Remaja Islam Masjid Cut Meutia Ajak Anak Muda Nongkrong di Masjid

gomuslim.co.id -  Komunitas Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) merupakan salah satu komunitas kepemudaan yang patut diperhitungkan di daerah Jakarta. Meskipun jelas terlihat komunitas ini adalah perkumpulan sekelompok anak muda yang ingin memakmurkan masjid, Ricma adalah komunitas yang terbuka dan memiliki cara dakwah yang bebeda dari komunitas lainnya. Bergaya pop kultur dan gaul, RICMA tak keluar dari rel yang  berbasiskan Islam, non-profit dan berlandaskan kekeluargaan.

Berdiri sejak puluhan tahun yang lalu, RICMA sudah memiliki 36 angkatan di mana setiap tahunnya melakukan pembukaan bagi angkatan baru. Ketua Umum RICMA, Husein mengungkapkan bahwa, remaja islam masjid cut meutia lebih dulu lahir daripada masjid cut meutia itu sendiri.

 

 

Hal tersebut dikarenakan, bangunan masjid cut meutia merupakan bangunan peninggalan sejarah dari zaman penjajahan kolonial Belanda.

 

Sejarah Masjid Cut Meutia

Masjid Cut Meutia adalah salah satu masjid yang terletak di Jalan Cut Meutia Nomor 1, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia. Bangunan masjid ini merupakan salah satu peninggalan sejarah. Masjid ini dulunya adalah bangunan kantor biro arsitek (sekaligus pengembang) N.V. (Naamloze vennootschap, atau Perseroan terbatas) Bouwploeg, Pieter Adriaan Jacobus Moojen (1879 - 1955) yang membangun wilayah Gondangdia di Menteng.

 

 

 

Sebelum difungsikan sebagai mesjid sebagaimana sekarang, bangunan ini pernah digunakan sebagai kantor pos, kantor Jawatan Kereta Api Belanda dan kantor Kempetai Angkatan Laut Jepang (1942 sampai 1945).

Setelah Indonesia merdeka, ia pernah dipergunakan sebagai kantor Urusan Perumahan, hingga Kantor Urusan Agama (1964 - 1970). Dan baru pada zaman pemerintahan Gubernur Ali Sadikin diresmikan sebagai masjid tingkat provinsi dengan surat keputusan nomor SK 5184/1987 tanggal 18 Agustus 1987. Awalnya masjid ini bernama Yayasan Masjid Al-Jihad yang didirikan oleh eksponen '66 seperti Akbar Tanjung dan Fahmi Idris. Selain itu, Pada kurun waktu orde lama, gedung ini juga pernah dijadikan gedung sekretariat MPRS.

 

Program Unggulan RICMA

RICMA dikenal dengan agendanya yang banyak disukai anak muda, yaitu Ramadhan Jazz Festival yang hingga tahun ini, sudah digelar ke sembilan kalinya. Menurut Husen, agenda ini diadakan sebagai salah satu bentuk dakwah atau syiar masa kini tanpa mengurangi unsur keagamaan.

“Cari program-program yang memang digemari anak muda, tapi tak menghilangkan nilai-nilai Islam. Malah kita isi dengan nilai-nilai Islam yang baik,”  tutur mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah ini.

Sesuai Dengan misi RICMA yakni, mengakrabkan nilai-nilai Islam di kalangan remaja dengan pendekatan yang dinamis.

 

 

Awalnya, di tahun 2011, kegiatan ini digelar untuk meningkatkan minat remaja remaja untuk bisa datang ke masjid mengacu kepada surat Ibrahim ayat 4 dan juga untuk membuat kegiatan sosial di bulan ramadhan.

Hingga kini, Ramadhan Jazz Festival telah mengundang Glenn Fredly, Andien, Yura, Raisa, Tulus, Rizky Febian, Teddy Adithya, Maliq & D’essential dan masih banyak artis lainnya untuk turut serta meramaikan panggung Ramadhan Jazz dan membantu mewujudkan kegiatan sosial yang setiap RJF dibuat seperti Renovasi Sekolah di Balaraja dan merupakan salah satu bentuk dakwah atau syiar masa kini tanpa mengurangi unsur keagamaan yang dianut oleh setiap orang.

Adapun kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan manajemen organisasi, meningkatkan profesionalitas dalam berorganisasi dan juga meningkatkan semangat remaja Jakarta dalam mengikuti beragam kegiatan sosial.

