Proud To Be Moslem: Rangkul Berbagai Komunitas Muslim untuk Kembangkan Potensi Diri

gomuslim.co.id – Menjadi seorang muslim adalah anugerah. Karunia dan nikmat terbesar adalah hidayah berislam. Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS Ali Imran ayat 19 yang artinya, “Sesungguhnya agama yang benar di sisi Allah hanyalah Islam,”

Sebagai seorang mukmin, kita meyakini bahwa Islam adalah rahmat untuk seluruh umat manusia. Rahmat bagi seluruh makhluk, yakni untuk seluruh manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, bahkan malaikat dan jin. Allah utus Nabi Muhammad SAW sebagai Suri Tauladan dan Alquran sebagai mukjizat terbesar Rasulullah, yang dijadikan pedoman hidup bagi umat Islam.

Hal tersebut ditegaskan Allah dalam QS Al Anbiya’ ayat 107 yang artinya: “Kami tidak mengutus engkau, wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh manusia,”

Islam adalah agama penyempurna, semua urusan manusia dan seluruh makhluk-Nya bahkan diatur sedemikian rupa. Maka, sudah semestinya sebagai muslim kita berbangga dikaruniai nikmat islam, iman dan ihsan.

 

Wujud Kecintaan dan Bangga Sebagai Muslim

Adalah komunitas Proud To be Moslem, yang dibentuk pada tahun 2017 berawal dari keresahan beberapa pemuda Islam di Jakarta yang merasa syariat agama sudah mulai luntur ditengah masyarakat. Namun, karena keterbatasan ilmu agama, bukan lulusan pesantren, membuat mereka hanya membahas keresahan-keresahan tersebut yang berterkaitan dengan Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) , maraknya minuman keras, hingga mandulnya norma agama pada lingkup ruang-ruang privasi yang seolah tanpa solusi.

“Kami tidak terafiliasi dengan kelompok manapun, jadi seolah kekurangan akses (belajar ilmu agama,red),” tutur ketua Proud To be Moslem, Reza Firdaus Makale kepada gomuslim, Minggu (21/7/2019).

Lebih lanjut ia memaparkan, Aksi Bela Islam di tahun yang sama seolah menjadi momentum bagi mereka. Bertemu dengan berbagai komunitas pemuda muslim, yakni punkmuslim, Komunitas Pendaki Muslim, Islamic Otaku Community, Film Maker Muslim dan lainnya yang bangga atas keislamannya serta menunjukkan bermuslim tidak berarti mengekang bakat dan kegemaran yang dimiliki.

 

 

“Dari sanalah kami coba menghimpun elemen-elemen tersebut untuk energi yang lain. Karena menunjukan kecintaan pada Islam tidak perlu menunggu Islam dinistakan,” katanya. 

Kemudian, tambahnya, mereka membuat event perdana dengan tajuk Proud To Be Moslem di Mall Bassura 2017. Agenda tersebut dibuat untuk menghimpun segenap potensi yg dimiliki umat Islam,  mulai dari pemudanya hingga UKM nya.

“Setelah event tersebut, seiring berjalan nya waktu, kami tasbihkan Proud To Be Moslem menjadi nama komunitas kami” jelas pria kelahiran 12 Februari 1991 itu.


Menjadi Perekat Antar Komunitas Pemuda Muslim

Secara garis besar, Proud To be Moslem mempunyai tiga tujuan utama, yaitu diantaranya;

a. Menjadi sarana syi'ar bagi komunitas keislaman dalam upaya mempresentasikan nilai-nilai islam yg Rahmatan lil' alamin

b.  Menjadi wadah bagi pemuda/pemudi untuk dapat menyalurkan kreatifitas nya tanpa meninggalkan identitas keislaman

c. Menjadi perekat ukhuwah Islamiyah diantara para komunitas keislaman dan pemuda/pemudi islam lainnya

 

 

Dengan misi tersebut, Proud To be Moslem seolah menjadi wadah perekat komunitas-komunitas keislaman yang ada.

“Setiap Komunitas lain biasanya punya jalan dakwahnya masing-masing. Nah kalo PTBM akan selalu  hadir diantaranya untuk mengekspose kegiatan-kegiatan dakwah mereka untuk menjadi referensi pemuda muslim lain, dalam mengekspresikan keislamannya,” tutur pria lulusan D3 Manajemen Informatika ini.

Agenda yang kerap diadakan yakni Slintas akronim dari Silaturahmi antar komunitas, kegiatan yang mengkonsolidasi para komunitas kepemudaan islam dan remaja masjid dalam isu-isu kontemporer yang menjadi tantangan bersama.

“Kegiatan ini biasanya diawali dengan kajian di Masjid Baiturrahman Sahardjo” kata Reza.

Selain program rutin, pria berdarah Gorontalo ini mengatakan Proud To be Moslem juga memiliki agenda tahunan yaitu Islamic Short Movie Festival. Sebagai bentuk apresiasi pada sineas-sineas muslim yang berusaha menampilkan wajah Islam yang Rahmatan lil 'alamin melalui media film pendek.

 

 

Dalam akun sosial medianya, komunitas ini juga konsisten menyebarkan nasehat-nasehat singkat. Reza juga berpesan kepada seluruh pemuda muslim agar tetap menghadirkan Alquran dan Sunnah sebagai pedoman hidup.

"Apapun kegemaran kita, apapun latarbelakang kita, mulailah perlahan hadirkan Alquran dan Sunnah dalam keseharian kita. karena jika kita tidak bisa berlomba berpahala dengan para ahli ibadah, berlombalah kita hadirkan airmata taubat dengan para pendosa" ujarnya.

 

Keanggotaan

Secara struktural, komunitas ini memiliki 10 pengurus. Dan setiap pemuda yang merasa bangga atas keislamannya adalah bagian dari Proud To be Moslem.

Untuk menjadi bagian atau ingin mengikuti kegiatan Proud To be Moslem dapat menghubungi :

Instagram : @proudtobemoslem_id

Fanspage : https://www.facebook.com.officialPTBM/

Youtube : www.youtube.com/proudtobeMoslem 


Back to Top