#DakwahWithStyle

HijraHeart Indonesia, Komunitas Berkarya dan Berbisnis Sosial untuk Muslimah Hidayah Hunter

gomuslim.co.id – Fenomena hijrah dikalangan masyarakat Indonesia kini seolah menjadi tren, baik pengusaha, mahasiswa, bahkan artis tak ragu untuk berhijrah ketika sudah mencapai titik kesadaran. Sementara, makna hijrah adalah berasal dari Bahasa Arab, yang berarti meninggalkan, menjauhkan dari dan berpindah tempat.

Dalam konteks sejarah hijrah, hijrah adalah kegiatan perpindahan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw bersama para sahabat beliau dari Mekah ke Madinah, dengan tujuan mempertahankan dan menegakkan risalah Allah, berupa akidah dan syari’at Islam.

Komunitas, organisasi, taklim, kelompok kecil pengajian pun tak ada habisnya. Umat muslim seakan difasilitasi untuk terus memperbaiki diri, tak ketinggalan pula Komunitas Bisnis Sosial Muslimah, yakni HijraHeart.

Kepada gomuslim, Amaliah Begum dari Komunitas HijraHeart bercerita  bahwa Komunitas ini merupakan wadah khusus bagi muslimah yang berfokus pada pemberdayaan perempuan, melalui bisnis sosial.

Menurut Alumni FEB UI ini, HijraHeart adalah wadah yang dibuat untuk mendukung para muslimah agar berkembang, mengoptimalkan potensinya, bersinergi baik, optimis dan kontrukstif.

“Kami punya kegiatan rutin Gathering Charity yang diadakan beberapa bulan sekali. Selain itu, kami juga kan fokus pada women empowomen jadi sering adakan pelatihan bagi adik-adik yatim dan dhuafa” ujarnya.

 

 

Hal itu dilakukan supaya anak-anak tersebut memiliki kesempatan untuk menggali potensinya, maka HijraHeart memfasilitasi hal itu melalui hasil penjualan bisnis sosial yang juga digagasnya.

“Ada 20 Brand dari para member HijraHeart yang memiliki tenant di Komunitas HijraHeart. Dan tak hanya fashion, ada handlettering dan lain-lain” katanya.

Selain member, teman-teman yang memiliki brand usaha selain jadi member bisa gabung agar menjadi Tenant, dalam rangka mengimplementasikan bisnis sosial biar nggak melulu jualan tapi juga berbagi.

“Nah keuntungan dari penjualan tersebut yang kita pakai untuk kegiatan-kegiatan Charity,” tutur Duta Hijab Dunia di Indonesia.

Lebih lanjut, Amalia menambahkan Gathering Charity tahun ini fokus ke kain perca, ia menilai maju pesatnya bisnis fashion memiliki dampak buruk melalui sampah yang dihasilkan oleh industry. Maka ia mencoba mengelola “limbah” tersebut dengan membuat gantungan kunci, tempat jarum pentul dan lainnya melalui Kain Perca.

Melalui tagline “We Are Hidaya Hunter” ia berharap tahun 2019 Bisnis Sosial Komunitas HijraHeart yang dia bangun masuk ke salah satu galeri Bintaro supaya ada offlinenya, dan menguatkan kampanye dengan bisnis yang bernilai lebih demi memajukan local brand.

Terakhir, ia juga berpesan agar setiap muslimah pada umumnya menemukan potensinya dan memaksimalkan potensi yang dia punya.

Kini, member HijraHeart sebanyak 200 orang untuk Jabodetabek, terbuka bagi siapa aja. Pendaftaran bisa dilakukan melalui online, dengan mengisi link yang ada di Instagram serta konfirmasi via DM. (nov/gomuslim)

 

 

Tonton juga videonya di Youtube Channel gomuslim Official:

HijraHeart, Wadah Berkarya dan Berbisnis Sosial untuk Muslimah


Back to Top