#AlqurandanSains (13)

Alquran Sebut Pemberian ASI untuk Bayi Selama Dua Tahun

gomuslim.co.id- Ada banyak hal penting bagi kehidupan manusia sudah termaktub dalam kitab suci Alquran. Salah satunya adalah tentang Air Susu Ibu (ASI), nutrisi paling penting bagi pertumbuhan bayi di masa emas (golden age). Secara tegas, Alquran menyebutkan bahwa lama menyusui bayi adalah dua tahun.

Kandungan dan Manfaat ASI

ASI merupakan zat yang dapat meningkatkan kekebalan tubuhnya terhadap penyakit. Bahkan makanan bayi yang dibuat dengan teknologi masa kini tak mampu menggantikan sumber makanan yang menakjubkan ini.

Ada banyak manfaat ASI bagi bayi. Salah satu fakta yang ditemukan ilmu pengetahuan tentang air susu ibu adalah bahwa menyusui bayi selama dua tahun setelah kelahiran sungguh amat bermanfaat.

Menurut penelitian para Dokter sekarang ini bahwa ASI adalah makanan terbaik bagi bayi, bahkan bagi bayi yang lahir premature. Dan Kolostrum (ASI yang keluar di awal-awal setelah melahirkan, berwarna kekuning-kuningan) menurut beberapa literatur merupakan “imunisasi alami” bagi bayi atau sebagai obat yang mengandung zat kekebalan yang sangat berguna bagi bayi, karena dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi dan alergi.

Menyusui adalah cara alamiah yang direkomendasikan untuk diberikan kepada semua bayi. Dan ASI merupakan makanan dan minuman yang terbaik untuk bayi usia 0-6 bulan (secara eksklusif atau hanya ASI saja) dan dilanjutkan sampai bayi berusia 2 tahun dengan makanan pendamping ASI.

ASI mengandung berbagai macam nutrisi seperti vitamin, mineral, zat besi, protein, zat anti bodi yang kesemuanya sudah dalam kadar dan tingkat yang seimbang. ASI bagi bayi mudah dicerna dalam sistem pencernaan bayi yang belum sempurna dan sangat jarang dan bahkan tidak menimbulkan gangguan atau masalah kesehatan pada sistem pencernaan.

Menyusui bayi atau anak juga akan dapat memberikan keuntungan secara psikologis pada bayi sehingga dapat mendekatkan hubungan antara ibu dengan anaknya. Di samping itu, manfaat lain dari ASI pada bayi adalah dapat meningkatkan kecerdasan anak.

Hasil penelitian kesehatan menunjukkan bahwa pada bayi yang diberi ASI di usia 18 bulan mempunyai Intelegent quotient atau IQ (angka yang menunjukkan tingkat kecerdasan pada seseorang) 4,3 poin lebih tinggi, pada usia 3 tahun mempunyai IQ 4-6 poin lebih tinggi, pada usia 8,5 tahun mempunyai IQ 8,3 point lebih tinggi apabila dibandingkan dengan anak atau bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif.

Berdasarkan dari fakta-fakta di atas, dari sumber al-Qur’an, kisah dari Nabi Muhammad saw. dan juga dari hasil penelitian kesehatan maka menyusui bayi adalah sangat dianjurkan, merupakan kewajiban ibu serta hak bagi anak untuk ASI eksklusif dan sebaiknya menyempurnakannya hingga dua tahun.

Hal ini karena ASI eksklusif sangat penting bagi pertumbuhan, perkembangan anak serta efek psikologis bagi keduanya. Islam begitu sempurna dan salah satu ajarannya adalah memberikan yang terbaik kepada anak, mencintai mereka, menjaga dan merawat mereka sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat dan unggul.

Para ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh. Yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan, dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf, seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya.

Pandangan Para Pakar dan Ulama

Para ahli menyebutkan saat lahir ke dunia, seorang bayi telah memiliki otak yang berkapasitas 100 miliar sel otak (neuron) dengan koneksi-koneksi awal. Artinya, jumlah neuron di dalam otak si kecil 6 kali lebih banyak daripada jumlah penduduk bumi. Bahkan, lebih banyak daripada jumlah bintang di Galaksi Bima Sakti.

