Komunitas OHMC, Kelompok Pengajian Muslimah Bekasi untuk Aksi Kemanusiaan

gomuslim.co.id – Bencana banjir yang melanda kawasan Jabodetabek awal tahun baru 2020 kemarin membuat banyak orang terlibat dalam aksi kemanusiaan. Salah satunya seperti kelompok kota Bekasi yang tergabung dalam komunitas One Heart Muslimah Community (OHMC) ini. Mereka terjun langsung untuk membantu para warga yang menjadi korban banjir.

Ketua Komunitas OHMC, Ida Andriansyah mengatakan komunitas ini berawal dari sebuah majelis pengajian rutin bulanan. Dari sana kemudian mereka tergerak untuk melakukan aksi-aksi kemanusiaan saat bencana datang melanda. Komunitas ini sering melakukan berbagai kegiatan amal, mulai dari bakti sosial, hingga aksi berbagi makanan kepada para kaum fakir yang ada di wilayah Kota Bekasi.

“Awalnya saya bersama rekan-rekan sesama muslimah suka ngaji atau bermajelis bersama yang biasa kita lakukan setiap bulan. Seiring berjalannya waktu, kan banyak ya bencana alam yang terjadi di Indonesia. Mulai dari tsunami Banten, longsor, sampai kemarin pas awal tahun baru 2020, Kota Bekasi juga terkena banjir. Mulailah kita bergerak untuk aksi kemanusiaan,” jelas Ida kepada gomuslim beberapa waktu lalu.

Biasanya muslimah yang ikut majelis hanya berkisar 30-40 orang saja. Namun, sejak resmi terbentuknya komunitas OHMC setahun yang lalu, anggota pun bertambah hingga mencapai 80 orang.

Ida menyebut, rata-rata anggota komunitas OHMC ini adalah para pembisnis. “Karena jamaah atau anggota kami rata-rata muslimah pengusaha, jadi semua donasi yang kita kumpulkan untuk aksi kemanusiaan semua berasal dari kantong pribadi,” katanya.

OHMC pun mulai rutin melakukan aksi kemanusiaan atau bakti sosial ketika Kota Bekasi mengalami musibah banjir diawal tahun 2020 kemarin. Hal tersebut lantaran, bencana banjir yang menimpa Kota Bekasi kemarin terbilang paling parah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Bahkan, dalam menjalankan aksi sosialnya, OHMC sudah lebih dari 6 kali pada bulan Januari 2020. Dalam seminggu, komunitas ini bisa satu kali hingga dua kali melakukan aksi.

“Karena memang, pasca banjir kemarin, jumlah korban lebih banyak dari tahun sebelumnya. Meski memang banjir sudah menjadi langganan tiap tahun, tapi tahun ini terbilang paling parah. Jadi kita melakukan bakti sosial bisa 1-2 kali selama seminggu,” jelasnya.

Berbeda dari komunitas lainnya, OHMC sendiri saat aksi kemanusiaan kemarin membagikan sejumlah alat kebersihan seperti sapu, lap pel, ember. Mereka juga membagikan sejumlah karpet, obat-obatan, dan sembako kepada para korban terdampak banjir.

“Kita turun langsung ke lapangan ya saat aksi bakti sosial itu. Semua kita berikan secara langsung oleh para anggota. Paling kita dibantu atau menggandeng sebuah fondation yang bergerak dibidang kemanusiaan juga. Disitu kita berkolaborasi membagikan alat-alat kebersihan di warga langsung,” tuturnya. 

Ida mengaku terenyuh ketika bergerak dan menyaksikan langsung kondisi warga yang menjadi korban terdampak banjir. Untuk itu, ia bersama rekan-rekannya sesama kaum muslimah di komunitas OHMC berkomitmen untuk terus bergerak dan membantu masyarakat yang terkena musibah.

“Saya dan teman-teman muslimah di OHMC berkomitmen untuk terus menggelar aksi kemanusiaan. Dan memang, OHMC sendiri merupakan komunitas berbasis kemanusiaan. Semoga dengan adanya komunitas OHMC ini bisa bermanfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi ladang pahala yang bisa memberikan keberkahan terhadap para anggota. Semoga juga ini menjadi motivasi untuk terus berbuat kebaikan kepada sesama,” pungkasnya. (mga).


Back to Top