PAY, Komunitas yang Komitmen Membina Anak Yatim

gomuslim.co.id - Amal jariyah adalah sebutan bagi amalan yang terus mengalir pahalanya, walaupun orang yang melakukan amalan tersebut sudah meninggal dunia. Amalan tersebut terus menghasilkan pahala yang terus mengalir kepadanya.

Sementara, Islam menempatkan kedudukan anak yatim pada posisi yang istimewa. Agama-Nya juga mengatur dengan baik segala yang berhubungan dengan anak yatim, serta mengecam keras bagi orang-orang yang menyentuh harta anak yatim dan mengimbau untuk menyantuni anak yatim. Seluruh umat Islam diwajibkan untuk menyantuni anak yatim yang miskin.

 

Awal Berdiri Komunitas PAY

Semangat berbagi dan membahagiakan anak yatimlah yang menjadi pemicu lahirnya komunitas Pecinta Anak Yatim (PAY), yang berdiri sejak tahun 2010 silam. Awalnya, PAY merupakan divisi sosial dari dari koperasi BMT Cengkareng Syariah Mandiri, Cengkareng (sebuah Lembaga Keuangan Mikro Syariah) yang berada di Cengkareng, Jakarta Barat.

Kini, PAY berkembang menjadi komunitas dengan kegiatan yang lebih besar dengan harapan mampu memberikan kebaikan lebih besar bagi lebih banyak laskar langit, istilah yang digunakan komunitas ini untuk menyebut anak yatim.

 

 

Dengan visinya yakni mengajak para dermawanesia, istilah PAY menyebut donatur yang berarti dermawan dari Indonesia, untuk berbagi. Menurut Direktur Tim Manajemen, Denni Syafrinaldhi ada banyak cara untuk berbagi dengan oranglain. Dapat melalui doa, donasi bahkan uang untuk aksi sosial yang kerap dilaksanakan PAY.

“Bicara anak yatim itu bicara pendidikan, yang mana tentu besar pengaruhnya untuk jangka panjang. Artinya kita harus bisa memberikan sebuah treatmen yang mampu menggugah dan mampu membangkitkan sehingga ketika anak itu besar, dia bisa melakukan hal yang sama dengan kita. Tentu itu jadi amal jariyah dong buat kita,” kata Deni saat ditemui gomuslim di sela acara Celebpay, Ahad, (15/09/2019).

Ia berharap, anak yatim mempunyai semangat dan pengalaman baru yang akan disebar lagi ke lebih banyak orang lagi.

“Jejaring itulah yang kita harapkan, jejaring amal,” pungkasnya.

 

 

Kegiatan PAY

Kalau komunitas sosial pada umumnya mengadakan kegaiatan di panti asuhan, berbeda dengan PAY. Komunitas dengan tagline 'Let's pay and doit, SAHABAT BERBAGI INDONESIA' ini memiliki keunikan yakni berfokus pada anak yatim dhuafa yang tidak dibina oleh Panti.

PAY memiliki rumah belajar atau rumbel di berbagai titik di Jabodetabek bahkan Samarinda, Tasikmalaya, Malang, Surabaya, Medan. Sebagai program harian, komunitas ini mengadakan berbagai kegiatan setiap harinya di rumbel-rumbel tersebut dengan melibatkan relawan di sekitar daerah tersebut.

“Kita buat sentra kegiatan di dekat rumah anak-anak yatim non panti dan membina melalui rumah belajar itu. Per-daerah kita buat titik rumah belajar, untuk belajar training supaya ngga jauh. Bisa rumah relawan, rumah tokoh, dan lainnya,” jelas Deni.

 

 

Pria kelahiran 8 April 1982 ini melanjutkan, kegiatan rutin yang digelar adalah bimbingan belajar dengan layanan penuh dari PAY untuk anak-anak yatim.

“Bimbel yang selama ini ada kan asumsinya mahal, costly, kita sediakan untuk anak yatim dan dhuafa layanan bimbel gratis. Sehingga mereka bisa mendapatkan layanan yang biasanya didapat anak-anak yang lebih mapan dari mereka,” tuturnya.

Selain itu, PAY juga sering menggelar even akbar tahunan seperti buka bersama, idul kurban, dan tahun baru Islam, lebaran anak yatim dan lain sebagainya dengan tujuan menjadikan ajang berkumpul anak-anak yatim dari dari rumbel-rumbel tersebut.

“Harapannya mereka bisa kumpul bareng, ketemu temen-temen yang sama seperti mereka, membangun mimpi bersama, semangat dan saling memotivasi,” jelas master manajemen ini.

 

Keanggotaan PAY

Dalam perjalanan komunitas PAY, keanggotaan hanya terdiri dari beberapa orang sekaligus pengurus. Selebihnya, dalam kegiatan teknis PAY kerap membuka kesempatan bagi relawan yang ingin bergabung.

“Anggota malah bisa dibilang gaada, tapi relawan. Kami buka open recruitment untuk teknisnya,” ujarnya.

 

 

Menurutnya, tak ada syarat khusus bagi relawan yang ingin mendaftar dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan. “Alhamdulillah, setiap event pendaftar selalu membludak,” katanya.

 

Sekretariat: Jalan Bougenville Blok F10, Rt 004/012 Perum Kresek, Duri Kosambi, Jakarta Barat.

Website: http://www.pecintaanakyatim.com/

Instagram: @pecintaanakyatim

 

 

Baca juga:

Serunya! Acara #CelebPay 2019 Bareng 120 Anak Yatim di Museum Layang-layang


Back to Top