Istiqomah Berhijab, Lulu El Hasbu: Alhamdulillah Rejeki Ngalir Aja

gomuslim.co.id – Dibesarkan di lingkungan yang religius, tak membuat Lulu El Hasbu memutuskan untuk konsisten berhijab. Bahkan, wanita bernama lengkap Lutfiah Hasbu Marzuki ini hanya mengenakan jilbab untuk keperluan sekolah madrasah dan melepasnya dalam aktivitas keseharian.

“Kalau pakai hijab, sebenarnya udah dari kecil disuruh pakai hijab. Sekolahku juga bukan sekolah umum, jadi sekolahnya madrasah, bahkan pernah mondok 3 tahun. Jadi hijab memang udah familiar sekali di keluarga. Tapi memang baru sekadar formalitas di sekolah, kesehariannya engga,” jelasnya saat ditemui gomuslim di kawasan Ancol, Kamis, (19/10/2019).

Hingga kemudian, di awal tahun 2000 ia sempat mencoba dunia modelling tanpa hijab. Qadarullah, tak sampai satu tahun ia memutuskan keluar karena tak nyaman.

 

Kembali ke Dunia Modelling dengan Berhijab

Setelah memutuskan berhenti, Lulu mengatakan keinginannya untuk masuk ke dunia modelling tak lagi terbentung. Ia memutuskan untuk masuk dunia modelling meski sudah berhijab.

“Waktu itu tahun 2002 pulang umroh ya, aku udah memutuskan konsisten berhijab. Dan kembali lagi ke dunia modelling dalam kondisi berhijab. Awalnya karena mulai ada majalah muslimah,” tutur wanita kelahiran 27 November 1983 ini.

 

 

Lulu mengaku, saat itu selalu ada keluarga yang selalu menyemangati. “Bilangnya kalau pakai hijab akan terlihat unik sendiri, justru kalau buka hijab malah sama aja (dengan yang lain, red),” jelasnya.

Uniknya, kata Lulu, dalam formulir selalu ada persyaratan istiqomah berjilbab untuk pendaftar. “Maksudnya nggak pas daftar jadi model aja berhijab. Tapi dicari yang benar-benar pakai hijab di keseharian. Tapi ternyata prakteknya nggak semua berhijab, dan karena belum marak hijabers, saya kayaknya sendirian deh yang berhijab,” tambahnya.

Wanita alumni jurusan Komunikasi Universitas Mustopo ini menyadari hijab membawa berkah tersendiri baginya. “Alhamdulillah rejeki, Allah udah atur. Itu kerjaan, alhamdulillah ngalir aja. Misalnya ada desainer yang koleksinya ada untuk berjilbabnya pasti langsung cari Lulu Jilbab, dulu sampai disebut Lulu Jilbab, Lulu Jilbab, karena mungkin ada Lulu yang lain yang gak pake hijab,” ujarnya.

 

 

Punya Clothing Line Hingga Agency Model

Lulu juga sempat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Departemen Agama di tahun 2004 membuatnya tersadar betapa Lulu mencintai dunia fesyen.

“Jadi aku kan PNS di tahun 2004. Terus ngerasa ternyata dunianya beda antara PNS dan modelling. Kalau PNS di kantor, belakang meja, cenderung monoton. Sedangkan, kalau modelling bisa ketemu orang baru setiap harinya. Sesuatu yang berbeda, sampai akhirnya aku sadar aku udah terlalu cinta di bidang fesyen dan modelling,” tuturnya

Namun, Lulu juga menyadari bahwa tak selamanya terus berada di panggung. Ia harus menyiapkan diri untuk menjadi orang yang berada di belakang layar. Pengalamannya menjadi satu-satunya model berhijab membuatnya bertekad untuk memiliki agency model muslimah.

“Aku kan punya cita-cita pengen ngumpulin muslimah-muslimah berbakat dan cantik-cantik dan punya potensi model muslimah, bikinlah aku agency model berhijab, Azzaura Model,” jelasnya.

 

 

“Bagi saya model adalah bagian terpenting dari industri fesyen itu sendiri. Sama-sama model hanya berbeda di busana yang dibawakan, yakni busana muslim,” sambungnya.

Ia mendirikan Azzaura Model bersama sahabat-sahabatnya yakni Ashfi Qamara, Lydia Septiani, Dian Ayu, dan Firda Khalisa di tahun 2010.

“Hingga 2014 saya memberanikan diri untuk resign dari Departemen Agama dan fokus juga buat clothing line juga, Elhasbu,” tuturnya.

Selain berbisnis di industri fesyen, kini Lulu juga disibukkan dengan berbagai aktivitas komunitas. Seperti Kafilah Sholihin, komunitas pengajian yang ia inisiasi bersama beberapa sahabatnya. (nov/gomuslim)

 

 

Baca juga:

Begini Cerita Sukses Lulu Elhasbu Jadi Hijaber Berprestasi dengan Beragam Profesi


Back to Top