Akan tetapi, otak bayi dengan potensi sedahsyat ini bukanlah “barang jadi”, ia “belum   matang” karena belum terhubung dalam jaringan, antarsatu dengan yang lainnya. Ia membutuhkan sentuhan agar bisa berkembang secara optimal.

Otak bayi masih berupa produk mentah yang belum selesai. Otak neonatal (otak pada usia empat minggu pertama) hanyalah sebuah lukisan berbentuk sketsa cetak biru yang sama sekali belum sempurna. Tangan-tangan lingkunganlah yang akan menyelesaikan atau membengkalaikannya.

ASI diproduksi dalam alveoli. Air susu tersebut dapat mengalir masuk ke dalam duktul berkat kerja otot-otot halus yang mengelilingi alveoli. Dari duktul, air susu kemudian mengalir ke saluran air susu yang lebih besar dan selanjutnya masuk ke dalam jaringan penyimpanan air susu yang terletak tepat di bawah areola. Jaringan ini berfungsi seperti bak penampung air susu sementara, sampai tiba saatnya bayi menghisapnya melalui celah pada puting susu.

Menurut pendapat Abd-Alda’em Al-Kheel, banyak studi yang dilakukan di 30 negara menunjukkan ibu yang menyusui bayinya kurang terkena kanker payudara. Rahim melebar 20 kali selama kehamilan dan melahirkan. Penelitian menunjukkan menyusui bermanfaat untuk membantu rahim kembali ke ukuran normal.

Sebaliknya, ibu yang tidak menyusui bayinya ukuran rahimnya tetap lebih dari batas normal. Selain itu, menyusui juga melindungi dari kanker rahim. Penyusuan alami membantu ibu untuk mengurangi berat badannya dan melindungi dirinya dari kegemukan. Bahkan ia juga bekerja sebagai analgesik alami rasa sakit bagi ibu juga. Penyusuan alami juga membantu ibu dan anak untuk tidur nyenyak”.

Sedangkan Menurut James W. Anderson, seorang ahli dari Universitas Turkey membuktikan bahwa IQ (tingkat kecerdasan) bayi yang diberi ASI lebih tinggi 5 angka dari pada bayi lainnya. Berdasarkan hasil penelitian ini ditetapkan bahwa ASI yang diberikan hingga 6 bulan bermanfaat bagi kecerdasan bayi dan anak yang disusui kurang dari 8 minggu tidak memberikan manfaat pada IQ.

Selain pendapat para pakar, para ulama juga berpendapat. Imam Amirul Mu’minin Ali a.s. berkata yang artinya, “Tidak ada air susu yang lebih berbarokah bagi anak bayi dari air susu ibunya sendiri”.

Selain itu, sebagian ulama juga mengatakan bahwa menyusui bayi sebaiknya dilakukan oleh ibu sendiri dan tidak wajib atasnya, kecuali jika bayi tersebut hanya mau menghisap air susu ibunya dan tidak mau menghisap air susu orang lain.

Ayat Alquran tentang Menyusui Selama Dua Tahun

Dalam Alquran disebutkan, masa menyusui dalam ajaran Islam adalah dua tahun. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT, QS al-Baqarah [2] ayat 233 yang artinya: "Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya".

Namun, tak ada salahnya jika si ibu tak sampai dua tahun dalam menyusui bayinya. Menyusui sampai bayi berumur dua tahun hanyalah sebatas anjuran, bukan kewajiban. Ini diterangkan dalam penghujung ayat tersebut.

Menyusui selama dua tahun disebut sebagai bentuk maksimalnya perhatian orang tua kepada bayinya. "Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun." (QS Luqman [31]: 14).

Ayat ini mengingatkan seorang anak tentang betapa besarnya perhatian ibunya. Ada dua bentuk jasa paling besar seorang ibu, yaitu ketika lemahnya masa hamil, dan menyusuinya selama dua tahun. Dua hal ini adalah jasa sangat besar seorang ibu yang disebutkan Allah SWT. Karena itulah si anak wajib berbakti pada ibunya.

Wallahu’alam Bishawab

Sumber:

Harun Yahya, Parenting Islami.

Sunardi. Ayah Beri Aku ASI. Aqwamedika. Solo: 2008.

Rex D. Russell, Design in Infant Nutrition.

 


Back to Top