Berkat Tabungan dari Pekerjaan Tukang Pijat, Begini Cerita Penyandang Tunanetra Dapat Berkurban Seekor Domba

gomuslim.co.id – Qurban dalam bahasa Arab secara harfiah memiliki arti hewan sembelihan. Ibadah qurban (kurban) adalah ibadah menyembelih hewan ternak yang merupakan salah satu bagian dari syiar Islam yang disyariatkan dalam Al Quran.

Beberapa pendapat ulama menjelaskan bahwa kurban ini termasuk ibadah sunah dan ada juga yang wajib. Ibadah kurban menurut Al Quran dan Hadis berikut ini,

“Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).” (QS. Al Kautsar: 2).

Selain itu, di ayat lain:

“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),” (QS. Al Hajj: 34).

Ayat tersebut membuat Agus Afendi warga Tanjung Priok kelahiran 1972 ini, berkurban. Agus Afendi adalah seorang penyandang disabilitas Tuna Netra yang bekerja sebagai Tukang Pijat, tapi tekat dan niatnya yang kuat, membuat dirinya mampu berkurban seekor Domba pada momen Idul Adha 1440 Hijriah.

“Tujuan saya berkurban adalah meniatkan karena ibadah, berbagi untuk sesama dan melakukannya ikhlas atas Allah ta’ala,” cerita agus kepada gomuslim.co.id.

Agus sapaan akrabnya mengatakan, dirinya meniatkan berkurban sejak idul adha tahun lalu. Pada saat itu, ia berfikir keras bagaimana caranya dapat menabung dan berkurban.

“Pada momen Idul Adha tahun lalu, ingin sekali saya berkurban. Saya sudah niatkan harus berkurban tahun ini. Alhamdulillah Allah berikan kelancaran niat baik saya,” ujarnya.

Agus bertekat mengumpulkan uang dengan cara ikut arisan tetangga. Menurutnya, cara tersebut paling ampuh untuk dapat menabung. Agus mengikuti arisan sudah satu tahun lamanya. Dan nama dirinya keluar tepat pada momen Idul Adha 1440 Hijriah.

“Allahu Akbar, niatku di ijabah Allah. Dana arisan cair di sebulan sebelum lebaran,” katanya.

Agus ikut arisan dengan nominal 100.000 rupiah perbulannya. Dalam arisan tersebut terdapat 15 orang, dan agus mendapatkan 1.500.000 pada arisan tersebut. Katanya, arisan tersebut selesai pada bulan ini.

“Dapatnya sih 1.500.000 dari arisan. Saya sudah hitung kebutuhan membeli hewan kurban. Maka dari itu, setiap habis mendapatkan pasien untuk pijat, saya kumpulkan lagi sedikit demi sedikit hingga targetnya dalam sebulan dapat mengumpulkan lagi 100.000, jika di hitung satu tahun terkumpul 1.000.000 rupiah. Jadi total uang terkumpul untuk hewan kurban adalah 2.500.000 rupiah,” ungkap Agus.

“Pasien sih kadang ada kadang kosong. Tapi saya yakin ko’, akan ada jalan untuk berkurban. Pasien Pijat sekali pijat seluruh tubuh, untuk di tempat Rp. 50.000,- dan untuk panggilan Rp. 60.000,-. Alhamdulillah jalannya lancar,” sambung dari ceritanya.

Saat disinggung terkait kebutuhan hidupnya untuk membeli perlengkapan lainnya, agus ungkapkan, dirinya sudah cukup dengan kondisi yang ada.

“Saya berfikir dari pada beli barang, mending berkurban saja. Barang apa lagi yang mau di beli, kalau mengikuti hawa nafsu, nggak akan ada habisnya. Kalau berkurban, insya Allah nilainya akan naik di sisi Allah SWT,” kata Agus.                                                                                                    

Agus membeli seekor Domba besar pada Idul Adha 1440 Hijriah. Domba tersebut diserahkan kepada yayasan Al Istiqomah di Pekayon, Bekasi.

Sahabat, kisah Agus Afendi menjadi kisah inspiratif untuk kita semua, karena berkurban bukanlah hal mudah. Banyak dari kita yang mampu membeli seekor hewan Kurban, tapi sulit melaksanakannya. Kisah Agus ini menjadi cerminan bagi kita bahwa setiap manusia yang memiliki niat untuk berkurban dan ikhlas karena Ridho Allah Ta’ala, Insya Allah, akan ada kemudahan yang Allah berikan dalam perjalanannya. (hmz/gomuslim)

 

 

Lokasi Usaha: Panti Pijat Tuna Netra Bhakti Husada, Agus Afendi, di Jalan Bakti Raya No.12 RT. 05 RW. 011, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta. 14320.

Nomer Telp, 0823-1136-0399 atau (wa) 0877-7562-2878


Back to Top