#FloraFaunadalamQuran (11)

Unta, dari Mukjizat Nabi Shaleh Hingga Karakteristik dan Keistimewaannya yang Termaktub dalam Alquran

gomuslim.co.id - Unta, merupakan salah satu hewan istimewa yang seringkali disebutkan dalam Alquran. Hewan ini tidak hanya bermanfaat sebagai moda transportasi utama pada masa lalu, tetapi juga sebagai binatang peliharaan yang favorit dengan nilai jual yang sangat tinggi. Unta diciptakan oleh Allah dengan segala kelebihan sehingga sangat cocok hidup di Jazirah Arab. Tentunya, hal itu menjadikan banyak sekali keterlibatan hewan ini dalam sejarah peradaban Islam, hingga sekarang. Bahkan, Rasulullah Muhammad SAW juga memiliki dua ekor unta kesayangan, 'Adba dan Qashwa.
 
 
Salah satu dari banyaknya kisah yang melibatkan Unta, ada kisah yang sangat terkenal yakni dijadikan-Nya Unta sebagai mukjizat Allah untuk menguatkan dan mendukung Nabi Shaleh AS dalam menghadapi kaum Tsamud. 
 

Unta, Mukjizat Nabi Shaleh

“Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara mereka Saleh. Ia berkata: ‘Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang bukti yang nyata kepadamu dari Tuhanmu. Unta betina Allah ini menjadi tanda bagimu, maka biarkanlah dia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apa pun, (yang karenanya) kamu akan ditimpa siksaan yang pedih.’” (QS. al-A’raf : 73) 
 
Nabi Saleh diutus oleh Allah untuk menyeru ke kaum Tsamud. Kaum Tsamud ingkar terhadap nikmat yang Allah berikan. Mereka tidak menyembah Allah, melainkan menyembah berhala. Beliau pun amat sedih melihat kelakuan kaum Tsamud yang menyembah berhala. Suatu ketika beliau pun berkata, “Wahai kaumku, Sembahlah Allah. Tak ada Tuhan selain Dia.” Namun perkataan Nabi Saleh selalu ditentang oleh kaumnya. Bahkan mereka mengatakan bahwa Nabi Saleh telah gila. Kemudian, salah satu diantara mereka berkata, “Jika kau adalah Rasul Allah, dapatkah kau mengelurakan seekor unta betina hamil dari batu ini?”
 
Nabi Saleh berkata, “Aku akan memohonkan kepada Allah. Jika Dia mengabulkannya, maukah kalian percaya bahwa hanya ada satu Tuhan? Maukah kalian pecaya bahwa aku adalah Rasul Allah yan diutus untuk kalian?” Mereka mengiyakan dan menunggu hingga hari besoknya sesuai janji Nabi Saleh. Esoknya, Nabi Saleh pergi ke gunung tempat batu itu berada. Sedangkan para kaumnya berkumpul di sekitaran batu itu. Mereka melihat Nabi Saleh mengucapkan beberapa patah kata sembari menengadahkan tanggannya di langit. Tiba-tiba Nabi Saleh bangkit dan menunjuk ke arah batu. Terdengar suara keras dan batu itu pecah hingga keluarlah seekor unta betina indah sedang hamil.
 
 
Orang-orang begitu menyukainya. Mereka semua menundukkan kepala memuliakan Allah. Itulah yang menjadi simbol risalah kenabian dari Nabi Saleh. Namun tak sedikit yang mengingkari mukjizat tersebut bahkan merencanakan pembunuhan terhadap unta tersebut. Hingga Nabi Saleh berkata, “Nikmatilah rumahmu selama tiga hari ini, karena Allah akan menimpa kalian. kalian telah menindas orang lain, mengingkati ajaran Allah, dan membunuh unta betina-Nya. Kalian juga tidak menyukai kebaikan.” Kaum Tsamud tidak mau meminta maaf kepada Nabi Saleh meski mereka telah membunuh unta betina itu. Mereka juga tak mau bertobat kepada Allah. Bahkan mereka mengadakan pertemuan lagi, berencana untuk membunuh Nabi Saleh dan keluarganya.
 
Sebelum mereka melakukan pembunuhan lagi, peistiwa aneh terjadi. Awan hitam berkumpul di langit sehingga lembah dan pegunungan benar-benar gelap gulita. Ketika tengah malam, petir manghantam sangat kuat dan menghancurkan kaum Tsamud tanpa tersisa kecuali Nabi Saleh dan pengikutnya. Dan begitulah akhir dari kehidupan kaum Tsamud. 
 

Karakteristik dan Keistimewaan Unta

Allah memberikan organ-organ khusus yang menunjang kehidupan unta sehingga binatang tersebut bisa bertahan di iklim gurun. 
 
Pertama, Punuk Unta.
Punuk unta adalah gundukan lemak yang berfungsi sebagai tempat cadangan makanan. Lemak ini bisa diubah menjadi sumber tenaga dan air. Sehingga, unta dapat berjalan di padang pasir yang sangat panas dan bertahan selama sekitar tiga pekan tanpa makan dan minum. Ketika unta menemukan sumber air, ia akan meminumnya dan menyimpannya di tempat-tempat yang bisa menyimpannya, termasuk darah.
 
 
Kedua, Mata Unta
Bagian kelopak mata unta dapat tembus cahaya sehingga dia bisa tetap melihat walaupun matanya tertutup. Kelopak mata dan bulu matanya yang panjang berfungsi melindungi mata dari masuknya debu dan butiran pasir akibat hembusan badai pasir. Selain itu, bulu matanya bisa saling mengait membentuk semacam teralis melindungi mata dari debu.
 
