Komunitas SiJum, Komitmen Bagikan Nasi Gratis untuk Jemaah Salat Jumat

gomuslim.co.id – Sedekah makanan adalah satu dari sekian banyak cara yang bisa dilakukan oleh seorang muslim bagi muslim lainnya. Tak hanya untuk orang sekitar, sedekah makanan juga dapat dilakukan ke lingkup yang lebih luas, seperti halnya yang dilakukan Komunitas Nasi Jumat, atau biasa disebut SiJum.

Sejak berdiri pada 2 September 2016 lalu, komunitas SiJum konsisten membagikan nasi bungkus untuk para Jemaah shalat jumat dari masjid ke masjid. Komunitas ini didirikan oleh Ustadz Andre Raditya yang tinggal di Klaten, karena itu meski kini telah memiliki lebih dari 80 cabang di Indonesia, komunitas SiJum ini berpusat di Klaten, Jawa Tengah.

 

Kenapa Bersedekah Makanan?

Saat ditemui gomuslim, di kawasan Ancol, salah satu anggota SiJum Jakarta, Soerya Hadi Rahardjo atau biasa dipanggil Brosur menyebutkan memberi makan Jemaah shalat jumat dan lain sebagainya di masjid diibaratkannya sebagai empat peluru dalam satu tembakan.

 

 

“Ibaratnya empat peluru satu tembak. Gimana caranya? Yaitu sedekah di hari baik, di tempat baik, sedekah bagi orang misal setelah shalat jumat itu setelah melakukan kebaikan, dan sedekah makanan. Sedekah makanan adalah yang sedekah yang ketika makanan tersebut dimakan oleh seseorang yang tetap jadi pahala untuk kita sampai orang tersebut benar-benar wafat,” tuturnya.

“Pahala itu ngalir terus, makanya kita suka bagi nasi hari jumat di masjid,” sambungnya.

 

 

Menurutnya, komunitas SiJum berkomitmen untuk menjadikan masjid kembali menjadi tempat yang merupakan sumber kebaikan.

“Misal kaya hari Jumat, ada orang-orang, sopir angkot dan lainnya yang nggak langsung ke masjid padahal udah waktunya shalat jumat, ya dari situ kita berpikir mungkin mereka perlu sesuatu yang menarik. Alhamdulillah terpikirlah makanan, ternyata emang bener, yang tadinya jemaahnya cuma 50, nambah jadi 100, 200 bahkan ada yang harus bangun masjid karena menambah Jemaah,” bebernya.

 

 

SiJUm, Pantang Pulang Sebelum Jemaah Kenyang

Brosur mengakui, Masjid Jogokarian Yogyakarta memanglah menjadi salah satu inspirasi gerakan SiJum sampai saat ini memang masjid Jogokarian.

Dengan tagline Pantang Pulang Sebelum Jamaah Kenyang, SiJum sekitar 80 perwakilan daerah. Untuk Jakarta, terbagi menjadi 5 Kota. SiJUm juga bersinergi dengan ibu-ibu pengajian sekitar untuk memasak nasi bungkus.

 

 

“Secara real anggota untuk yang masak aja sekitar 100-200 orang ya Jakarta. Kemudian kita punya 20-30 titik,” kata lelaki kelahiran Bekasi, 25 Mei 1990.

Saat ini, selain tetap berbagi nasi, SiJum juga membantu penanggulangan bencana untuk supply makanan. “Kami membantu korban asap di daerah Riau dan Palangkaraya. Jadi pusat makan untuk para korban bencana,” ujarnya.

 

 

 

Bagaimana Bergabung dengan SiJum?

SiJum sangat terbuka bagi siapapun yang ingin menjadi bagian untuk turut bersedekah nasi di hari Jumat. Sahabat gomuslim dapat terus memantau akun sosial media serta website SiJum.

Instagram : Sijum_official

Website : www.sijum.com

Alamat Sekretariat:

Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo, Gang 5, RT/RW: 02/05 No. 62

Plosoarum, Sekarsuli, Kec. Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah

(nov/gomuslim)

 


Back to Top