#FloraFaunadalamQuran (2)

Buah Delima Tanda-Tanda Kekuasaan Allah dalam Surah Al Anam

gomuslim.co.id - Allah SWT tuhan semesta alam telah menciptakan berbagai macam aneka buah-buahan untuk umat manusia. Di antara sekian banyak buah-buahan itu, salah satu yang disebutkan dalam Alquran adalah buah zaitun, anggur, kurma, dan delima.

Karena itu, kita (manusia) sebagai makluk yang dikaruniai akal dan pikiran wajib menggali pengetahuan lebih dalam mengenai berbagai kebaikan, kadungan, dan zat-zat yang terkandung dalam buah tersebut, sehingga, dapat memanfaatkan buah tersebut dengan sebaik-baiknya. Tidak ada sekecil apa pun Allah SWT  menciptakan sesuatu jika tidak membawa kemanfaatan bagi manusia.

Buah Delima (rumman) dalam Alquran disebutkan di beberapa surah, yaitu dalam Surah Al Anam Ayat 99 dan 141, serta Ar Rahman Ayat 68.

"Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman," (Q.S Al Anam Ayat 99).

Ayat lain menyebutkan; “Di dalam keduanya (surga) juga ada buah-buahan dan pohon kurma dan delima,” (Q.S Ar Rahman Ayat 68).

Delima merupakan tumbuhan asli Persia dan daerah Himalaya di India Selatan. Menurut cerita, Pharaoh Tuthmosis membawaya ke Mesir pada tahun 1500 Sebelum Masehi. Dari sini delima menyebar ke Afrika, Asia, Eropa, dan Amerika. Konon, tanaman ini bisa sampai ke Indonesia karena dibawa para pedagang dari Persia pada tahun 1416. Selama berabad-abad buah delima telah dipakai sebagai simbol kesuburan di banyak agama dan kebudayaan. Sisa-sisa kepercayaan ini antara lain bisa dilihat pada upacara nujuh bulan kehamilan pada masyarakat Jawa,. Pada acara tersebut, buah delima sebagai lambang kesuburan selalu hadir sebagai salah satu bahan rujak.

Tak hanya itu, sudah banyak pula penelitian yang telah menunjukkan bahwa buah merah delima ini memiliki manfaat yang luar biasa bagi tubuh manusia, termasuk menurunkan risiko segala macam penyakit. Berikut manfaat buah delima bagi kesehatan:

1.  Meringankan nyeri arthritis dan nyeri persendian

Antioksidan flavonol yang terkandung dalam buah delima dapat membantu memblokir peradangan penyebab osteoarthritis dan kerusakan tulang rawan.

2. Menurunkan tekanan darah

Tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah salah satu kondisi pemicu serangan jantung dan stroke yang paling umum. Sebuah studi meta-analisis yang diterbitkan dalam jurnal Pharmacological Research menemukan bahwa rutin minum jus buah delima dapat menurunkan kadar tekanan darah sistolik dalam sedikitnya 2 minggu (hasil paling optimal terlihat dalam 12 minggu).

Jus delima kaya akan antioksidan polifenol yang dapat melawan aterosklerosis serta peradangan pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah. Lambat laun, manfaat buah delima juga akan tampak pada penurunan kolesterol dan kesehatan jantung secara keseluruhan.

3. Meningkatkan kekebalan tubuh

Vitamin C adalah salah satu vitamin penting untuk mencegah penyakit dan meningkatkan sistem imun tubuh. Satu buah delima menyediakan sekitar 40 persen dari kebutuhan vitamin C harian Anda. Tapi ingat, jika Anda memilih untuk mengonsumsi jus delima, minum jus buatan rumah yang menggunakan buah segar untuk mendapatkan manfaat maksimalnya. Vitamin C akan pecah ketika melalui proses pasteurisasi.

