#FloraFaunadalamQuran (6)

Inilah Manfaat dan Keistimewaan Buah Tin yang Termaktub dalam Alquran

gomuslim.co.id- Keanekaragaman tumbuh-tumbuhan di bumi sangat luar biasa, Allah SWT menciptakan semua sumber kehidupan dari alam. Salah satunya buah-buahan, buah Tin/Fig atau sering juga disebut buah Ara disebut satu kali dalam surah At-Tin. Banyak yang menafsirkan buah Tin sama dengan buah Zaitun namun banyak juga yang menganggap buah Tin dan buah Zaitun berbeda. 

Kata Tin dalam Alquran di sebut dalam At-Tin surah ke 95 Ayat 1 tetang pohon Tin dan Zaitun:

Wat tiini waz zaituun” (demi tin dan zaitun). (Q.S At Tin Ayat: 1)

Selain disebutkan dalam surah At-Tin, dalam riwayat Adam dan Hawa juga dikisahkan tentang pohon Tin yang serat pohonnya dijadikan bahan untuk pakaian mereka.

Buah Tin telah ada sejak 1400 tahun Masehi lalu, dikenal sebagai buah musiman yang awalnya ditemukan di Asia Barat. Kini, sudah dibudidayakan dan telah tersedia di banyak daerah di Indonesia.

Buah yang memiliki nama ilmiah Ficus carica ini termasuk salah satu superfood karena memiliki serat yang tinggi, rendah kalori dan tidak mengandung lemak. Buah Tin rasanya manis dan renyah ini mengandung vitamin A, vitamin B kompleks dan vitamin C yang tinggi. 

Sebenarnya, pohon buah Tin masih satu keluarga dengan pohon beringin dan banyak ditemui di daerah Afganistan sampai dengan Balkan.

Pohon buah Tin juga akan berbuah sepanjang tahun karena bukan termasuk buah musiman. Buah Tin juga banyak jenis atau varietasnya, buah Tin yordan adalah yang paling terkenal diantara jenis lainnya di Indonesia.

Uniknya, semakin hitam warna buah Tin, maka semakin manis rasanya. Mungkin sebagian orang ada yang belum familiar dengan buah Tin, apalagi mencicipi kelezatannya. Tapi, kebanyakan orang sudah tidak asing lagi dengan buah tersebut.

 


Baca juga:

Buah Pisang dalam Surah Al Waqi’ah


Khasiat Buah Tin dalam Alquran dan Hadits

Buah Tin memiliki khasiat yang sangat fenomenal. Sampai-sampai, bukan hanya dikenal oleh kalangan masyarakat secara umum saja, tapi juga disebutkan oleh Allah SWT di dalam kitab suci Alquran, tepatnya di surat At-Tin ayat 1-2. Begitupun di dalam Hadits Rasuluah SAW yang menyebutkan beberapa khasiat dari buah Tin.

Abu Darda radhiallahu’anhu juga meriwayatkan sabda Nabi bahwa: “Sekiranya kukatakan ada buah-buahan yang turun dari surga, maka itulah buah Tin. Karena, buah-buahan surga itu tanpa biji. Makanlah ia, karena ia dapat menghentikan wasir dan bermanfaat menyembuhkan encok”. (Dituturkan oleh Ibnu Qayyim dalam Zaadul Ma’aad).

 

Manfaat Buah Tin Bagi Kesehatan dan Penyakit

1. Baik untuk Diet

Manfaat buah tin untuk diet ini terdapat pada seratnya yang membantu memperlancar metabolisme tubuh dan pencernaan. Pada kandungan 100 gram buah Tin, hanya terkandung 74 kalori, yang mana bagus untuk Sahabat gomuslim yang sedang diet. Manfaat lain yang bisa didapat dari buah Tin adalah kandungan mineral, vitamin serta pigmennnya yang baik untuk mencerahkan dan melembabkan kulit.

