Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia, Wadah Sinergi Pengusaha untuk Perjuangkan Kemaslahatan Umat Islam

gomuslim.co.id - Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) adalah perkumpulan para pengusaha Muslim yang memperjuangkan kemaslahatan umat Islam dan memajukan perekonomian Indonesia.

Sekertaris Jenderal KPMI, Denny Darmawan mengatakan KPMI sebagai sarana bersama bagi pengusaha muslim untuk mendalami akidah Islam yang lurus dan syariat Islam dalam bermuammalah (Fiqih Muammalah).

KPMI ( Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia) dibentuk pada tahun 2010 di Bogor, setelah sebelumnya diawali dengan dibuatnya website www.pengusahamuslim.com  (2005) dan milist pengusahamuslim@yahoogroups.com (2008).

“Ada beberapa fase dalam berkembangnya KPMI. Awal mulanya berdiri, KPMI hanya 50 anggota saat itu di tahun 2005. Terus berkembang, hingga di 2008 masuk di fase ke-2, KPMI tembus memiliki 15.000 anggota. Dahulu sebelum ada Whatsapp, facebook dan lainnya. Awal kita bertamu dan ngobrol itu melalui mailing list yahoo groupAlhamdulillah hingga masuk kepada fase 2010, saat itu kita memiliki 20.000 anggota, dari situlah kita mulai masuk ke media sosial, dan pada 2019 kembali bertambah anggota kami mencapai 42.000. Dengan dakwah bermuamalah atau berbisnis cara Rasulullah inilah, membuat KPMI terus berkembang,” jelas Denny kepada gomuslim.

Sekertaris Jenderal KPMI, Denny Darmawan

Ia mengungkapkan, KPMI merupakan komunitas yang kegiatannya diawali dari media internet, saat ini KPMI memiliki media-media sosial sebagai wadah anggotanya untuk beraktifitas. Media-media KPMI di antaranya, Fanspage, Website, Milist, Telegram Group dan Youtube Channel.

KPMI didirikan oleh beberapa assatidzah dan pengusaha muslim yang memiliki keinginan kuat menyebarluaskan ilmu tentang bagaimana pengusaha muslim melaksanakan dan mengelola usahanya sesuai dengan contoh yang diberikan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat serta generasi Islam terdahulu agar selamat dunia dan akhirat.

“Banyak di kalangan saat ini, ada komunitas yang mensupport Riba. Di mana dalam kegiatannya, mereka mengajarkan bagaimana bobol kartu kredit, bagaimana memanipulasi data, utang bank bayar bank. Memang sebagian mereka sukses di dunia, tapi tidak di akhirat, padahal Jelas bagaimana hukum Riba itu di dalam Alquran. Nah, kita ingin menjadi wadah yang benar untuk menjadikan seseorang dapat bermuamalah cara Rasulullah, di mana dapat sukses di dunia juga di akhirat,” jelasnya.

KPMI berasaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dan dalam menjalankan program serta kegiatannya selalu berpedoman dan berlandaskan pada Akidah Islam yang lurus dan menjalankan ketentuan-ketentuan sesuai Syari’at Islam, berdasarkan Al Quran dan Hadits yang shahih sesuai dengan pemahaman salafush shalih (ulama-ulama shaleh terdahulu).

Saat ini anggota KPMI tersebar di 35 Korwil, 33 Korwil Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia dan 2 Korwil di luar negeri. Anggota KPMI yang terdaftar berjumlah lebih dari 32.000 orang, baik yang sudah jadi pengusaha maupun calon pengusaha.

 

KPMI memiliki Visi dan Misi sebagai berikut:

Visi

Terbentuknya pengusaha muslim yang berkualitas baik secara ekonomi maupun agamanya, yang pada akhirnya menjadi kesatuan kuat dalam memperjuangkan kemaslahatan umat Islam dan memajukan perekonomian Indonesia.

Misi

1.

Mempersatukan dan membina anggota dalam mengembangkan usaha sesuai dengan akidah yang lurus dan ketentuan syariat Islam serta mematuhi semua ketentuan hukum dan perundangan yang berlaku di Republik Indonesia guna mencapai kesuksesan dunia dan akhirat.

2.

Sebagai Wadah utama bagi Pengusaha Muslim Indonesia untuk belajar tentang fiqih muammalah dan ekonomi syariah.

3.

Sebagai wadah komunikasi bagi Pengusaha Muslim untuk membicarakan dan mencari solusi atas masalah-masalah yang dihadapi dalam pengelolaan usaha.

4.

Memajukan peranan Pengusaha Muslim dalam memberikan sumbangsih bagi kemaslahatan umat Islam serta kemajuan perekonomian nasional.

5.

Mendorong dan membantu Pengusaha Muslim Indonesia untuk siap dalam menghadapi globalisasi dan pasar bebas dunia.

6.

Sebagai mitra Pemerintah, dengan memberikan pendapat dan saran, dalam rangka mengembangkan dan melindungi Pengusaha dan Konsumen Muslim di Indonesia.


 

KPMI bersekertariat di Jl. Raya Pondok Kelapa Blok E No.7 RT.13 RW.9, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Telp (021) 22844634. Bagi masyarakat yang ingin bergabung dengan KPMI dapat mengisi member melalui website www.kpmi.or.id. (hmz/gomuslim)

 

Baca juga:

Resmi Dibuka, Gelaran Indonesia Muslim Lifestyle Festival 2019 Perkuat Wirausaha Berbasis Ekonomi Syariah


Back to Top