan memberikan pahala puasa secara langsung kepada yang mengerjakannya. Amal kebaikan yang dilakukan oleh orang yang berpuasa akan dilipatgandakan menjadi 10 kali lipat.

Hal ini sudah dijanjikan oleh Allah SWT dalam sebuah hadits Qudsi-Nya:

"Puasa itu milik-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Dan kebaikan itu akan dilipatgandakan sebanyak 10 kali lipat."(HR. Bukhari dan Abu Daud).

Hal tersebut dirasakan oleh Ibu Donna. Dirinya mengaku terkena penyakit gula karena kualitas makannya yang tidak terkontrol dan tidak dapat dikondisikan, kemudian dirinya semat sakit-sakitan dan dokter memfonis dirinya terkena sakit gula atau diabetes.

Hal tersebut membuatnya down karena banyak pantanganan makanan yang ia konsumsi. Wajah lemah lesunya memperlihatkan bahwa ia sedang sakit. Keluar Masuk rumah sakit ia rasakan, mulai dari obat A hingga Z pun ia pernah nikmati, tapi sakitnya tidak kunjung hilang.

Ibu Donna juga sebagai seorang majelis Talim ibu-ibu dikompleknya. Saat kondisinya drop, ia  sudah jarang mengikuti kajian yang rutin dilakukan pada setiap kami situ. Kemudian, ustad dan rekan majelis talimnya mengunjungi Ibu Donna untuk memberikan support.

Shaum Senin-Kamis adalah saran yang diberikan oleh sang ustad agar Bu Donna kembali pulih. Saran dan nasehat sang ustad-pun dilaksanakan Ibu Donna. Berjalan 3 tahun sudah Shaum senin-kamis yang tidak pernah terlewatkan oleh Ibu Donna.

Hingga kini, sakit diabetes yang di vonis dokter, tidak lagi kambuh. Ibu Donna-pun merasakan badannya sudah membaik dan merasa jauh lebih segar. Ibu Donna menyatakan, tidak ada lagi zak kimia yang ada di dalam obat, yang ia konsumsi lagi.

Kini ibu Donna, sudah dapat mengatur porsi makanan yang dikonsumsinya. Hidupnya juga jauh lebih membaik. Rasa malas dan seringnya berolah raga, juga membuat dirinya jauh lebih segar.

Sahabat, Kata puasa dalam hadits di atas mengandung makna secara umum, maksudnya adalah puasa sunnah maupun wajib, termasuk puasa senin kamis ini. Inilah puasa yang disyariatkan oleh Rasululah SAW untuk menjaga keimanan dan ketakwaan seseorang. (hmz/gomuslim)

 

Wallahu a'lam bissawab


Back to Top