Ketiga, Hidung Unta
Unta memiliki hidung yang dapat menutup ketika ada badai pasir, sehingga pasirnya tidak dapat mengganggu pernafasannya.
 
Keempat, Kaki Unta
Walaupun unta membawa beban ratusan kilogram, kaki unta tidak terperosok ke dalam pasir. Allah menciptakan kakinya lebar sehingga bisa menahan tubuhnya agar tidak tenggelam ke pasir. Kemudian juga, Allah menciptakan kaki unta panjang untuk menjauhkan tubuhnya dari pasir yang panas membakar di wajahnya.
 
 
Kelima, Tubuh Tertutup Kulit Tebal dan Rambut Lebat
Untuk mengatasi gurun yang panas, Allah menciptakan lapisan-lapisan tebal tubuhnya pada bagian-bagian tertentu yang bersentuhan dengan tanah. Sehingga, ketika unta duduk di pasir yang panas kulitnya tidak terbakar. Kulit tebal dan rambut lebat unta juga digunakan untuk melindungi dirinya dari dinginnya malam yang membeku.
 
Unta juga dianugerahi keistimewaan lainnya. Disamping sebagai binatang tunggangan yang digunakan untuk transportasi atau pengangkut barang, unta juga bisa menghasilkan daging dan susu yang berkhasiat bagi kesehatan manusia.
 
 
Khasiat daging unta yakni di antaranya:
1. Menghentikan Pendarahan
2. Melawan kanker
3. Menghambat diabetes
4. Memperkuat imunitas
5. Kaya protein dan nol kolesterol
6. Pengobatan batuk
7. Penghilang asma
 
Sementara kandungan yang terdapat pada susu unta juga tak kalah istimewa, Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) dalam salah satu artikelnya menyebutkan susu unta adalah nektar murni, lebih asin dibandingkan susu sapi dan bagus untuk tubuh manusia, serta mengandung Vitamin C tiga kali lebih kaya dibandingkan susu sapi. Susu unta juga kaya zat besi, lemak tak jenuh dan Vitamin B.
 
Selain langsung diminum, kini sudah banyak diperjualbelikan sabun susu unta yang kaya manfaat bagi kulit manusia.
 

Nama Lain Unta

Beberapa bukti mengapa hewan ini mempunyai daya tarik yakni penyebutannya yang berulang-ulang dengan nama yang berbeda pula. Berikut ini sejumlah penyebutan nama lain unta dalam Alquran seperti dinukilkan dari kitab Mu’jam al-Fazh al-Quran al-Karim: 
 
Pertama, Ibil. Sebutan ini diulang dua kali dalam Alquran yaitu surah al-Ghasyiyah ayat 17 dan surah al-An’ám ayat 144
 
Kedua, Naqah. Naqah adalah sebutan lain untuk unta perempuan dalam bentuk jamak, kata tunggalnya adalah nuq atau anuqun. Kata ini disebutkan tujuh kali dalam Alquran dan kesemuanya berbicara soal  unta Nabi Shaleh AS. Ketujuh kata itu terdapat dua dalam surah al-A’raaf, dan masing-masing satu di surah Hud, al-Isra’, as-Syu’ara, al-Qamar, dan as-Syams. 
 
Ketiga, Al-Íru. Kata tersebut digunakan untuk menyebut unta jantan yang khusus dipakai sebagai angkutan barang. Disebutkan tiga kali dalam Alquran dan kesemuanya terdapat dalam surah Yusuf. 
 
Keempat, Budnah. Yang hanya disebutkan satu kali dalam Alquran, yakni surat al-Hajj ayat ke-36. Penggunaan kata ini pada dasarnya tidak dikhususkan saja untuk unta, tetapi juga hewan-hewan kurban lainnya. 
 
Terakhir, Jamal. Kata ini adalah kata yang paling kerap terdengar sebagai sebutan unta. Namun justru dalam Alquran hanya disebutkan sekali yaitu pada suarah al-A’raaf ayat 40. 
 

Unta, Binatang untuk Berkurban 

Hewan unta dan sapi memiliki banyak kesamaan dalam masalah hukum dan syarat, baik dalam ibadah kurban maupun akikah. Dalam ibadah kurban, jenis hewan (Binatang) untuk Kurban (Qurban) sebagaimana disebutkan dalam Surat Al Hajj ayat 34 hewan yang dapat disembelih untuk ibadah kurban adalah dari jenis Bahiimatul Al An’aam (hewan ternak). Dalam bahasa arab, yang dimaksud Bahiimatul Al An’aam hanya mencakup tiga binatang yaitu Unta, Sapi atau Kambing.
 
Alquran menempatkan binatang ini sebagai salah satu hewan yang layak dijadikan sebagai bahan tadabur terhadap penciptaan Allah SWT. Dalam Alquran surah al-Gasyiyah ayat 17: “Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan.”
 
(nov/dbs/gomuslim)
 
 
Sumber :
Kitab Tafsir Jami’li Ahkam al-Quran, Imam al-Qurthubi
Kitab Mu’jam al-Fazh al-Quran al-Karim,Muhammad Fuad 'Abd Al Baqi, Dar Al Kutub Al Mishriyyah, 
The Greatest Stories of Al-Qur’an, Syekh Kamal As Sayyid
Jurnal: Unta Sebagai Mobil Primitif Dari Gurun Sahara, Yusliha Fitria Firdaus
 

Komentar

    Tulis Komentar

    Kode Acak

    *Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka


Back to Top