2. Pencegah Kanker dan Masalah Pencernaan Lainnya

Zat pektin yang hanya didapatkan pada buah-buahan tertentu, nyatanya ada dalam kandungan buah Tin. Kandungan pektin yang ada dalam manfaat buah tin juga berdampak baik bagi pencernaan, terutama usus besar dan usus kecil. Bagi sebagian masyarakat timur tengah, buah tin ini juga digunakan sebagai obat pencahar tradisional, karena kandungan serat yang berlimpah pada buah Tin.

Selain manfaat pencernaan usus tersebut, buah Tin juga dapat mencegah beberapa kanker pada bagian perut tertentu, yaitu kanker usus. Satu biji buah Tin segar, cukup mengandung beberapa kadar vitamin yang mengandung zat anti oksidan seperti vitamin A, E, dan K. Keseluruhan senyawa fitokimia dalam buah tin dapat membantu menghilangkan bahaya radikal bebas dari tubuh manusia dan dengan demikian melindungi kita dari kanker, diabetes, penyakit degeneratif lainnya, dan bahkan infeksi organ dalam tubuh.

3. Banyak kandungan gizi dan vitamin yang bermanfaat

Buah Tin yang dikonsumsi dengan cara dikeringkan terlebih dahulu, merupakan sumber vitamin dan mineral baik untuk tubuh. Contohnya, 100 g buah tin kering mengandung 680 mg potasium, 162 mg kalsium, dan 2,03 mg zat besi. Kalium merupakan komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah. Nah, sedangkan zat tembaga dan besi diperlukan dalam produksi sel darah merah tubuh.

4. Sebagai ramuan obat seksualitas sejak dulu

Selama berabad-abad yang lalu, khususnya masyarakat Arab, buah Tin telah direkomendasikan sebagai obat tradisional untuk memperbaiki masalah seksualitas, seperti kemandulan, daya tahan seks yang lemah, atau bahkan disfungsi ereksi. Hal ini juga menjadi bagian dari budaya dan mitologi bangsa Arab sendiri, terlebih pada masanya, manfaat buah tin ini menjadikan buah tin sebagai obat kesuburuan dan kejantanan pria.

Kegunaan serta manfaat buah Tin dalam obat seksualitas sebenarnya masih dipertanyakan, tetapi kandungan jumlah yang besar, teruatama vitamin dan mineral  yang baik untuk tubuh, sangat berdampak bagi bagi stamina dan energi tambahan. Masyarakat Timur Tengah meramu buah Tin dengan merendam 3-4 buah tersebut dalam susu selama semalam. Lalu diminum pada waktu petang esok hari, untuk mendapatkan stamina dan energi di malam harinya.

Manfaat Daun Tin :
1. Memperkuat Tulang.
2. Menormalkan Nafsu Makan.
3. Mengurangi Penyakit Sesak Nafas.

4. Mencegah Penyebaran Sel Kanker.
5. Menstabilakan Detak Jantung.
6. Menghilangkan Bakteri Jahat.

7. Menurunkan Kadar Kolesterol.
8. Menambah Kadar Hemoglobin.
9. Membantu Proses Diet.

Itulah berbagai manfaat buah tin si “buah dari surga”. Untuk mendapatkan semua khasiat buah Tin diatas, silahkan konsumsi jus buahnya dan gunakan masker daging buah Tin secara rutin setiap hari.

Cara Makan Buah Tin/Ara :

Berikut cara-cara makan buah tin yang disarankan:

Cara Makan Buah Tin Segar
1. Dimakan secara utuh.
2. Disajikan bersama keju yang kuat rasanya.
3. Merebusnya terlebih dahulu.

4. Diawetkan terlebih dahulu.
5. Ditambahkan ke dalam roti atau kue.

 

Cara Makan Buah Tin Kering
1. Dimakan secara langsung.
2. Direndam di dalam air.
3. Ditambahkan ke dalam roti atau kue.
4. Ditambahkan ke dalam oatmeal atau bubur.
5. Dimasukkan ke dalam keju cottage atau yogurt.

Wallahu A'lam Bishowab.

Sumber :

-hellosehat.com

-wikihow.com

-kelambit.com

 

 Baca juga:

Kurma, Buah Sunnah Rasulullah untuk Berbuka Puasa

Komentar

    Tulis Komentar

    Kode Acak

    *Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka


Back to Top