Selain itu, antioksidan yang terkandung dalam buah delima juga bekerja melindungi Anda terhadap infeksi yang berkaitan dengan dialisis, atau penyakit ginjal, serta komplikasi penyakit kardiovaskular. Buah delima mengandung antioksidan kuat yang bekerja melawan peradangan di seluruh tubuh dan mencegah stres oksidatif serta kerusakan akibat radikal bebas.

4. Melawan infeksi virus dan bakteri

Buah delima dapat mencegah penyakit dan melawan infeksi. Delima telah terbukti memiliki sifat anti-bakteri dan anti-virus dalam tes laboratorium. Efek anti-bakteri dan anti-jamur dari buah delima dapat melindungi terhadap infeksi dan peradangan di mulut. Ini termasuk kondisi seperti gingivitis, periodontitis, dan denture stomatitis.

Manfaat buah delima juga telah ditunjukkan nyata terhadap beberapa jenis bakteri, termasuk pula Candida albicans penyebab infeksi vagina. Manfaat buah delima untuk infeksi lainnya masih diteliti lebih lanjut.

5. Menahan lapar

Buah delima tinggi kandungan seratnya. Dalam 180 gram buah delima, terkandung 7 gram serat.

Serat adalah salah satu nutrisi paling penting untuk menjaga berat badan sehat. Makanan yang tinggi serat dapat menjaga Anda untuk kenyang lebih lama, sehingga menghindari Anda dari kebiasaan ngemil iseng di sore hari. Makan delima segar adalah cara yang paling utama untuk mendapatkan nutrisinya hingga tetes terakhir, tapi ada beragam cara menarik untuk memanfaatkan delima ke dalam menu makan Anda, misalnya taburkan biji delima segar di atas bubur oatmeal, quinoa, atau yogurt sebagai topping lezat bergizi.

 

Baca juga:

 Buah Zaitun, Pohon yang Diberkahi dalam Alquran


6. Mencegah kanker

Sebuah studi dari University of California menemukan bahwa komponen tertentu dalam buah delima dapat memperlambat perkembangan reproduksi sel kanker prostat, dan bahkan memicu kematian sel kanker (apoptosis). Dalam sebuah studi asal Israel, peneliti menemukan bahwa jus delima dapat mencegah dan menghancurkan sel kanker payudara.

7. Menurunkan risiko penyakit Alzheimer

Buah delima tampaknya berperan penting dalam membantu penajaman memori verbal dan visual pada lansia yang rutin minum 250 ml jus delima setiap hari dalam jangka waktu panjang.

Delima mengandung polifenol disebut punicalagin yang diyakini menjadi sumber dari sifat anti-radang. Sebuah studi hewan menunjukkan bahwa tikus yang diberi minum jus delima mengalami penumpukan plak amiloid yang lebih lambat daripada tikus yang tidak mengonsumsi jus delima. Plak amiloid adalah plak yang menumpuk di antara sel saraf otak, yang dicurigai menjadi penyebab utama penyakit Alzheimer.

8. Meningkatkan gairah seks dan kesuburan

Kandungan antioksidan tinggi dalam buah delima dapat meredam stres oksidatif dalam tubuh dapat menyokong seberapa baiknya kesuburan Anda. Stres oksidatif telah ditunjukkan menyebabkan penurunan kualitas sperma dan menurunkan kesuburan wanita. Antioksidan dalam jus buah delima juga dapat menurunkan stres oksidatif pada plasenta. Selain itu, manfaat buah delima lainnya adalah meningkatkan kadar testosteron pada pria dan wanita, faktor utama pemicu gairah seks. (nat/dbs)

 

 

Wallahu a'lam Bishowab.

 

 

Sumber:

- Jurnal Phenomenon Vol 1 Nomor 1, Juli 2011 (Nur Khasanah).

- halosehat.com (dr. Tania Savitri - Dokter Umum)

- Foto: kiblatmuslimah, klikriau

 

 

 

 

Komentar

    Tulis Komentar

    Kode Acak

    *Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka


Back to Top