#SehatAlaRasul (3)

Sesuai Anjuran Nabi, Ini Khasiat Minyak Zaitun bagi Kesehatan

gomuslim.co.id – Minyak Zaitun diyakini mempunyai khasiat yang banyak bagi kesehatan. Minyak yang dikenal dengan Olive Oil ini pun merupakan salah satu yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW untuk pengobatan.  

Zaitun ditemukan secara ekstensif di Asia minoritas (Palestina), Yunani, Portugal, Spanyol, Turki, Italia, Afrika Utara, Aljazair, Tunisia, negara bagian California di Amerika, Meksiko, Peru dan Australia bagian Selatan.  Tanaman zaitun membentang setinggi tiga meter. Daunnya berwarna hijau cerah dan sangat menarik, buahnya berwarna kebiruan atau violet.

Meskipun buah zaitun yang dikonsumsi langsung dari tanaman sangat bergizi, mereka biasanya tidak dimakan karena ada rasa metaliknya. Sementara versi acar banyak dikonsumsi di Eropa. Zaitun diawetkan dalam cuka dan diimpor dari Spanyol, Italia, Prancis, Turki dan Yunani, serta disukai di Eropa dan negara-negara Arab. Minyak zaitun adalah pengawet yang baik untuk makanan lain seperti ikan sarden dan ikan lainnya.

Zaitun sudah digunakan dengan berbagai cara di zaman kuno. Kapal-kapal yang penuh dengan minyak zaitun telah ditemukan di antara barang-barang lainnya, saat penggalian kuburan Mesir kuno.

Minyak zaitun atau olive oil adalah minyak alami yang diekstraksi dari buah zaitun. Sekitar 24 persen minyak zaitun terdiri dari lemak jenuh, omega 6, dan asam lemak omega 3. Namun asam lemak terbanyak di dalam minyak zaitun adalah asam oleat yang sangat sehat. Asam oleat diyakini dapat membantu mengurangi peradangan.

Olive oil memiliki lebih banyak lemak baik, dibanding dengan minyak kelapa murni. Satu sendok makan minyak zaitun mengandung sekitar 11 gram lemak tak jenuh tunggal dan 1 gram lemak tak jenuh ganda. Sementara satu sendok makan minyak kelapa murni mengandung 0,1 gram lemak tak jenuh tunggal dan 0,25 gram lemak tak jenuh ganda. Bahkan, olive oil dikatakan memiliki 5 sampai 10 kali jumlah lemak baik yang diperlukan oleh tubuh.

Zaitun dalam Alquran dan Hadits

Alquran bahkan secara jelas menyebutkan kata Zaitun yang mengindikasikan keutamaannya. Zaitun adalah pohon yang diberkati. Allah SWT telah bersumpah dengannya, dalam surat At-Tin (95:1-4); “Demi tin dan zaitun. Dan demi bukit Sinai Dan demi kota (Mekah) ini yang aman. Sungguh kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”.

Kemudian dalam Surah An-Nur (24:35), Allah SWT juga memuji Zaitun “…yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi. Yaitu pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur dan tidak pula di sebelah barat. Minyaknya saja hampir-hampir menerangi walaupun tidak disentuh api

Dalam sebuah hadits yang dari Umar, beliau berkata, ‘Rasulullah SAW pernah bersabda, ‘Berobatlah dengan minyak zaitun dan minyakilah dengannya, karena ia berasal dari pohon yang penuh berkah,” (HR Ad-Darimi).

Diriwayatkan dari Zaid bin Arqam RA. bahwa Nabi SAW bersabda, “Zaitun dan waras bermanfaat untuk mengobati radang selaput dada (dzatul janbi:pleurisy).” Qatadah berkata, “Caranya dengan membalur bagian dada yang mengalami sakit”.

Ibnul Qayyim dalam kitab Zadul Ma’ad berkata, “Minyak Zaitun bisa menutup pori-pori tubuh dan mencegah zat yang masuk melaluinya. Jika digunakan setelah mandi air panas, minyak zaitun akan memperbaiki dan melembabkan badan. Jika digunakan sebagai minyak rambut, akan menjadikan rambut indah dan panjang. Minyak Zaitun juga berkhasiat untuk mengobati campak dan berbagai penyakit lainnya.”

Manfaat Minyak Zaitun

Minyak Zaitun dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan diantaranya mampu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke terutama bagi kalangan lanjut usia. Olive oil kerap dianggap sebagai minyak tersehat yang memiliki banyak manfaat.