 

 

“Selama 10 tahun Ramadhan Jazz Festival diadakan, kami telah menyalurkan berupa pembangunan sekolah di daerah balaraja dalam bentuk kontribusi dibidang pendidikan serta pembangunan rumah singgah kanker yang bekerja sama dengan yayasan Cancer Information & Support Center (CISC) dalam bentuk kontribusi dibidang kesehatan,” sambungnya.

Selain itu, masih di bulan Ramadhan, telah berjalan selama 7 tahun terakhir RICMA menggelar Gema Ramadhan yang merupakan salah satu bentuk dakwah RICMA yang terdiri dari berbagai rangkaian kegiatan selama bulan suci Ramadhan.

 

 

Husen memaparkan, baik program dan kegiatan yang selama ini digulirkan, kerap mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. “Siapapun boleh datang ke kajian kami, ke acara seperti Ramadhan Jazz Festival dan lainnya. Kami tidak ekslusif, bahkan kami jadikan masjid ini tempat kedua bagi anak muda sekitar,” paparnya

“Sekarang kita kan ada kerjasama dengan Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF). Kita ada ISYEF Point dan ISYEF Apps di halaman masjid ini, tujuannya ya itu tadi kita alihin dulu tempat nongkrongnya anak muda, biar dekat gitu dengan masjid,” bebernya.

 

 

“Kalau ngajak temen-temen ikut kajian hijrah itu kan udah biasa ya bahasanya. Tapi kita berusaha ngajak orang tuh, gimana si caranya untuk selalu menjadi baik dulu, belum ke hijrah karena mungkin itu terlalu jauh bagi sebagian orang,” lanjutnya.

 

Visi Misi RICMA

Visi

Terwujudnya remaja Islam yang berakhlak mulia, cerdas intelektual dan spiritual. Bermanfaat bagi agama Islam, negara dan sesama dengan berpedoman Alquran dan Assunnah

 

Misi

Membina pribadi muslim untuk mencapai akhlaq yang mulia

Mengembangkan potensi kreatif, keilmuan, sosial dan budaya

Mewadahi pengembangan moral, karakter, ilmu pengetahuan, dan teknologi

Memajukan kehidupan umat dalam mengamalkan dinnul islam dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat dan bernegara

Memperkuat ukhuwah Islamiyah  dan ukhuwah insaniyah

Berperan aktif dalam kegiatan keislaman dan kepemudaan untuk memajukan remaja masjid Indonesia serta mendorong pembangunan nasional

Melakukan kegiatan syiar islam untuk mendorong kemajuan umat

Melakukan kegiatan pengajian dan pengkajian terhadap Alquran dan Sunnah untuk dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari

Mengakrabkan nilai-nilai Islam di kalangan remaja dengan pendekatan yang dinamis

 

Keanggotaan dan Departemen

Dengan beranggotakan lebih dari ribuan orang, RICMA juga memiliki struktur organisasi yang jelas dan rapi. Dimana dalam setiap bidang kepengurusan memiliki job deskripsion sesuai dengan kebutuhan komunitas.

“RICMA ini, diharapkan menjadi komunitas yang tak hanya punya banyak sumber daya manusia, tapi juga berkualitas. Kualitasnya dibangun dari program yang kerap digulirkan oleh pengurus yang rutin berjalan setiap pekan” kata Husen.

 

 

RICMA, kata Husen, memiliki 7 bidang departemen yakni, Departemen Informasi dan Komunikasi, Departemen Perekonomian dan Kewirausahaan, Departemen Olahraga dan Kesenian Budaya, Departemen Pemberdayaan Perempuan, Departemen Pendidikan Dakwah, Departemen Pemberdayaan dan Peduli Umat, dan Departemen Organisasi dan Kaderisasi.

Lebih lanjut, jelas Husen, dalam perekrutan keanggotaanya, setiap calon anggota mengikuti RICMA Camp atau Pesantren Kilat selama 2 malam untuk mendapat materi seputar dasar keislaman. Kegiatan ini sangat terbuka dan dapat diikuti oleh siapa saja.

 

 

Setelah menjadi anggota, semua diperbolehkan mengikuti berbagai program yang dibuat oleh pengurus.

Untuk sahabat gomuslim, yang ingin bergabung baik di berbagai perhelatan RICMA, program pekanan, bahkan menjadi anggota dalam terus mengikuti update kegiatan RICMA di berbagai sosial medianya.

Instagram : @ricmaupdate

Website : http://ricmaupdate.org/ 

Phone: +62 8129 9782 8966

Email: dirgantarafami@gmail.com

Alamat Sekretariat : Masjid Cut Meutia,

Jl. Taman Cut Meutia No.1

Jakarta Pusat. (nov/dbs/gomuslim)


Back to Top