Motoran Sambil Berdakwah ala Komunitas Biker Subuhan

gomuslim.co.id – Komunitas atau club motor identic dengan konvoi jalan, kopi darat (kopdar) dengan puluhan atau bahkan ratusan sepeda motor yang tergabung dalam suatu jaringan. Berbagai macam pandangan masyarakat tentang komunitas atau club motor ini karena kegiatan yang dilakukan ada yang bersifat positif seperti mengadakan bakti sosial, akan tetapi ada juga yang memandang negatif.

Dari sekian banyak komunitas motor di Indonesia, sedikit bahkan hampir tidak ada dari komunitas yang melakukan kegiatan keagamaan. Hal tersebut ditepis oleh Komunitas Biker Subuhan.

Kiri Pengguna Baju Hitam Lekat, Suwieryo Salah Satu Pendiri Biker Subuhan Wilayah Jakarta. Kanan Pengguna Baju Putih Hitam, Amir Ketua Biker Subuhan Jakarta

 

Biker Subuhan Wilayah Jakarta berdiri pada 2017. Berawal dari Sembilan pendiri Komunitas Subuhan Jakarta, yang merasakan hidupnya tidak memiliki tujuan karena waktu yang dilakukan hanya dihabiskan untuk motor, otomotive dan teman-teman sekomunitasnya saja.  Muhammad Soewiryo Adiwijoyo, salah satu dari Sembilan mengaku, hidayah datang kepadanya saat dimana ia sedang kongkow bersama teman sekomunitas motornya.

“Saat itu, dimana saya merasakan titik jenuh di klub motor saya. Saya merasakan hidup seperti ini saja. Datang kekomunitas nongkrong, ngobrol ngalur ngidul tidak jelas, pulang pagi dan lainnya. Saya ngerasa tidak berguna saja hidup,” cerita Soewieryo pemilik dari Bengkel otomotive Wieryo Custom kepada gomuslim.co.id pada Minggu, (04/08/2019).

Saat itu, Wieryo sapaan akrabnya, bercerita kepada Sembilan sahabatnya tentang apa yang dirasakan, yang ternyata kedelapan teman komunitas bikernya merasakan hal yang sama dengan apa yang ia rasakan, sehingga Wieryo dan kedelapan rekannya berencana untuk mengadakan kegiatan keagamaan di dalam komunitas motor tempat dirinya berada.

“Saya dan kedelapan sahabat saya mencari tahu tentang komunitas motor yang mengingatkan kita dengan akhirat. Akhirnya saya menemukan Biker Subuhan ini. Komunitas ini awal mula beridiri itu di lampung. Saya minta kontak mereka melalui jejaring Media Sosial Instagram. Hingga saat itu, saya di undang untuk datang ke lampung melihat kegiatan Biker Subuhan. Dan saya hadir saat itu,” ungkapnya.

“Saat saya dilampung saat itu, saya melihat kegiatan Biker Subuhan di sana seperti apa. Tujuannya mereka disana itu adalah untuk berdakwah. Menjadi daya tarik untuk membawa Biker Subuhan ke jakarta,” tambahnya.

Kata Wieryo, sebagian banyak teman-teman komunitas motor itu paling tidak mau dengan yang namanya Shalat, karena itu Biker Subuhan bertujuan untuk mengingatkan dahulu kepada teman-teman Biker untuk shalat.

Biker Subuhan Menghadiri Kegiatan Kajian Ilmu yang di Selenggarakan Punkajian Bekasi

 

“Kita lakukan dakwah tidak langsung mengingatkan kepada mana yang Haq dan mana yang Bathil. Akan tetapi kita ingatkan dahulu kepada Shalatnya. Kita rutinkan setiap panggilan shalat untuk kita melaksanakan shalat. Dari shalat itulah mereka mengingat Allah, dari ingat Allah mereka akan mengenal mana yang baik dan mana yang tidak baik. Dan dari Shalat itulah, Insya Allah Hidayah akan datang untuk mereka,” ujarnya.

Biker Subuhan wilayah Jakarta menggelar beberapa kegiatan keagamaan, di antaranya melakukan shalat Subuh Berjamaah di beberapa Masjid wilayah Jakarta, mengadakan kajian ilmu, hingga berlajar membaca Alquran.

Tujuan Biker Subuhan di dirikan yaitu untuk berdakwah di kalangan Biker, karena menurut Wieryo teman teman biker-lah yang sebenarnya dirangkul untuk terus diingatkan tentang akhirat, hidup yang sesungguhnya.

“Banyak teman-teman biker yang jauh dengan agama. Tidak shalat, melakukan maksiat, mabuk-mabukan. Tidak ada sama sekali yang mengingatkan kita sebagai bikers. Saya melihat ustad pada takut untuk mendakwahi kita. Nah, dengan Komunitas Biker Subuhan ini, akan ada jalan bagi kita untuk berdakwah kepada teman-teman lain untuk terus mengingat Allah,” jelasnya.

Biker Subuhan wilayah Jakarta saat ini memiliki member yang mencapai 150 biker. Wieryo menargetkan untuk terus berdakwah dikalangan biker se-Jakarta dan sekitarnya, serta mengajak para biker untuk bergabung dan mengikuti kegiatan keadamaan yang digelar Komunita Biker Subuhan. Kata Wieryo, Biker Subuhan sudah berada di beberapa wilayah se-Indonesia, bahkan saat ini Biker Subuhan juga di bentuk di wilayah Singapura dan Malaysia.

Ia berharap, para biker dari komunitas dan klub motor manapun untuk dapat bergabung dengan Biker Subuhan, dan membantu mewujudkan jiwa biker yang memiliki keimanan dan ketakwaan kepada Allah Ta’ala, dengan mengikuti dan meramaikan serta menciptakan kegiatan keagamaan di kalangan pemuda pencinta otomotif.

Bagi para biker yang ingin gabung, dapat bersilaturahmi ke bengkel otomotive Wieryo Custom di Jalan Cipinang Muara 2 No.67, Jatinegara, Jakarta Timur. (hmz/gomuslim)


Back to Top