Dari segi medis, minyak zaitun mungkin berkhasiat mengatasi dan mencegah penyakit-penyakit tertentu. Misalnya kanker, penyakit jantung, stroke, diabetes, arthritis, dan bahkan obesitas. Minyak zaitun memiliki kandungan lemak tak jenuh berantai tunggal, vitamin E dan polifenol yang ada didalamnya.

Diantara manfaat-manfaat lain dari minyak Zaitun adalah mengurangi risiko terjadinya penyumbatan (thrombosis) dan penebalan (arteriosklerosis) pembuluh darah, menurunkan angka kematian, mengurangi pemakaian obat-obat penurun tekanan darah tinggi, mengurangi timbulnya tukak lambung, mengurangi peradangan sendi dan mampu membunuh kutu kepala.

Berikut ragam macam khasiat dari minyak zaitun:

Kolesterol Tinggi

Manfaat minyak zaitun yang banyak diketahui masyarakat adalah bisa menurunkan kolesterol. Minyak zaitun mengandung campuran antioksidan yang dapat menurunkan kadar kolesterol buruk (LDL), namun tetap mempertahankan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh Anda. Jika Anda ingin mencoba menurunkan kolesterol dengan minyak zaitun, Anda bisa mengonsumsi dua sendok makan minyak zaitun tiap hari. Anda juga bisa mencampurkannya dengan salad atau menggunakannya untuk menumis sayuran.

Penyakit Jantung

Penelitian menunjukkan bahwa kandungan polifenol dalam minyak zaitun berperan dalam mencegah penyakit jantung. Mengonsumsi sekitar empat sendok makan minyak zaitun tiap hari disebut bisa mencegah terjadinya serangan jantung.

 

Baca juga:

Ini Khasiat Habbatus Sauda’ untuk Beragam Penyakit

 

Tekanan Darah Tinggi

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka yang terbiasa menjalani diet mediterania selama 4 tahun memiliki tekanan darah yang lebih rendah. Data ini mendukung manfaat minyak zaitun yang dapat membantu mengontrol tekanan darah pada mereka yang berisiko terkena penyakit jantung.

Pencegahan Kanker

Pola makan sehat dengan menambah asupan minyak zaitun dapat meningkatkan kadar antioksidan di dalam tubuh. Hal ini kemudian bisa berdampak baik dalam pencegahan kanker. Tetapi masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menelusuri manfaat minyak zaitun pada pencegahan kanker.

Mencegah terjadinya stroke

Sebagian orang yang mengonsumsi minyak zaitun, rupanya memiliki risiko terkena stroke jauh lebih rendah dibanding mereka yang tidak mengonsumsi olive oil.

Para pakar dari National Institute of Health and Medical Research di Bordeaux, Prancis, mengadakan penelitian kepada 7625 responden yang berusia 65 tahun. 148 orang diantaranya dinyatakan terserang stroke.

Responden tersebut dibagi menjadi beberapa kelompok, mulai dari yang menggunakan minyak zaitun dan yang tidak menggunakan sama sekali. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa responden yang mengonsumsi minyak zaitun memiliki risiko lebih rendah terserang stroke 41 persen dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsinya sama sekali.

Menghindari obesitas

Selain itu, olive oil rupanya tidak menambah berat badan dan dapat mencegah obesitas. Kandungan antioksidan yang tinggi pada olive oil dapat membantu pengolahan lemak dalam tubuh yang bisa berdampak baik dalam menjaga berat badan.

Selain kondisi yang telah disebutkan di atas, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui manfaat minyak zaitun dalam menangani kondisi seperti Diabetes, Migrain, Kanker ovarium, Psoriasis, Infeksi jamur, Eksim, Osteoarthritis, Rheumatoid arthritis dan Kurap.

Namun demikian pada kondisi tertentu, penggunaan minyak zaitun perlu diperhatikan. Misalnya bagi penderita diabetes, ibu hamil dan menyusui, serta yang ingin menjalani operasi.

 

Sumber:

Badwilan, Ahmad Salim. Manfaat dan Khasiat Minyak Zaitun. Penerbit: Thibbia

Andriawan, Didik. Rahasia Hidup Sehat Ala Nabi, Solo: Al Fath Publishing

AlaDokter

Bunch, T. Everyday Health (2015). Coconut Oil vs. Olive Oil for Heart Health.

WebMD. Find a Vitamin or Supplement OLIVE.

Shaw, G. & Martin, L. WebMD (2012). What's in Your Olive Oil?

WebMD. All About Olive Oil.

Pengobatan Cara Nabi

 

Baca juga:

Ini Ragam Manfaat Puasa bagi Kesehatan dan Tubuh Manusia

Komentar

    Tulis Komentar

    Kode Acak

    *Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka


Back to Top